Polres Serang tangkap tersangka pembuang bayi ke tong sampah

Elshinta
Rabu, 28 September 2022 - 07:43 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Polres Serang tangkap tersangka pembuang bayi ke tong sampah
Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Serang, Polda Banten menangkap tersangka AM (19) yang membuang bayi berjenis kelamin perempuan di sebuah tong sampah, di Kampung Kadinding, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. ANTARA/HO-Polres Serang

Elshinta.com - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Serang, Polda Banten menangkap tersangka AM (19) yang membuang bayi berjenis kelamin perempuan di sebuah tong sampah, di Kampung Kadinding, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.

Kapolres Serang AKBP Yudha Satria, di Serang, Selasa, mengatakan tersangka AM merupakan ibu kandung dari bayi yang dibuang di sebuah tong sampah tidak jauh dari tempatnya mengontrak.

Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut, akhirnya ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia.

"Kontrakan tempat tinggal tersangka dengan lokasi pembuangan bayi berjarak 20 meter," katanya menjelaskan.

Kapolres mengatakan tersangka AM sebelumnya hamil akibat hubungan gelap dengan kekasihnya sendiri hingga melahirkan bayi perempuan itu.

Tersangka merasa takut dan panik, kata Yudha, akhirnya membekap bayi yang baru dilahirkannya hingga kehabisan oksigen.

Pada Kamis (15/9) malam tersangka merasakan mulas dan akhirnya melahirkan bayi tersebut sendiri di kamar mandi. Namun, karena panik dan takut suara tangisan bayi terdengar tetangga, akhirnya tersangka membekap mulut bayi tersebut.

"Pada Jumat (16/9) pukul 04.30 WIB pagi, ia membuang bayi itu dalam tong sampah," katanya lagi.

Menurut Kapolres, tersangka AM sebelumnya ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Cikande dan Unit PPA Polres Serang berkat adanya informasi dari tetangganya sendiri yang curiga dengan gelagat tersangka.

Saat dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Serang, kata Kapolres, pada tubuh tersangka didapati robekan pada bagian vaginanya dan payudara yang masih mengeluarkan air susu ibu (ASI).

"Hasil pemeriksaan, AM diduga kuat perempuan yang baru saja melahirkan," ujarnya pula.

Hasil pemeriksaan, tersangka mengaku bayi yang ditemukan dalam tong yang sempat menghebohkan warga sekitar, merupakan bayi yang baru dilahirkannya. Tersangka merasa takut dan malu atas kehamilan yang disembunyikannya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, Pasal 80 ayat 3, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Sementara itu, AM (19) mengaku bayi yang dibuang dalam tong sampah tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan sang pacar yang ia kenal di Tangerang.

Ia juga mengaku, sudah 4 kali berhubungan badan layaknya suami istri.

Namun setelah hamil, dirinya los kontak dengan sang pacar, sehingga pria yang ia ketahui asal Pandeglang tersebut tidak tahu soal kehamilannya.

"Saya menyesali perbuatan itu, dengan membuang bayi sendiri," katanya pula.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polresta Barelang gagalkan peredaran 26,5 kg sabu-sabu
Rabu, 30 November 2022 - 09:30 WIB

Polresta Barelang gagalkan peredaran 26,5 kg sabu-sabu

Elshinta.com, Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang menggagalkan peredaran 28,4 kilogram sabu-sa...
Edy Rahmayadi minta KPK sering awasi Pemprov Sumut
Selasa, 29 November 2022 - 19:35 WIB

Edy Rahmayadi minta KPK sering awasi Pemprov Sumut

Elshinta.com, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menandatangani komitmen anti korupsi ber...
Polisi tetapkan DD tersangka pembunuhan satu keluarga di Magelang
Selasa, 29 November 2022 - 18:58 WIB

Polisi tetapkan DD tersangka pembunuhan satu keluarga di Magelang

Elshinta.com, Polisi menetapkan DD (22) sebagai tersangka kasus pembunuhan satu keluarga di Dusun Pr...
Suap lahan sawit, saksi ungkap putaran uang Duta Palma untuk usaha
Selasa, 29 November 2022 - 15:08 WIB

Suap lahan sawit, saksi ungkap putaran uang Duta Palma untuk usaha

Elshinta.com, Saksi Staf Keuangan PT Darmex Plantation/Duta Palma Group, Karenina Gunawan mengungkap...
Sidang migor, Bea Cukai: Pelaku usaha tak wajib realisasikan CPO
Selasa, 29 November 2022 - 14:55 WIB

Sidang migor, Bea Cukai: Pelaku usaha tak wajib realisasikan CPO

Elshinta.com, Kepala Sub Direktorat Ekspor pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Vitha Bud...
Fraksi PPP kritisi putusan PN Tangerang sahkan pernikahan beda agama
Selasa, 29 November 2022 - 13:27 WIB

Fraksi PPP kritisi putusan PN Tangerang sahkan pernikahan beda agama

Elshinta.com, Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi mengkritisi putusan Pengadilan Negeri Tang...
Kapolres Bogor bantah anak buah mesum
Selasa, 29 November 2022 - 11:47 WIB

Kapolres Bogor bantah anak buah mesum

Elshinta.com, Kapolres Bogor AKBP Iman Imannudin, di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa, membantah ...
Pesawat CN-295 bantu cari helikopter Polri yang jatuh
Selasa, 29 November 2022 - 11:23 WIB

Pesawat CN-295 bantu cari helikopter Polri yang jatuh

Elshinta.com, Pesawat CN-295-A2910 milik TNI Angkatan Udara dikerahkan dalam misi pencarian Helikopt...
Tim SAR Babel kerahkan tiga kapal pendeteksi bawah air
Selasa, 29 November 2022 - 10:59 WIB

Tim SAR Babel kerahkan tiga kapal pendeteksi bawah air

Elshinta.com, Tim SAR Gabungan Kepulauan Bangka Belitung mengerahkan tiga unit kapal pendeteksi bawa...
Pencarian helikopter Polri di Belitung Timur terkendala cuaca buruk
Selasa, 29 November 2022 - 10:47 WIB

Pencarian helikopter Polri di Belitung Timur terkendala cuaca buruk

Elshinta.com, Pencarian helikopter NBO-105 milik Polri yang jatuh di perairan Manggar, Belitung Timu...

InfodariAnda (IdA)