Dosen FT UB berhasil kembangkan IoT berbasis GIS

Elshinta
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 15:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Dosen FT UB berhasil kembangkan IoT berbasis GIS
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Dosen Fakultas Tehnik Universitas Brawijaya (UB), Adipandang Yudono, S.Si., MURP, Ph.D. berhasil mengembangkan sistem Internet of Things (IoT) berbasis Geographic Information System (GIS) untuk melakukan mitigasi bencana. Menariknya pengembangan sistem ini telah digunakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada bencana Gunung Semeru.

“Saya lakukan penganatan di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang salah satu daerah yang terdampak langsung erupsi Gunung Semeru,” kata Adipandang seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Sabtu (1/10). 

Dan metode itu sudah diterapkan pada Pascaerupsi Semeru hingga masa-masa pemulihan.

Ditambahkan dosen Prodi Perencanaan Wilayah Kota Fakultas Teknik UB ini pascaerupsi Semeru, teknologi IoT  digunakan memasukkan data, seperti jumlah pengungsi, logistik, sebaran penyintas, lokasi posko, obat-obatan dan makanan.Sedangkan di masa-masa pemulihan, teknologi IoT berbasis GIS digunakan untuk memetakan wilayah yang terdampak untuk pertanian, peternakan, serta sektor lain seperti sekolah yang rusak.

"Data-data yang dihasilkan oleh IoT bisa menjadi informasi krusial terutama dalam menangani lokasi terdampak sehingga bisa dijadikan supporting system untuk penentuan kawasan yang layak huni kembali maupun didelineasi sebagai kawasan lindung,apalagi dari sistem ini bisa diketahui sebelum dan sesudah wikayah yang terdampak yang dikumpulkan baik berdasarkan data, foto-foto udara dimana kita mendapat dukungan baik dari komunitas drone maupun TNI AU serta instansi terkait lainnya," jelasnya.

Sementara itu, pakar Vulkanologi dan Geothermal Universitas Brawijaya (UB) Prof. Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., Ph.D mengatakan, sistem IoT bisa bekerja dengan dua metode, melalui media manusia dan menggunakan sensor.

“Media manusia, kerja  IoT menggunakan tiga tahapan. Pertama, memasukan atau inputing data. Pada saat data dimasukkan akan dilakukan pengelolaan. Dari Manajemen database akan diteruskan ke operasional dashboolard. Operasional dashboard akan berisi infografis berisi sebaran kegiatan, jumlah kegiatan serta grafiknya,“ ujar Sukir Maryanto.

Sedangkan secara elektronik, IoT melakukan inputing data berdasarkan sensor-sensor secara elektronik yang dipasang di suatu tempat.

"Ke depannya, penggunaan IoT berbasis geospasial ini bisa digunakan untuk kegiatan perencanaan pemulihan area terdampak erupsi semeru seperti reboisasi atau penanaman kembali untuk hutan yang gundul karena longsor ataukah karena dampak bencana," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Ribuan guru di Boyolali  gelar sarasehan pendidikan dan doa bersama untuk korban gempa Cianjur 
Sabtu, 26 November 2022 - 17:22 WIB

Ribuan guru di Boyolali  gelar sarasehan pendidikan dan doa bersama untuk korban gempa Cianjur 

Elshinta.com, Seribu guru SD/MIM se-Kabupaten Boyolali Jawa Tengah ,ikuti sarasehan dan Doa bersama...
Gubernur Jawa Barat semangati guru yang terdampak gempa di Cianjur 
Sabtu, 26 November 2022 - 15:35 WIB

Gubernur Jawa Barat semangati guru yang terdampak gempa di Cianjur 

Elshinta.com, Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil menyemangati guru-guru yang terdampak gempa bumi di...
Sejumlah guru berprestasi dapat penghargaan dari Pemkab Aceh Utara
Sabtu, 26 November 2022 - 14:43 WIB

Sejumlah guru berprestasi dapat penghargaan dari Pemkab Aceh Utara

Elshinta.com, Memperingati hari ulang  tahun Persatuan Guru Republik Indonesia ke 77 tahun dan Hari...
Mendikbudristek ajak para guru untuk berinovasi
Sabtu, 26 November 2022 - 13:44 WIB

Mendikbudristek ajak para guru untuk berinovasi

Elshinta.com, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Ma...
Sulap gudang jadi musala, Prajurit Ajusta ajar mengaji di daerah penugasan
Sabtu, 26 November 2022 - 11:43 WIB

Sulap gudang jadi musala, Prajurit Ajusta ajar mengaji di daerah penugasan

Elshinta.com, Pos Ramil Laha yang tergabung dalam Satgas Satuan Organik Yonarmed 1 Kostrad, selain ...
Jawa Tengah masih kekurangan guru
Sabtu, 26 November 2022 - 11:25 WIB

Jawa Tengah masih kekurangan guru

Elshinta.com, Jawa Tengah masih kekurangan guru. Meskipun jumlah guru honorer banyak, tetapi pada ke...
Guru diharapkan berikan pendidikan terbaik untuk murid
Jumat, 25 November 2022 - 18:35 WIB

Guru diharapkan berikan pendidikan terbaik untuk murid

Elshinta.com, Memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh setiap tanggal 25 November sekaligus untuk ...
 Alat pembuang sampah ala mesin ATM, keluarkan saldo untuk jajan siswa
Jumat, 25 November 2022 - 17:07 WIB

Alat pembuang sampah ala mesin ATM, keluarkan saldo untuk jajan siswa

Elshinta.com, Sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 04 di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menciptakan alat...
PGRI minta pemerintah tidak hapus tunjangan profesi guru
Jumat, 25 November 2022 - 15:35 WIB

PGRI minta pemerintah tidak hapus tunjangan profesi guru

Elshinta.com, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) minta pemerintah tidak menghapus tunjangan pr...
Hari Guru Nasional, Ganjar jamin kesejahteraan guru honorer di Jawa Tengah
Jumat, 25 November 2022 - 15:23 WIB

Hari Guru Nasional, Ganjar jamin kesejahteraan guru honorer di Jawa Tengah

Elshinta.com, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong prioritas kesejahteraan dan perbaikan ku...

InfodariAnda (IdA)