Pakar berikan kiat menanamkan nilai Pancasila pada anak

Elshinta
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 08:31 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Pakar berikan kiat menanamkan nilai Pancasila pada anak
Ilustrasi orangtua dan anak (Pixabay)

Elshinta.com - Direktur Pendidikan KB-TK-SD Karakter di Genius Islamic school Eva Nawiyah memberikan kiat menanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak salah satunya melalui pendekatan berbasis gawai.

"Saat ini anak dekat sekali dengan gadget sehingga pendekatan pada anakpun harus bisa disesuaikan," ujar dia yang menamatkan pendidikan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu melalui pesan elektroniknya kepada ANTARA, Sabtu.

Eva mencontohkan, video blog atau vlog berisi pesan tentang kepahlawanan dan sejarah Indonesia dan menyajikan video pendek yang memuat bagaimana internalisasi terhadap nilai-nilai Pancasila.

Selain itu, pendekatan melalui figur juga dapat menjadi cara menanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak. Orangtua dan pendidik di sekolah sebagai teladan bagi mereka.

Menurut Eva, orangtua atau pendidik dapat mengajak anak untuk bergotong-royong atau mengunjungi tempat-tempat bersejarah, mengajak anak menonton film perjuangan bersama-sama. Kegiatan ini dapat dibarengi dengan memberikan penjelasan logis, sikap toleransi terhadap sesama.

"Tentunya orangtua dan pendidik harus menjadi sosok yang menyenangkan bagi mereka," ujar Eva.

Eva mengatakan, pada dasarnya anak sudah bisa menerima pemahaman soal Pancasila sejak usia tiga tahun atau prasekolah. Pada usia itu, mereka sudah dapat diajarkan rasa empati, berbuat baik kepada sesama meskipun berbeda suku, bangsa ataupun agama, semisal membantu atau menolong ketika ada teman yang terjatuh.

Dia mengatakan, melalui pendidikan karakter yang ditanamkan sejak dini, maka internalisasi nilai-nilai Pancasila dapat tumbuh dalam diri dan jiwa anak seperti jiwa patriotisme, sikap bangga sebagai warga Indonesia dan semangat cinta tanah air serta menghormati keanekaragaman suku dan budaya yang ada di Indonesia.

"Dengan cara menanamkan pendidikan karakter sejak dini, karena tumbuhnya karakter positif pada anak akan menjadikan anak memiliki sikap yang baik," kata dia.

Dia lalu menyebut konsep konsep one day one good character yang dikembangkan sekolah tempatnya mengabdi. Menurut Eva, konsep ini memuat nilai-nilai karakter termasuk Pancasila.

Eva menekankan, nilai-nilai Pancasila tak sekedar untuk dipahami tetapi perlu ditanamkan pada anak agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang mencerminkan nilai-nilai tersebut.

Kemudian, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober, dia berpesan, "Mari tebarkan benih-benih kebajikan Pancasila dalam setiap butirnya. Jadilah Manusia yang bermanfaat untuk Bangsa, Negara serta Agama demi wujudkan Indonesia lebih maju. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2022,".
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Program KB harus diimbangi rencana masa depan anak
Selasa, 06 Desember 2022 - 13:46 WIB

Program KB harus diimbangi rencana masa depan anak

Elshinta.com, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RS Sari Asih Ciputat Kota Tangerang Selatan, ...
Anak tak aktif bisa jadi tanda sistem imunnya lemah
Sabtu, 03 Desember 2022 - 14:11 WIB

Anak tak aktif bisa jadi tanda sistem imunnya lemah

Elshinta.com, Gejala sistem imun anak lemah dapat diketahui misalnya, anak lemas, tidak aktif dan in...
Waspada diabetes jika anak sering mengompol
Sabtu, 03 Desember 2022 - 11:47 WIB

Waspada diabetes jika anak sering mengompol

Elshinta.com, Dokter Spesialis Anak Konsultan Endokrin Ghaisani Fadiana mengingatkan orang tua perlu...
Cara membangun ikatan antara orang tua dan buah hati
Sabtu, 26 November 2022 - 20:01 WIB

Cara membangun ikatan antara orang tua dan buah hati

Elshinta.com, Ikatan atau bonding antara orang tua dan anak sejak lahir merupakan hal penting yang...
Pakar: Beri anak banyak kasih sayang guna mencegah perilaku bullying
Minggu, 20 November 2022 - 22:45 WIB

Pakar: Beri anak banyak kasih sayang guna mencegah perilaku bullying

Elshinta.com, Guru Besar Universitas Indonesia Prof Dr Lydia Freyani Hawadi MSi MM Psikolog menginga...
Waspada pneumonia jika frekuensi nafas balita lebih 40 kali per menit
Jumat, 18 November 2022 - 00:11 WIB

Waspada pneumonia jika frekuensi nafas balita lebih 40 kali per menit

Elshinta.com, Dokter Spesialis Paru RSUD Cilincing Jakarta Agung Prasetyo mengingatkan para orang tu...
Lima mitos dan fakta seputar kesehatan anak
Sabtu, 12 November 2022 - 10:23 WIB

Lima mitos dan fakta seputar kesehatan anak

Elshinta.com, Mitos dan fakta seputar kesehatan anak banyak berseliweran di berbagai media sosial. H...
Dokter: Waspadai pneumonia dengan memperhatikan laju napas anak
Sabtu, 12 November 2022 - 08:11 WIB

Dokter: Waspadai pneumonia dengan memperhatikan laju napas anak

Elshinta.com, Dokter spesialis anak dr Miza Dito Afrizal mengingatkan orang tua untuk memperhatikan ...
Dokter sarankan orang tua pantau pola kencing anak secara berkala
Jumat, 04 November 2022 - 14:11 WIB

Dokter sarankan orang tua pantau pola kencing anak secara berkala

Elshinta.com, Dokter Spesialis Anak Konsultan Nefrologi Henny Adriani Puspitasari menyarankan orang ...
Dokter: Air panas jadi penyebab nomor satu luka bakar pada anak
Kamis, 03 November 2022 - 19:11 WIB

Dokter: Air panas jadi penyebab nomor satu luka bakar pada anak

Elshinta.com, Dokter Spesialis Bedah Plastik dan Rekonstruksi (Konsultan) Aditya Wardhana mengingatk...

InfodariAnda (IdA)