Jampidsus ingatkan jajaran tak takut hadapi perlawanan para koruptor

Elshinta
Rabu, 28 September 2022 - 09:23 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Jampidsus ingatkan jajaran tak takut hadapi perlawanan para koruptor
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Pidana Khusus Tahun 2022 di Jakarta, Selasa (27-9-2022). ANTARA/HO-Puspenkum Agung

Elshinta.com - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengingatkan jajarannya jangan takut menghadapi upaya perlawanan para koruptor dengan tetap menjalankan tugas secara profesional, teliti, dan cermat.

"Jangan pernah takut dan gentar menghadapi corruption fight back (perlawanan para koruptor). Sepanjang bekerja secara baik, profesional, teliti, dan cermat, saya akan terus menjaga jajaran pidsus di seluruh Indonesia," kata Ferie dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Jampidsus Tahun 2022, dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Perlawanan para koruptor terhadap Kejaksaan Agung menjadi fenomena yang muncul akhir tahun lalu, salah satunya dengan menyebarkan isu untuk menggoyang posisi Sanitiar Burhanuddin sebagai Jaksa Agung.

Dalam upaya memberantas korupsi, baik di pemerintahan maupun di badan usaha milik negara, Jampidsus telah mengeluarkan Surat Nomor: B-1862/F/Fjp/08/2022 tanggal 23 Agustus 2022 perihal Evaluasi Kinerja Jajaran Bidang Tindak Pidana Khusus.

Surat tersebut memerintahkan seluruh kepala kejaksaan tinggi untuk melakukan percepatan program terhadap kejaksaan negeri dan cabang kejaksaan negeri yang belum memiliki capaian kinerja penanganan perkara tindak pidana korupsi, baik penyelidikan maupun penyidikan, sehingga dapa dievaluasi dan diakselerasi.

Febrie juga meminta kejaksaan negeri untuk melakukan penanganan perkara tindak pidana korupsi yang menarik perhatian dan mendapat dukungan positif publik sebagaimana program prioritas pemerintah.

Ia mengatakan bahwa Jampidsus menjadi etalase bagi tolak ukur keberhasilan penegakan hukum oleh Kejaksaan Agung.

Berdasarkan survei Lembaga Survei Indikator, periode 11 sampai 17 Agustus tingkat kepercayaan publik terhadap kejaksaan mengalami peningkatan, yakni di angka 63,4 persen. Pada bulan Mei 59,9 persen.

"Bidang Pidsus adalah etalase bagi reputasi dan tolok ukur keberhasilan penegakan hukum yang dilakukan oleh kejaksaan," kata Febrie.

Kinerja Kejaksaan Agung dalam mengungkap perkara megakorupsi di tubuh BUMN, seperti PT Jiwasraya, Asabri, Garuda Indonesia, dan Waskita Beton Precast, yang mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegarannya pada tanggal 16 Agustus lalu.

Bahkan, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) dalam agenda BUMN Legal Summit 2022 di Bali, awal September, mengapresiasi kinerja Kejaksaan Agung yang berani mengamputasi tangan pemerintah sendiri jika melakukan korupsi.

"Di sini terlihat bahwa ekspektasi yang tinggi mulai diberikan kepada seluruh jajaran Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) dalam upaya pemberantasan korupsi," kata mantan Direktur Penyidikan Jampidsus itu.

Untuk bisa menuntaskan perkara tindak pidana korupsi di wilayah, kata Febrie, perlu strategi dengan melakukan langkah-langkah berikut: pertama, pemilihan redaksional judul perkara dalam surat perintah penyidikan harus tepat, jangan terlalu detail karena akan menyulitkan ketika akan melakukan pengembangan.

Selanjutnya, melakukan penggeledahan segera setelah adanya surat perintah penyidikan, segera menguasai laptop dan ponsel, melakukan kloning untuk mendapatkan data yang dapat dijadikan alat bukti. Selain itu, mengoptimalkan penggunaan barang bukti elektronik (BBE) sebagai bukti ilmiah dengan menggunakan digital forensik.

