Polda dalami unsur kelalaian anggota dalam peristiwa ledakan di Aspol Telukan
Elshinta.com,

Elshinta.com - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi mendalami unsur kelalaian anggota dalam peristiwa ledakan di kompleks asrama polisi (Aspol) Brimob, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, minggu petang kemaren. Sebab, paket berisi bubuk hitam diduga bahan pembuat petasan yang menjadi sumber ledakan merupakan barang sitaan giat kepolisian.
Paket tersebut juga sudah teregistrasi sebagai barang sitaan di mapolserta Surakarta sejak setahun lalu. Hingga ditemukan meledak di pekarangan kosong dekat rumah dinas anggota polisi yang juga menjadi korban ledakan, Bripka Dirgantara Pradipta, (35). Korban merupakan anggota yang berdinas di Polresta Surakarta.
Ahmad Lutfi menyampaikan, barang yang meledak di pekarangan kosong Aspol Telukan merupakan barang sitaan tahun 2021. Sesuai resi pengiriman melalui jasa pengiriman paket, barang dikirim S dari Indramayu kepada A di Klaten tanggal 22 April 2021. Tetapi dalam proses pengiriman terkena razia polisi di Jembatan Jurug, Solo. Barang disita dari kurir jasa paket. Kemudian diketahui, barang sitaan tersebut akhirnya meledak di Aspol Telukan, Grogol Sukoharjo.
"Dalam proses ini ada kemungkinan terjadi kelalaian anggota karena barang sitaan berada di luar Mapolresta," terang Kapolda seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Senin (26/9).
Kapolda menyebutkan dirinya meminta pemeriksaan lebih lanjut terkait unsur kelalaian atau pelanggaran dalam kejadian ini. Tentunya, setelah kondisi korban memungkinkan untuk diperiksa. Bripka Dirgantara Pradipta menjadi korban ledakan dan menjalani pengobatan. Korban mengalami luka bakar 70 persen dan luka terbuka dibagian kaki. Saat ini korban berada di RS Dr Moewardi Solo.
Ahmad Lutfi turun memberikan supervisi atau pengawasan langsung penananganan ledakan di kompleks aspol Telukan. Hasil pemeriksaan sementar juga segera disampaikan dalam keterangan pers, setelah olah tempat kejadian perkara selesai, bertempat di Mapolsek Grogol pada minggu malam. Hari ini, Senin (26/9/2022) rencananya hasil investigasi secara keseluruhan akan disampaikan langsung oleh Kapolda. Sedangkan lokasi ledakan sampai saat ini masih dijaga oleh polisi.