BMKG: Waspada gelombang tinggi hingga empat meter perairan Indonesia

Elshinta
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 13:45 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
BMKG: Waspada gelombang tinggi hingga empat meter perairan Indonesia
Ilustrasi - Ombak menerjang batu grip di Pantai Muara Lasak, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (11/9/2021). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/hp)

Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau  masyarakat untuk mewaspadai gelombang tinggi hingga empat meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 1-2 Oktober 2022.

"Waspada gelombang tinggi hingga empat meter di sejumlah perairan Indonesia," ujar Kepala Pusat Meteorologi Maritim, BMKG, Eko Prasetyo yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Ia mengemukakan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Ia menambahkan, kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka bagian utara, perairan P. Simeulue, perairan utara Sabang, perairan Kep. Nias, perairan Banten.

Kondisi itu, ia memaparkan, menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di perairan timur P. Simeulue-Kep. Mentawai, Selat Lombok bagian utara, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, perairan P. Sawu, perairan Kupang-P. Rotte, Laut Sawu, perairan selatan Flores.

Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Laut Sulawesi bagian timur, Laut Arafuru bagian timur, perairan Biak, perairan Sarmi-Jayapura, perairan Manokwari, Samudra Pasifik Utara Papua Barat-Jayapura.

Ia menambahkan, untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue-Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu.

Selanjutnya,  perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten-Sumbawa, Selat Bali-Lombok-Alas Bagian selatan, perairan selatan P. Sumba, Samudra Hindia Selatan Banten-NTT.

Untuk itu, lanjut dia, perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti perahu nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), kapal tongkang* (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m).

Kemudian, kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 m).

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata Eko Prasetyo.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
BMKG: Sebagian wilayah Indonesia diprakirakan berawan
Selasa, 29 November 2022 - 08:47 WIB

BMKG: Sebagian wilayah Indonesia diprakirakan berawan

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian kota besar...
Wali Kota Medan: Mulai 1 Desember gunakan KTP jika berobat
Selasa, 29 November 2022 - 07:15 WIB

Wali Kota Medan: Mulai 1 Desember gunakan KTP jika berobat

Elshinta.com, Wali Kota Medan Bobby Nasution menyebut terhitung mulai 1 Desember mendatang warga Kot...
Wali Kota minta venue bekas porprov dimanfaatkan sarana publik
Selasa, 29 November 2022 - 07:01 WIB

Wali Kota minta venue bekas porprov dimanfaatkan sarana publik

Elshinta.com, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menginstruksikan kepada jajarannya untuk memanf...
29 November 1971: Awal berdirinya KORPRI
Selasa, 29 November 2022 - 06:00 WIB

29 November 1971: Awal berdirinya KORPRI

Hari ini 51 tahun yang lalu, Korps Pegawai Republik Indonesia atau biasa disebut Korpri dibentuk. K...
Bupati: 323 orang yang meninggal dunia akibat gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022 - 00:03 WIB

Bupati: 323 orang yang meninggal dunia akibat gempa Cianjur

Elshinta.com, Bupati Cianjur Herman Suherman menginformasikan bahwa terdapat sebanyak 323 orang meni...
Sri Mulyani ajak pelajar lebih dekat dengan uang negara
Senin, 28 November 2022 - 23:33 WIB

Sri Mulyani ajak pelajar lebih dekat dengan uang negara

Elshinta.com, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajak para pelajar lebih dekat dengan uang n...
Pelawak dan badut menghibur korban gempa Cianjur di pengungsian
Senin, 28 November 2022 - 23:11 WIB

Pelawak dan badut menghibur korban gempa Cianjur di pengungsian

Elshinta.com, Palang Merah Indonesia (PMI) pada Senin menghadirkan pelawak Alfiansyah Bustami alias...
Basarnas Lampung siagakan personel untuk tangani dampak bencana
Senin, 28 November 2022 - 22:05 WIB

Basarnas Lampung siagakan personel untuk tangani dampak bencana

Elshinta.com, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menyiagakan 110 personel untuk men...
Ganjar instruksikan 35 pemda turun lapangan antisipasi inflasi
Senin, 28 November 2022 - 21:47 WIB

Ganjar instruksikan 35 pemda turun lapangan antisipasi inflasi

Elshinta.com, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan pemerintah di 35 kabupaten/kota u...
One Village One Destination tingkatkan potensi pariwisata Malang
Senin, 28 November 2022 - 21:23 WIB

One Village One Destination tingkatkan potensi pariwisata Malang

Elshinta.com, Program Pemerintah Kabupaten Malang, One Village One Destination atau satu desa satu...

InfodariAnda (IdA)