Belum diperiksa, Polres Sukoharjo tunggu kondisi korban ledakan lewati masa kritis
Elshinta.com, Penanganan penyelidikan ledakan di asrama polisi (Aspol) Brimob Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah dilakukan oleh Polres setempat.

Elshinta.com - Penanganan penyelidikan ledakan di asrama polisi (Aspol) Brimob Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah dilakukan oleh Polres setempat. Hanya saja pemeriksaan terhadap korban ledakan yakni Bripka Dirgantara Pradipta (35), belum bisa dilaksanakan lantaran yang bersangkutan masih dirawat intensif di rumah sakit.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, pemeriksaan oleh Polres Sukoharjo sifatnya melanjutkan paparan kronologi yang telah disampaikan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi beberapa waktu lalu. Sebab, Polres bertanggung jawab secara kewilayahan. Dimana tempat kejadian perkara (TKP) ledakan berada di Sukoharjo.
Sedangkan pemeriksaan pada saksi lain, yakni A, pemesan atau pemilik paket yang meledak tersebut sudah dilaksanakan. A dipanggil sebagai saksi dan telah dimintai keterangan oleh pihak Polres Sukoharjo. "Saksi A sudah kami panggil dan diperiksa," kata Wahyu Nugroho seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Jumat (30/9).
Saat ini, lanjut Kapolres, pihaknya masih menunggu kondisi korban memungkinkan untuk diperiksa. Minimal setelah melewati masa kritisnya akibat terkena ledakan bubuk hitam diduga bahan pembuat petasan pada Minggu, 25 September 2022 lalu. Sementara, untuk kondisi korban sendiri yang lebih tahu adalah Polresta Surakarta.
"Korban ini kan anggota di Polresta Surakarta. Jadi, tempatnya berdinas yang lebih tahu," tambahnya.
Seperti diketahui, terjadi ledakan di Aspol Brimob Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo pada Minggu petang lalu. Ledakan yang berasal dari paket diduga bahan pembuat petasan ini mengenai korban hingga mengalami luka bakar 70 persen dan luka terbuka dibagian kaki.
Adapun paket yang meledak merupakan barang sitaan dari hasil razia polisi di Jembatan Jurug, Solo pada April 2021. Disita dari jasa pengiriman barang. Paket pesanan dari Indramayu yang dikirim S untuk pemesan A di Kabupaten Klaten. Barang tersebut sudah teregistrasi sebagai barang sitaan di Polresta Surakarta.
Terjadinya ledakan di Aspol Telukan ini juga ditindaklanjuti oleh Polisi terkait kemungkinan adanya unsur kelalaian ataupun pelanggaran anggota. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, namun pemeriksaan terhadap korban belum memungkinkan.