BRIN: Teknologi desalinisasi sebagai solusi krisis air bersih

Elshinta
Jumat, 30 September 2022 - 14:29 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
BRIN: Teknologi desalinisasi sebagai solusi krisis air bersih
Mobil operasional yang disiapkan BPBD Kabupaten Sabu Raijua, NTT untuk memberikan pelayanan air bersih kepada warga yang mengalami ancaman kekeringan musim kemarau 2022. (ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Sabu Raijua)

Elshinta.com - Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Rachmat Fajar Lubis mengatakan teknologi desalinisasi untuk mendapatkan air bersih yang bisa dikonsumsi dari air laut dapat menjadi salah satu solusi krisis air bersih bagi kebutuhan rumah tangga.

"Kalau pesisir, desalinisasi menjadi salah satu solusi," kata Rachmat saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Periset di Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN itu menuturkan teknologi desalinisasi berfungsi menghilangkan kadar garam berlebih dalam air untuk mendapatkan air yang dapat dikonsumsi.

Prinsip kerja teknologi tersebut adalah dengan memanaskan air laut untuk menghasilkan uap air. Kemudian, uap air dikondensasi untuk menghasilkan air bersih.

"Nusa Tenggara Barat pesisir kaya dengan matahari. Air laut diuapkan, uapnya ditampung," ujar Rachmat.

Untuk mengantisipasi krisis air bersih saat daerah mengalami kekeringan, masyarakat juga dapat melakukan pemanenan air hujan pada saat musim hujan dengan menampung sebanyak-banyaknya air hujan dalam wadah yang lebih besar.

Pengembangan air perpipaan juga menjadi solusi lain yang efektif untuk menjaga ketersediaan air bagi penduduk. Namun, perlu dilakukan identifikasi dan eksplorasi sumber air di daerah tersebut dan distribusi yang tepat hingga ke rumah-rumah warga.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menyatakan status darurat kekeringan di daerah itu belum dicabut dan diberlakukan hingga Desember 2022.

"Meski sudah turun hujan, warga masih mengalami kekurangan air bersih. Namun demikian, jika hujan sudah merata dan warga tidak lagi kekurangan air bersih, kita turunkan statusnya," kata Kepala BPBD Lombok Tengah H Ridwan Maruf di Praya, Jumat (23/9).

Setiap hari BPBD menyalurkan air bersih hingga 10 tangki ke beberapa desa sesuai dengan permintaan. Stok bantuan air bersih juga masih tersedia sehingga masyarakat yang membutuhkan air bersih bisa mengajukan permintaan melalui pemerintah desa masing-masing.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kemacetan di Bali akibat antrean solar subsidi
Rabu, 07 Desember 2022 - 10:24 WIB

Kemacetan di Bali akibat antrean solar subsidi

Elshinta.com, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bali IGW Samsi Gunarta mengatakan pihaknya mulai mel...
Badan Pangan pastikan Cadangan Beras Pemerintah tersedia
Rabu, 07 Desember 2022 - 08:51 WIB

Badan Pangan pastikan Cadangan Beras Pemerintah tersedia

Elshinta.com, Pemerintah secara penuh menjamin dan memastikan ketersediaan pangan masyarakat secara ...
Dishub Bali sebut ada kemacetan akibat antrean solar subsidi
Rabu, 07 Desember 2022 - 08:27 WIB

Dishub Bali sebut ada kemacetan akibat antrean solar subsidi

Elshinta.com, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bali IGW Samsi Gunarta mengatakan pihaknya mulai mel...
Sebagian besar kota di Indonesia diperkirakan cerah berawan
Rabu, 07 Desember 2022 - 07:31 WIB

Sebagian besar kota di Indonesia diperkirakan cerah berawan

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sebagian besar kota di ...
Puluhan rumah di Waru Sidoarjo rusak diterjang angin kencang
Rabu, 07 Desember 2022 - 00:11 WIB

Puluhan rumah di Waru Sidoarjo rusak diterjang angin kencang

Elshinta.com, Puluhan rumah di Desa Bungurasih dan Desa Medaeng, Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, ...
Warga satu dusun di Desa Jugosari terisolir dampak lahar dingin Semeru
Selasa, 06 Desember 2022 - 23:55 WIB

Warga satu dusun di Desa Jugosari terisolir dampak lahar dingin Semeru

Elshinta.com, Warga satu dusun di Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur terisolasi karena sa...
Pemkab Bogor butuh 80 nakes untuk buka layanan RSUD Parung
Selasa, 06 Desember 2022 - 23:41 WIB

Pemkab Bogor butuh 80 nakes untuk buka layanan RSUD Parung

Elshinta.com, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Jawa Barat membutuhkan sekitar 80 tenaga kes...
OJK pantau 22 P2P Lending dengan kredit macet di atas 5 persen
Selasa, 06 Desember 2022 - 23:25 WIB

OJK pantau 22 P2P Lending dengan kredit macet di atas 5 persen

Elshinta.com, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini sedang memantau 22 perusahaan Peer-to-Peer (P2P...
Danrem 172/PWY apresiasi putri Papua di ajang Putri Ekowisata
Selasa, 06 Desember 2022 - 23:11 WIB

Danrem 172/PWY apresiasi putri Papua di ajang Putri Ekowisata

Elshinta.com, Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring menyatakan apresiasi atas prestasi yang diraih...
BPBD Bantul sebut terjangan puting beliung berdampak di 142 titik
Selasa, 06 Desember 2022 - 22:55 WIB

BPBD Bantul sebut terjangan puting beliung berdampak di 142 titik

Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meny...

InfodariAnda (IdA)