Gedung perpustakaan nasional senilai Rp10 miliar akan dibangun di Langkat

Elshinta
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 16:07 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Gedung perpustakaan nasional senilai Rp10 miliar akan dibangun di Langkat
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) memohon satu unit mobil perpustakaan keliling dan pembangunan gedung perpustakaan nasional di Langkat. Permohonan tersebut dikabulkan. Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI, Deni Kurniadi. Deni mengatakan bahwa pengadaan mobil perpustakaan keliling akan direalisasikan tahun ini.

"Satu unit mobil tahun ini akan segera terealisasikan untuk Langkat," sebutnya pada pembukaan talkshow Peningkatan Index Literasi Masyarakat (PILM) Kabupaten Langkat, di Aula Syekh H Muhammad Ziadah Kampus STAI Jam'iyah Mahmudiyah, Kecamatan Tanjung Pura seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Sabtu (1/10). 

Kegiatan itu digelar Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Kabupaten Langkat, dibuka Anggota Komisi  X DPR RI, Djohar Arifin Husin.Turut hadir Plt Bupati Langkat, Syah Afandin melalui Asisten III, Musti Sitepu dan Kadis Perpusip Langkat, Romarlan Harahap. 

Bertema 'transformasi perpustakaan untuk mewujudkan ekosistem digital nasional'. Tematik 'perpustakaan sebagai tempat transfer pengetahuan dan keterampilan di era digital'. 

Deni Kurniadi juga mengatakan permohonan pembangunan perpustakaan nasional di Langkat juga telah disetujui dan sudah tersedia anggarannya. Permohonan ini terkabul, berkat kerjasama dan dukungan aktif dari kemitraan legislatif Komisi X DPR RI.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras kita semua, serta Restu dari Plt. Bupati Langkat Syah Afandin dan dukungan Bapak Djohar Arifin, dua usulan itu akan segera terealisasikan untuk Langkat," ungkapnya. 

Djohar Arifin mengatakan permintaan satu unit mobil perpustakaan keliling akan terealisasikan di 2022. Sedangkan permohonan pembangunan gedung perpustakaan nasional di Langkat, juga akan direalisasikan. Tinggal menunggu permohonan secara resmi berikut kelengkapan persyaratannya dari Dinas Perpusip Langkat. 

"Kepada Pemkab Langkat melalui Dinas Perpusip Langkat segera buat permohonan resmi untuk permohonan pembangunan perpustakaan berikut syaratnya, agar segera terealisasikan, saya minta perpustakaan dibangun di Tanjung Pura. Pembangunannya nanti dari APBN melalui pos anggaran di Perpusnas RI dengan biaya Rp10 miliar," terangnya. 

Djohar menginginkan Langkat suatu saat nanti melahirkan seorang menteri, terkhusus menteri pendidikan. Itu salah satu harapan diadakannya perpustakaan nasional di Langkat. Dirinya ingin masyarakat Indonesia, Langkat khususnya seperti masyarakat di Jepang yang kecanduan, hobi dan suka membaca. Sayang melewatkan waktunya untuk tidak membaca. "Satu buku bisa dibaca hanya dalam waktu dua hari. Ini karena masyarakat Jepang sudah mencintai membaca. Semoga dengan adanya perpustakaan nasional di Langkat, minat warga Langkat untuk membaca meningkat," harapnya. 

Pihaknya juga sedang berupaya merubah teknik belajar. Kebanyakan para murid mengerjakan pekerjaan rumah (PR)  mata pelajaran matematika, akan dirubah PR dengan lebih sering menghafal, sehingga terbiasa membaca. "PR biasa matematika, akan kita rubah dengan hafalan, agar mereka terbiasa membaca. Dengan terbiasa membaca, mereka dengan banyak ilmu, dan mampu menularkan dan bercerita kepada orang lain. Sehingga ilmunya tersebar kepada siapa saja," sebutnya. 

Ia pun mengagumi kinerja Perpusnas yang bekerja luar biasa untuk meningkatkan gemar membaca masyarakat dan edukasi literasi, meski dengan anggaran minim. 

Selanjutnya Asisten III Musti menjelaskan kedua usulan tersebut untuk menjalankan amanat UUD 1945. Bahwa perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat, dan merupakan pengembangan potensi masyarakat. 

Sehingga menjadi manusia beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratif. Serta bertanggungjawab dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional. "Hal itu juga sesuai UU Perpustakaan No 43 tahun 2007. Guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi para pemustaka," urainya. 

