`Mager` hingga rokok elektrik picu jantung koroner usia muda

Elshinta
Kamis, 29 September 2022 - 13:11 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
`Mager` hingga rokok elektrik picu jantung koroner usia muda
Tangkapan layar Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia Radityo Prakoso saat menyampaikan keterangan pers secara virtual dalam rangka Hari Jantung Sedunia 2022 yang diikuti dari YouTube Kemenkes RI di Jakarta, Rabu (28/9/2022). (ANTARA/Andi Firdaus)

Elshinta.com - Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia Radityo Prakoso mengemukakan gaya hidup tidak sehat seperti malas gerak atau 'mager' hingga rokok memicu peningkatan angka kasus penyakit jantung koroner pada kalangan usia muda di Indonesia.

"Terdapat peningkatan prevalensi serangan jantung pada usia kurang dari 40 tahun sebanyak 2 persen setiap tahunnya dari tahun 2000 sampai 2016," kata Radityo Prakoso di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan peningkatan angka tersebut akibat dari prevalensi obesitas, darah tinggi, kebiasaan merokok, dan kolesterol tinggi yang dialami usia muda.

Penyakit jantung koroner terjadi karena ada sumbatan pada pembuluh koroner akibat deposit kolesterol atau inflamasi (peradangan).

Menurut Radityo, gaya hidup tidak sehat menjadi penyebab paling umum dari penyakit jantung koroner di usia muda. Masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, berhenti merokok, berhenti makan makanan berlemak, berhenti konsumsi alkohol, dan rajin olah raga minimal 30 menit sehari.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Eva Susanti mengatakan faktor risiko lain adalah konsumsi gula, garam, dan lemak yang tidak terkontrol.

Data kemenkes menunjukkan 28,7 persen masyarakat Indonesia mengkonsumsi gula, garam, lemak melebihi batas yang dianjurkan, yakni gula sebanyak 50 gram per hari (4 sdm), garam sebanyak 2 gram (sdt), dan lemak sebanyak 67 gram (5 sdm).

Eva juga menyorot peningkatan prevalensi perokok pada kisaran umur 10 hingga 18 tahun. "Terjadi peningkatan hampir 200 persen untuk yang merokok menggunakan rokok elektrik," katanya.

Kecanggihan teknologi dan kehidupan di daerah perkotaan, kata Eva, cenderung memicu kebiasaan malas gerak.

Berdasarkan Global Burden of Desease dan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2014-2019 penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kemenkes menunjukan tren peningkatan penyakit jantung yakni 0,5 persen pada 2013 menjadi 1,5 persen pada 2018.

Bahkan penyakit jantung ini menjadi beban biaya terbesar. Berdasarkan data BPJS Kesehatan pada 2021 pembiayaan kesehatan terbesar ada pada penyakit jantung sebesar Rp7,7 triliun per tahun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Pasien HIV/AIDS berisiko terkena TB
Kamis, 01 Desember 2022 - 18:22 WIB

Pasien HIV/AIDS berisiko terkena TB

Elshinta.com, Pasien HIV/AIDS berisiko 30 kali lipat lebih tinggi terkena tuberkulosis (TB), kata do...
Waspada demam tak beralasan diikuti diare sebagai tanda tertular HIV
Kamis, 01 Desember 2022 - 15:36 WIB

Waspada demam tak beralasan diikuti diare sebagai tanda tertular HIV

Elshinta.com, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Konsultan, Hanny Nilasari mengingatkan masyarakat ...
Tips untuk pria merias wajah tampak `natural`
Rabu, 30 November 2022 - 21:35 WIB

Tips untuk pria merias wajah tampak `natural`

Elshinta.com, Makeup biasanya kerap diasosiasikan dengan kebutuhan sehari-hari khusus wanita.
Dokter ingatkan segera periksa ketika nyeri bahu tak kunjung usai
Rabu, 30 November 2022 - 16:59 WIB

Dokter ingatkan segera periksa ketika nyeri bahu tak kunjung usai

Elshinta.com, Dokter olahraga yang terhimpun dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga ...
Duh! 12.533 anak usia di bawah 14 tahun terinfeksi HIV
Selasa, 29 November 2022 - 20:07 WIB

Duh! 12.533 anak usia di bawah 14 tahun terinfeksi HIV

Elshinta.com, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengemukakan sebanyak 12.533 anak di bawah usia 14 ta...
Mencegah sarkopenia dengan asupan protein dan gaya hidup aktif
Selasa, 29 November 2022 - 13:38 WIB

Mencegah sarkopenia dengan asupan protein dan gaya hidup aktif

Elshinta.com, Sarkopenia merupakan salah satu proses penuaan yang paling signifikan berkaitan dengan...
Peneliti kaji potensi tembakau alternatif bantu perokok dewasa beralih
Minggu, 27 November 2022 - 12:45 WIB

Peneliti kaji potensi tembakau alternatif bantu perokok dewasa beralih

Elshinta.com, Produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, produk tembakau yang dipanaskan, d...
Dukung BIAN, IRRA dan Oneject sediakan ADS yang aman dan nyaman untuk anak
Sabtu, 26 November 2022 - 12:47 WIB

Dukung BIAN, IRRA dan Oneject sediakan ADS yang aman dan nyaman untuk anak

Elshinta.com, Untuk mendukung program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) yang dijalankan pemerinta...
Pemerintah dorong sistem kesehatan dalam negeri ke arah preventif
Sabtu, 26 November 2022 - 08:59 WIB

Pemerintah dorong sistem kesehatan dalam negeri ke arah preventif

Elshinta.com, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini pemerintah mendorong agar...
Dokter: Penanganan penyakit jantung harus dilakukan di hulu dan hilir
Jumat, 25 November 2022 - 19:11 WIB

Dokter: Penanganan penyakit jantung harus dilakukan di hulu dan hilir

Elshinta.com, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr. Nur Haryono, Sp.JP (K) FIHA dari Perhi...

InfodariAnda (IdA)