Polisi bangun rumah belajar di Cianjur dari menyisihkan gaji

Elshinta
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 08:45 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Polisi bangun rumah belajar di Cianjur dari menyisihkan gaji
Kapolres Cianjur, Jawa Barat, AKBP Doni Hermawan, memberikan bantuan untuk siswa didampingi Aipda Sopyan Sahuri yang mendirikan rumah belajar untuk anak putus sekolah di Kecamatan Cugenang. (ANTARA/Ahmad Fikri)

Elshinta.com - Seorang anggota polisi di Polres Cianjur, Jawa Barat, Aipda Sopyan Sahuri, mendirikan rumah belajar untuk anak putus sekolah di lingkungan tempat tinggal-nya di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, dari hasil menyisihkan gajinya sebagai anggota polisi.

Rumah belajar yang didirikan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cugenang itu, berawal dari keprihatinannya terhadap anak di wilayah tempat tinggal-nya sekaligus tempatnya bertugas banyak yang tidak melanjutkan sekolah dengan berbagai alasan termasuk ekonomi orang tua yang sulit.

"Cukup berat ketika memulai karena sebagian besar anak putus sekolah mulai dari SD, SMP dan SMA yang ada di lingkungan kami ini, menolak untuk meneruskan sekolah karena memilih untuk bekerja untuk membantu perekonomian keluarga," katanya di Cianjur, Sabtu.

Namun, Sahuri tidak pernah bosan untuk membujuk anak putus sekolah untuk terus belajar termasuk membujuk orang tuanya untuk mengizinkan anaknya untuk meneruskan pendidikan, sehingga terbersit niat untuk mendirikan rumah belajar untuk semua usia anak putus sekolah.

Gayung bersambut, pihak keluarga kemudian menghibahkan tanah seluas 100 meter persegi yang dibangun satu ruang kelas sebagai Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) sehingga saat menuntaskan pendidikannya siswa di rumah belajar bisa mendapat ijazah seperti siswa sekolah formal.

"Saat ini ada 20 anak yang kembali melanjutkan sekolah di rumah belajar yang saya bangun tanpa dipungut biaya sepeserpun. Karena tanpa biaya, banyak orang tua yang mendorong anaknya untuk kembali ke sekolah yang setiap minggu hanya perlu masuk dua hari," katanya.

Sehingga ketika tidak ada jadwal sekolah, mereka tetap bisa bekerja untuk membantu perekonomian keluarga. Meski tidak mendapat gaji dari mengajar puluhan siswanya, Sahuri merasa puas karena dapat memberikan pendidikan bagi siswa putus sekolah untuk meraih cita-citanya di masa depan.

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan, mendukung penuh upaya anggotanya untuk memberikan pendidikan bagi anak putus sekolah di lingkungan tempat tinggalnya. Bahkan pihaknya memberikan bantuan untuk 20 siswa yang kembali mengenyam pendidikan di rumah belajar milik Sahuri.

"Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cugenang ini, tidak hanya melakukan pembinaan bagi warga namun juga memberikan pendidikan untuk anak putus sekolah. Kami akan membantu apa saja yang dibutuhkan Sahuri dan siswanya," kata Doni.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Hujan diprakirakan mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia
Senin, 28 November 2022 - 10:42 WIB

Hujan diprakirakan mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan akan mengguyu...
Basarnas perpanjang operasi SAR gempa Cianjur selama tiga hari
Senin, 28 November 2022 - 10:10 WIB

Basarnas perpanjang operasi SAR gempa Cianjur selama tiga hari

Elshinta.com, Badan SAR Nasional (Basarnas) memperpanjang operasi pencarian korban gempa Cianjur, Ja...
Menuju terwujudnya diversifikasi pangan nusantara
Senin, 28 November 2022 - 09:33 WIB

Menuju terwujudnya diversifikasi pangan nusantara

Elshinta.com, Karisma beras dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat di negara ini, m...
Pemkot Mojokerto apresiasi bercukur beramal untuk korban gempa Cianjur
Senin, 28 November 2022 - 08:15 WIB

Pemkot Mojokerto apresiasi bercukur beramal untuk korban gempa Cianjur

Elshinta.com, Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur mengapresiasi Karang Taruna bersama Komunitas K...
Pengalaman adakan G20 dinilai jadi modal RI tuan rumah ATF 2023
Minggu, 27 November 2022 - 23:55 WIB

Pengalaman adakan G20 dinilai jadi modal RI tuan rumah ATF 2023

Elshinta.com, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Adnyani menyampaikan pe...
Pemkab Jayawiya minta hotel terbuka soal data pengunjung
Minggu, 27 November 2022 - 23:25 WIB

Pemkab Jayawiya minta hotel terbuka soal data pengunjung

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan meminta 26 hotel yang berop...
Bamsoet ajak anak muda manfaatkan teknologi digital untuk wirausaha
Minggu, 27 November 2022 - 23:11 WIB

Bamsoet ajak anak muda manfaatkan teknologi digital untuk wirausaha

Elshinta.com, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau yang sering dipanggil Bamsoet saat mengisi studi um...
ITS luncurkan mobil listrik serbaguna bernama MEvITS
Minggu, 27 November 2022 - 22:41 WIB

ITS luncurkan mobil listrik serbaguna bernama MEvITS

Elshinta.com, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meluncurkan mobil listrik serbaguna...
Kadin dukung peningkatan ekspor Jatim ke Arab Saudi
Minggu, 27 November 2022 - 21:55 WIB

Kadin dukung peningkatan ekspor Jatim ke Arab Saudi

Elshinta.com, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mendukung upaya pemerintah provinsi setem...
Wali Kota Tangerang raih penghargaan Kertaraharja peduli terhadap guru
Minggu, 27 November 2022 - 21:41 WIB

Wali Kota Tangerang raih penghargaan Kertaraharja peduli terhadap guru

Elshinta.com, Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menerima Anugerah Kertaraharja dari Persatu...

InfodariAnda (IdA)