Kemenparekraf tingkatkan pariwisata berdampak baik untuk lingkungan

Elshinta
Kamis, 29 September 2022 - 10:35 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Kemenparekraf tingkatkan pariwisata berdampak baik untuk lingkungan
Foto udara wisatawan mengunjungi Broken Beach, Nusa Penida, Klungkung, Bali, Sabtu (17/9/2022). (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Elshinta.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sedang fokus meningkatkan pariwisata berkelanjutan yang akan berdampak baik terhadap lingkungan, kata Pelaksana tugas Deputi Bidang Sumber Daya dan Kemenparekraf Frans Teguh.

"Kemenparekraf juga fokus untuk mendorong pariwisata yang turut mempertimbangkan keadaan sosial ekonomi saat ini dan masa depan serta dampaknya terhadap lingkungan," kata Frans dalam siaran resmi, Rabu (28/9).

Dia melanjutkan pengembangan pariwisata juga didorong untuk tetap memenuhi kebutuhan turis, industri, dan komunitas atau yang biasa disebut sebagai pariwisata berkelanjutan.

Melalui berbagai program yang digalakkan pemerintah serta sinergi dengan berbagai pihak, Frans optimistis pariwisata berkelanjutan akan semakin berkembang di Indonesia.

Menurut laporan Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) 2021 yang dikeluarkan oleh World Economic Forum, Indonesia berada pada peringkat 32 dari 117 negara dalam pengembangan sektor perjalanan dan pariwisata yang berkelanjutan dan tangguh.

Sementara itu, data Sustainable Travel Report 2022 menyatakan 81 persen wisatawan global merasa pariwisata berkelanjutan sangat penting dengan 50% dari responden tersebut mengatakan kepedulian ini bertumbuh karena isu perubahan iklim.

Pendiri dan CEO Wise Steps Consulting, Mochamad Nalendra, membagikan pandangannya terkait mengapa Indonesia perlu bertransisi ke arah pariwisata yang berkelanjutan.

Ia mengatakan sudah saatnya Indonesia beralih menuju pariwisata yang lebih berkelanjutan karena banyaknya destinasi pariwisata di Indonesia yang mengandalkan alam.

"Tidak hanya baik untuk lingkungan, pariwisata berkelanjutan juga dapat mendukung pertumbuhan komunitas, UMKM, dan kewirausahaan sosial, mengingat 80 persen pelaku pariwisata global adalah UMKM," kata Mochamad.

Pada akhirnya, pariwisata berkelanjutan akan mengoptimalkan potensi suatu wilayah dan menciptakan dampak positif terhadap perekonomian di wilayah tersebut. Selain itu, dalam jangka panjang, pariwisata berkelanjutan juga dapat menciptakan peluang pariwisata yang lebih inklusif bagi berbagai pihak.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam World Tourism Day (WTD) ke-42 pada 27 September 2022 di Bali mengatakan tahun ini ajang itu dirayakan sebagai sebuah peralihan menuju pariwisata yang akan dikenal sebagai sebuah pilar penting bagi pembangunan dan kemajuan pariwisata pascapandemi.

Menurut Sandiaga, semenjak pandemi COVID-19, seluruh pemangku kepentingan menyadari bahwa memperkokoh fondasi dasar pariwisata yang mengedepankan people atau mempersiapkan masyarakat yang lebih tangguh, unggul, dan berdaya saing dan planet atau menjaga keberlangsungan lingkungan dan kekayaan alam adalah hal mutlak yang harus dilakukan oleh tiap insan pariwisata.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Semua direksi dan komisaris Bank Banten diganti
Jumat, 02 Desember 2022 - 20:25 WIB

Semua direksi dan komisaris Bank Banten diganti

Elshinta.com, Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa (RUPS LB) memutuskan mengganti semua jajaran dire...
Menteri KKP ingin Biak jadi contoh daerah pengekspor ikan tuna
Jumat, 02 Desember 2022 - 20:11 WIB

Menteri KKP ingin Biak jadi contoh daerah pengekspor ikan tuna

Elshinta.com, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut ingin agar Biak menjadi ...
Pupuk Indonesia dan Pertamina kembangkan kios pupuk non-subsidi
Jumat, 02 Desember 2022 - 19:25 WIB

Pupuk Indonesia dan Pertamina kembangkan kios pupuk non-subsidi

Elshinta.com, PT Pupuk Indonesia (Persero) berkolaborasi dengan PT Pertamina (Persero) dalam mengemb...
Rp9,64 triliun modal asing masuk dalam sepekan
Jumat, 02 Desember 2022 - 19:11 WIB

Rp9,64 triliun modal asing masuk dalam sepekan

Elshinta.com, Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat modal asing masuk Rp9,64 triliun ke pasar keuang...
DVI Polri kembali identifikasi satu jenazah korban gempa Cianjur
Jumat, 02 Desember 2022 - 18:32 WIB

DVI Polri kembali identifikasi satu jenazah korban gempa Cianjur

Elshinta.com, Tim Identifikasi Korban Bencana (Disaster Victim Identification/DVI) Polri kembali ber...
Partisipasi donor darah warga Kumpulrejo, Salatiga cukup tinggi 
Jumat, 02 Desember 2022 - 16:46 WIB

Partisipasi donor darah warga Kumpulrejo, Salatiga cukup tinggi 

Elshinta.com, Kegiatan donor darah di Kelurahan Kumpulrejo,  Salatiga, Jawa tengah, Jumat (2/12) di...
Mitigasi struktural solusi cegah abrasi pantai di Mataram
Jumat, 02 Desember 2022 - 15:29 WIB

Mitigasi struktural solusi cegah abrasi pantai di Mataram

Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengat...
12 penumpang Bus Shantika luka setelah terguling di Cipali
Jumat, 02 Desember 2022 - 13:48 WIB

12 penumpang Bus Shantika luka setelah terguling di Cipali

Elshinta.com, Kanit Gakkum Satlantas Polres Majalengka, Jawa Barat Ipda Yudi Simanjuntak mengatakan ...
Presiden tekankan sejumlah hal terkait penyelenggaraan pemilu
Jumat, 02 Desember 2022 - 12:24 WIB

Presiden tekankan sejumlah hal terkait penyelenggaraan pemilu

Elshinta.com, Presiden RI Joko Widodo menekankan sejumlah hal yang patut diperhatikan Komisi Pemili...
Pemkot Magelang boyong enam penghargaan STBM Award 2022
Jumat, 02 Desember 2022 - 12:11 WIB

Pemkot Magelang boyong enam penghargaan STBM Award 2022

Elshinta.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, Jawa Tengah berhasil memboyong enam tanda pengharga...

InfodariAnda (IdA)