PDHI ajak pemilik hewan lakukan vaksinasi untuk cegah rabies

Elshinta
Rabu, 28 September 2022 - 23:59 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
PDHI ajak pemilik hewan lakukan vaksinasi untuk cegah rabies
Petugas menyuntikkan vaksin rabies kepada kucing di Klinik Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Kota Tangerang, Banten, Rabu (28/9/2022). ANTARA FOTO/Fauzan/aww.

Elshinta.com - Wakil Sekretaris Jenderal I Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI) drh. Sariyanti mengajak masyarakat terutama pemilik hewan peliharaan untuk melakukan vaksinasi pada hewan guna mencegah penularan dan penyebaran virus rabies.

Hal tersebut dikatakan Sariyanti sebagai pengingat di Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) yang diperingati setiap tanggal 28 September.

Rabies merupakan jenis penyakit zoonosis atau penyakit yang bisa ditularkan dari hewan ke manusia. Ia mengingatkan bahwa penyakit ini masih ada di depan mata mengingat hewan, seperti anjing, kucing, kera, dan musang, memiliki potensi menjadi penular rabies.

“Saya berharap masyarakat yang pemilik hewan atau pecinta hewan aware untuk tetap menjaga kesehatan hewannya dengan rutin melakukan vaksinasi rabies, baik itu melalui vaksinasi rabies oleh pemerintah maupun vaksinasi rabies melalui klinik dokter hewan yang ada di lingkungannya masing-masing,” kata Sariyanti.

Sariyanti juga mengingatkan agar pemilik hewan sebisa mungkin bertanggung jawab dan jangan sampai melepasliarkan hewan peliharaannya. Kepada masyarakat luas, ia mengimbau untuk mulai memperhatikan lingkungan sekitar apabila menemukan hewan yang terinfeksi virus rabies untuk melaporkan kepada pihak berwenang.

“Kalau misalnya ada hewan-hewan yang liar, yang tidak berpemilik, dan kemungkinan besar bisa menularkan rabies, silakan berkoordinasi dengan yayasan-yayasan pecinta hewan atau penampungan hewan untuk dilakukan review dan hewannya ditangani dengan baik sehingga penular rabies ini tidak berkeliaran ke mana-mana,” katanya.

Sariyanti mengatakan vaksinasi rabies bisa didapatkan secara gratis dinas peternakan dan kesehatan hewan atau pusat kesehatan hewan milik pemerintah daerah yang tersebar di Indonesia. Selain itu, masyarakat juga disediakan pilihan vaksinasi berbayar melalui klinik hewan terdekat.

Sejauh ini, hewan-hewan yang tidak berpemilik atau hewan liar masih menjadi tantangan dalam pengendalian penyebaran virus rabies. Selain itu, persebaran hewan yang tidak mungkin terkontrol serta pengawasan hewan liar juga menjadi tantangan lain dalam pencegahan rabies.

Di sisi lain, Sariyanti mengakui distribusi tenaga medis hewan masih belum merata dan masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan, bahkan terdapat kabupaten/kota yang tidak memiliki dokter hewan.

Menurutnya, kesadaran masyarakat mengenai bahaya virus rabies telah meningkat, khususnya di daerah perkotaan. Namun, ia mencatat masih perlunya sosialisasi lebih lanjut terkait pentingnya vaksinasi rabies pada hewan di wilayah non-perkotaan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Rp9,64 triliun modal asing masuk dalam sepekan
Jumat, 02 Desember 2022 - 19:11 WIB

Rp9,64 triliun modal asing masuk dalam sepekan

Elshinta.com, Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat modal asing masuk Rp9,64 triliun ke pasar keuang...
DVI Polri kembali identifikasi satu jenazah korban gempa Cianjur
Jumat, 02 Desember 2022 - 18:32 WIB

DVI Polri kembali identifikasi satu jenazah korban gempa Cianjur

Elshinta.com, Tim Identifikasi Korban Bencana (Disaster Victim Identification/DVI) Polri kembali ber...
Partisipasi donor darah warga Kumpulrejo, Salatiga cukup tinggi 
Jumat, 02 Desember 2022 - 16:46 WIB

Partisipasi donor darah warga Kumpulrejo, Salatiga cukup tinggi 

Elshinta.com, Kegiatan donor darah di Kelurahan Kumpulrejo,  Salatiga, Jawa tengah, Jumat (2/12) di...
Mitigasi struktural solusi cegah abrasi pantai di Mataram
Jumat, 02 Desember 2022 - 15:29 WIB

Mitigasi struktural solusi cegah abrasi pantai di Mataram

Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengat...
12 penumpang Bus Shantika luka setelah terguling di Cipali
Jumat, 02 Desember 2022 - 13:48 WIB

12 penumpang Bus Shantika luka setelah terguling di Cipali

Elshinta.com, Kanit Gakkum Satlantas Polres Majalengka, Jawa Barat Ipda Yudi Simanjuntak mengatakan ...
Presiden tekankan sejumlah hal terkait penyelenggaraan pemilu
Jumat, 02 Desember 2022 - 12:24 WIB

Presiden tekankan sejumlah hal terkait penyelenggaraan pemilu

Elshinta.com, Presiden RI Joko Widodo menekankan sejumlah hal yang patut diperhatikan Komisi Pemili...
Pemkot Magelang boyong enam penghargaan STBM Award 2022
Jumat, 02 Desember 2022 - 12:11 WIB

Pemkot Magelang boyong enam penghargaan STBM Award 2022

Elshinta.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, Jawa Tengah berhasil memboyong enam tanda pengharga...
Gelar Sosialisasi UU Pers, PWI Kudus sasar instansi pemerintah dan masyarakat
Jumat, 02 Desember 2022 - 11:58 WIB

Gelar Sosialisasi UU Pers, PWI Kudus sasar instansi pemerintah dan masyarakat

Elshinta.com, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyelenggarakan sosi...
 Soal video viral utang Pemda Rp28 miliar, Dedi Mulyadi siap lunasi 
Jumat, 02 Desember 2022 - 10:25 WIB

Soal video viral utang Pemda Rp28 miliar, Dedi Mulyadi siap lunasi 

Elshinta.com, Belakangan ini jagat dunia maya dan media massa dihebohkan dengan video viral Bupati P...
Angin kencang rusak rumah warga di Ambon
Jumat, 02 Desember 2022 - 09:11 WIB

Angin kencang rusak rumah warga di Ambon

Elshinta.com, Hujan disertai angin kencang berdampak pada tumbangnya pohon merusak rumah warga di se...

InfodariAnda (IdA)