Di samping itu, mengoptimalkan penyitaan aset dan penerapan TPPU dengan tujuan pengembalian dan pemulihan kerugian keuangan negara. Berikutnya, mencermati kerugian perekonomian negara selain kerugian keuangan negara.

"Kecerdasan sangat diperlukan dalam penerapan strategi tersebut di atas agar seluruh jajaran Pidsus mempunyai kualitas yang sama dalam penanganan perkara korupsi di wilayahnya," kata Febrie.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Ledakan di Polsek Astanaanyar Bandung diduga bom bunuh diri
Rabu, 07 Desember 2022 - 10:07 WIB

Ledakan di Polsek Astanaanyar Bandung diduga bom bunuh diri

Elshinta.com, Sebuah ledakan yang diduga merupakan bom bunuh diri terjadi di Kantor Polsek Astanaany...
KKB pimpinan Nason Mimin diduga tembak tukang ojek di Pegubin
Selasa, 06 Desember 2022 - 22:11 WIB

KKB pimpinan Nason Mimin diduga tembak tukang ojek di Pegubin

Elshinta.com, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Nason Mimin diduga pelaku penembakan dan p...
Menkumham sebut Pemerintah punya waktu tiga tahun sosialisasikan KUHP baru
Selasa, 06 Desember 2022 - 21:04 WIB

Menkumham sebut Pemerintah punya waktu tiga tahun sosialisasikan KUHP baru

Elshinta.com, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly menyebut pemerintah punya waktu tiga...
2 Kodim baru di Papua Pegunungan bakal diresmikan
Selasa, 06 Desember 2022 - 20:22 WIB

2 Kodim baru di Papua Pegunungan bakal diresmikan

Elshinta.com, Komandan Kodim (Dandim) 1702 Jayawijaya Letkol Cpn Athenius Murip mengatakan dalam wak...
Sidang migor, ahli ungkap produksi bukan penyebab kelangkaan
Selasa, 06 Desember 2022 - 18:48 WIB

Sidang migor, ahli ungkap produksi bukan penyebab kelangkaan

Elshinta.com, Pakar tata niaga minyak goreng dan industri sawit, Wiko Saputra menilai, distribusi a...
Benny Ali sampaikan pengakuan Putri Candrawathi terkait pelecehan
Selasa, 06 Desember 2022 - 17:43 WIB

Benny Ali sampaikan pengakuan Putri Candrawathi terkait pelecehan

Elshinta.com, Mantan Karo Provos Divisi Propam Polri Benny Ali menyampaikan pengakuan terdakwa dalam...
Polisi tangkap tersangka kekerasan hingga tewas di Hotel GD Palembang
Selasa, 06 Desember 2022 - 17:31 WIB

Polisi tangkap tersangka kekerasan hingga tewas di Hotel GD Palembang

Elshinta.com, Aparat kepolisian menangkap dua orang tersangka kasus kekerasan hingga korban tewas di...
Ferdy Sambo: Tidak ada motif lain, apalagi perselingkuhan
Selasa, 06 Desember 2022 - 15:47 WIB

Ferdy Sambo: Tidak ada motif lain, apalagi perselingkuhan

Elshinta.com, Terdakwa dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Fer...
Komisi III: Silakan publik ajukan gugatan jika tidak setuju RUU KUHP
Selasa, 06 Desember 2022 - 15:16 WIB

Komisi III: Silakan publik ajukan gugatan jika tidak setuju RUU KUHP

Elshinta.com, Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto mempersilakan masyarakat mengajukan gugatan u...
Menkumham: Masyarakat yang tidak setuju RUU KUHP bisa ajukan gugatan
Selasa, 06 Desember 2022 - 15:08 WIB

Menkumham: Masyarakat yang tidak setuju RUU KUHP bisa ajukan gugatan

Elshinta.com, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan...

InfodariAnda (IdA)