Bio Farma awali ekspor IndoVac dengan mendonasikan vaksin

Elshinta
Kamis, 29 September 2022 - 17:59 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Bio Farma awali ekspor IndoVac dengan mendonasikan vaksin
Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di Gedung Kemenkes RI, Jakarta, Kamis (15/9/2922). (ANTARA/Andi Firdaus)

Elshinta.com - Perusahaan BUMN di bidang farmasi PT Bio Farma (Persero) mengawali tahapan ekspor vaksin COVID-19 IndoVac dengan berdonasi ke sejumlah negara berpenghasilan menengah ke bawah.

"Kalau untuk harapannya, memang ada ekspor (vaksin IndoVac). Tapi untuk tahap pertama, mungkin donasi dari Indonesia, terutama untuk negara yang low middle income countries," kata Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan tahap awal donasi vaksin berplatform teknologi protein rekombinan hasil pengembangan penelitian bersama Baylor College of Medicine (BCM) itu ditujukan kepada negara di Benua Afrika.

"Mungkin beberapa negara Afrika. Ya mungkin saya katakan begini, seperti vaksin Polio, kami kan banyak (donasi) di Afrika, mungkin tidak jauh beda targetnya dengan vaksin Polio itu," katanya.

Bio Farma pada bulan ini telah mengekspor vaksin Polio atau novel Oral Polio Vaccine type 2 (nOPV2) setelah mendapatkan kontrak permintaan dari UNICEF, organisasi PBB yang memberikan bantuan kemanusiaan kepada anak di negara-negara berkembang, untuk alokasi tahun 2022 dan 2023 melalui skema multilateral.

Negara-negara Afrika pengguna vaksin nOPV2 dari Bio Farma itu di antaranya Aljazair, Kamerun, Kongo, Djibouti, Ethiopia, Gambia, Ghana, Nigeria, Senegal, dan Uganda.

Vaksin tersebut diproduksi Bio Farma yang memiliki kantor pusat dan pabrik seluas 91.058 meter persegi di Bandung, Jawa Barat, serta berkantor perwakilan di Jakarta.

Bio Farma memiliki kapasitas produksi lebih dari 3,2 miliar dosis vaksin per tahun dan telah mengekspor produknya ke lebih dari 150 negara.

Bio Farma telah menjalin komunikasi dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri untuk memetakan permintaan donasi vaksin COVID-19 dari beberapa negara yang masih membutuhkan.

"Sehingga ini nanti jadi bisa donasi dari Indonesia untuk dunia," katanya.

Untuk vaksin IndoVac, Bio Farma memproduksi sekitar 20 juta dosis untuk tahap awal usia mengantongi izin edar darurat (EUA) BPOM RI. Jumlah tersebut dapat dinaikkan menjadi 40 juta dosis per tahun pada 2023 dengan penambahan fasilitas produksi.

Selanjutnya, kapasitas produksi bisa dinaikkan lagi menjadi 100 juta dosis per tahun pada 2024, tergantung pada kebutuhan dan permintaan.

"Setelah dapat EUA, kami baru nanti daftarkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), agar dapat Emergency Use Listing (EUL)," katanya.

EUL merupakan salah satu prosedur yang perlu ditempuh produsen vaksin untuk ambil bagian dalam proses ekspor.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Yogyakarta dorong pelaku UKM manfaatkan e-katalog produk lokal
Jumat, 09 Desember 2022 - 21:07 WIB

Yogyakarta dorong pelaku UKM manfaatkan e-katalog produk lokal

Elshinta.com, Pemerintah Kota Yogyakarta mendorong pelaku usaha kecil mikro untuk memanfaatkan pelua...
BPJAMSOSTEK pastikan korban ledakan tambang dapat perawatan maksimal
Jumat, 09 Desember 2022 - 20:31 WIB

BPJAMSOSTEK pastikan korban ledakan tambang dapat perawatan maksimal

Elshinta.com, BPJAMSOSTEK Cabang Solok memastikan tenaga kerja yang menjadi korban ledakan tambang b...
Pemerintah Jayawijaya latih masyarakat produksi ikan asin
Jumat, 09 Desember 2022 - 19:43 WIB

Pemerintah Jayawijaya latih masyarakat produksi ikan asin

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan melatih masyarakat tiga dis...
Pemkab Nagekeo dan BPOLBF bersinergi kembangkan Kampung Adat Kawa
Jumat, 09 Desember 2022 - 18:33 WIB

Pemkab Nagekeo dan BPOLBF bersinergi kembangkan Kampung Adat Kawa

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, bersinergi dengan Badan Pelaksana O...
Polres Pekalongan Kota gagas Jumat Berkah Sarapan Kanggo Warga
Jumat, 09 Desember 2022 - 18:09 WIB

Polres Pekalongan Kota gagas Jumat Berkah Sarapan Kanggo Warga

Elshinta.com, Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Jawa Tengah, menggagas program `Jumat Berkah Sarapan...
Rupiah naik di tengah ekspektasi pelonggaran kebijakan COVID-19 China
Jumat, 09 Desember 2022 - 17:51 WIB

Rupiah naik di tengah ekspektasi pelonggaran kebijakan COVID-19 China

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta jelang akhir pekan ...
Apkasindo siap bantu petani dapatkan dana hibah
Jumat, 09 Desember 2022 - 17:45 WIB

Apkasindo siap bantu petani dapatkan dana hibah

Elshinta.com, Apkasindo (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia) Perjuangan se-Kabupaten Ketapang, K...
Asita Bali minta pemerintah keluarkan penjelasan soal KUHP pada wisman
Jumat, 09 Desember 2022 - 17:09 WIB

Asita Bali minta pemerintah keluarkan penjelasan soal KUHP pada wisman

Elshinta.com, Sekretaris Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Bali I Nyom...
Status Gunung Semeru turun menjadi level Siaga
Jumat, 09 Desember 2022 - 16:21 WIB

Status Gunung Semeru turun menjadi level Siaga

Elshinta.com, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menurunkan statu...
Forum ICAWE di Bali, solusi masa depan Afghanistan 
Jumat, 09 Desember 2022 - 15:57 WIB

Forum ICAWE di Bali, solusi masa depan Afghanistan 

Elshinta.com, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) bersama Qatar telah menggelar Fo...

InfodariAnda (IdA)