Sembari berharap kegiatan workshop peningkatkan indeks literasi masyarakat ini menumbuhkan budaya baca bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk mewujudkan ekosistem digital nasional, sehingga memudahkan transfer pengetahuan untuk kemajuan bangsa. 

Sementara Kadis Perpusip Langkat, Romarlan menjelaskan tujuan kegiatan indeks literasi untuk kesejahteraan dan sebagai upaya penguatan budaya literasi masyarakat agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada. Sehingga dapat mewujudkan ekosistem digital nasional yang baik, khususnya di Langkat. 

Diketahui sebagai moderator talkshow Idris (Wakil Ketua Formalindo Langkat). Sebagai narasumber Djohar Arifin, Musti Sitepu, Romarlan Harahap, Ketua STAI JM Tanjungpura M Saleh, dan Penggiat Literasi Tuty Marmiaty. Dihadiri masyarakat umum, mahasiswa, para pelajar Kabupaten Langkat

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Pemerintah bangun percontohan rumah tahan gempa di Nagrak
Jumat, 02 Desember 2022 - 14:56 WIB

Pemerintah bangun percontohan rumah tahan gempa di Nagrak

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Cianjur di Provinsi Jawa Barat membangun percontohan rumah tahan ...
IKN Nusantara bakal majukan infrastruktur antar kota dan desa
Kamis, 01 Desember 2022 - 17:04 WIB

IKN Nusantara bakal majukan infrastruktur antar kota dan desa

Elshinta.com, Direktur Program Pasca Sarjana atau Magister Administrasi Publik Universitas Kutai Kar...
Wapres sebut pembentukan empat DOB di Papua sudah luar biasa
Kamis, 01 Desember 2022 - 15:59 WIB

Wapres sebut pembentukan empat DOB di Papua sudah luar biasa

Elshinta.com, Wakil Presiden Ma`ruf Amin menyebut pembentukan empat daerah otonom baru (DOB) di Prov...
Menteri PUPR ungkap 183 investor Malaysia minati pembangunan IKN
Kamis, 01 Desember 2022 - 12:45 WIB

Menteri PUPR ungkap 183 investor Malaysia minati pembangunan IKN

Elshinta.com, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan se...
Terkait IKN, Sekretaris DPD PKS sebut Jokowi pelopor pembangunan Nusantara
Rabu, 30 November 2022 - 19:45 WIB

Terkait IKN, Sekretaris DPD PKS sebut Jokowi pelopor pembangunan Nusantara

Elshinta.com, Sekretaris DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kutai Kartanegara, Ahmad Zainuddin mera...
Peduli pengedara, Forum Keuchik dan Muspika Simpang Ulim perbaiki jalan berlobang
Sabtu, 26 November 2022 - 14:08 WIB

Peduli pengedara, Forum Keuchik dan Muspika Simpang Ulim perbaiki jalan berlobang

Elshinta.com, Ketua Forum Keuchik bersama Muspika kecamatan Simpang Ulim Kabupaten Aceh Timur perbai...
Jokowi ingatkan pentingnya jaga keberlanjutan pembangunan Indonesia
Sabtu, 26 November 2022 - 13:55 WIB

Jokowi ingatkan pentingnya jaga keberlanjutan pembangunan Indonesia

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan pentingnya pembangunan Indonesia saat ini d...
Pemuda Kaltim harap tenaga lokal dilibatkan dalam bangun IKN Nusantara
Sabtu, 26 November 2022 - 12:04 WIB

Pemuda Kaltim harap tenaga lokal dilibatkan dalam bangun IKN Nusantara

Elshinta.com, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Garda Gabungan Anak Kalimantan Bersatu (DPW Gagak Bersatu...
Presiden tegaskan pembangunan infrastruktur tidak Jawa sentris
Sabtu, 26 November 2022 - 11:07 WIB

Presiden tegaskan pembangunan infrastruktur tidak Jawa sentris

Elshinta.com, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pembangunan infrastruktur yang dilakukan ...
 Ganjar sebut Program `Tuku Lemah Oleh Omah` bisa jadi solusi bantu korban bencana
Sabtu, 26 November 2022 - 10:54 WIB

Ganjar sebut Program `Tuku Lemah Oleh Omah` bisa jadi solusi bantu korban bencana

Elshinta.com, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan saat ini program `Tuku Lemah Oleh Omah...

InfodariAnda (IdA)