Kurun waktu satu bulan, Ditreskrimsus Polda Kaltim amankan 10.000 mt batu bara

Elshinta
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 16:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
 Kurun waktu satu bulan, Ditreskrimsus Polda Kaltim amankan 10.000 mt batu bara
Sumber foto: Rizkia/elshinta.com

Elshinta.com - Pertambang ilegal yang makin marak di Kalimantan Timur khususnya wilayah Samboja kini bukan hanya pada ruang terbuka namun sudah memasuki wilayah konservasi orang utan dimana kawasan yang menjadi sasaran tangan-tangan jahil oknum tidak bertanggung jawab adalah kawasan Borneo Orang Utan Survival. Kawasan ini dikenal bukan hanya didalam negeri namun hingga ke mancanegara yang merupakan salah satu rumah untuk keberlangsungan hidup orang utan sebagai salah satu hewan endemik Kalimantan.

Terhitung sejak awal September 2022 Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalimantan Timur telah mengamankan 4 kasus di 4 lokasi berbeda dengan total 12 tersangka yang diamankan dan dimintai keterangan. “Lokasi pertama yang rekan-rekan mungkin ketahui berada dikawasan Tahura yaitu Taman Hutan Rakyat yang berada di Bukit Soeharto merupakan hutan yang harus kita jaga kelestariannya, yang mana kita tetapkan 2 orang tersangka dengan barang bukti 2 alat berat dan beberapa tumpukan batu bara yang sedang diuji oleh dinas terkait mengenai kadar dan volume batu bara tersebut,” tutur Direskrimsus Polda Kaltim, AKBP Indra Lutrianto Amstono dalam press release yang dilakukan di Mapolda Kaltim, (1/10).

“Wilayah kedua yaitu Desa Segihan, Tenggarong, Kutai Kartanegara kami amankan 1 orang tersangka dengan barang bukti eskavator, ponton, tumpukan batu bara kurang lebih 6000 m/t. Lalu wilayah ketiga yaitu daerah Sepaku, Penajam Paser Utara tepatnya Bukit Tengkorak masuk wilayah IKN yang tentunya jangankan penambangan kegiatan lain-lain saja dilarang kita amankan 1 orang tersangka dengan 1 unit ekskavator dan tumpukan batu bara,” bebernya kepada puluhan awak media yang hadir termasuk Kontributor Elshinta, Rizkia, Sabtu (1/10). 

“Wilayah terakhir yaitu diwilayah Samboja ini dilokasi BOS, yang mana kita mengamankan 1 orang tersangka, dua eskavator, 1 buldozer, dan tumpukan batu bara hal ini tidak lepas dari bantuan rekan-rekan yang memberitahu kami sehingga kami bisa menangkap beberapa pelaku ilegal mining ini, lalu mungkin ada yang bertanya-tanya yang diamankan 12 orang namun yang ditahan 1, kami melihat perannya bahwa seperti supir dan operatornya dari hasil pendalaman dia tidak mengetahui dan tidak cukup bukti kemudian dia ditetapkan sebagai pelaku tindak pidana ilegal mining, namun 1 orang kita tetapkan yang mana ia sebagai koordinator lapangan dan juga operator lapangan, lalu kita juga masih mencari pemodal dan membekingi kegiatan tersebut sedang kita dalami,” jelasnya.

Tersangka yang saat ini ditetapkan oleh Dirreskrimsus Polda Kaltim merupakan pemodal yang mana mereka memberikan modal berupa alat dan lain-lain untuk melakukan penambangan diarea-area tersebut. “Jadi ini ada yang ada perusahaan dan ada yang perseorangan, perusahaannya resmi namun izin tambangnya tidak resmi, kami juga sudah menyelidiki hingga ke pasar penjualan batu bara ilegal ini, dan kepada siapa kita sudah punya namanya dan akan kita sampaikan ketika sudah saatnya nanti,” ungkapnya.

Dalam penyelidikannya perusahaan yang terlibat adalah perusahaan legal namun tidak memiliki izin dalam bidang pertambangan sehingga pertambangan yang dilakukan bersifat ilegal. Ia juga sempat menyinggung soal adanya Izin Usaha Pertambangan (IUP) palsu yang diduga digunakan dalam pertambangan tersebut oleh PT TKM dengan perusahaan lain yang kini telah menjadi tersangka.

“Terkait yang di Bukit Tengkorak itu kita temukan ada perjanjian yang biasa disebut Surat Perintah Kerja (SPK), yang kita duga IUP yang ditujukan PT TKM yang ditunjukan ini palsu karena setelah kita kroscek tidak terdata, dan karena ini kita dapati ini kita akan bongkar semua hingga akar-akarnya, Insha Allah mohon doanya kita akan bongkar,” tegasnya.

Selama kurun bulan September ini sebanyak 10.000 mt batu bara diamankan dan nantinya akan dilakukan pelelangan yang mana hasil penjualannya akan dikembalikan ke negara untuk menjadi kas negara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Komplotan residivis spesialis pencurian di rest area diamankan
Sabtu, 26 November 2022 - 13:06 WIB

Komplotan residivis spesialis pencurian di rest area diamankan

Elshinta.com, Menanggapi laporan pencurian seorang pengunjung rest area KM 429 tol Semarang-Solo yan...
Curi burung beserta sangkarnya, tiga ABG di Kudus diamankan aparat Polsek Mejobo
Jumat, 25 November 2022 - 16:08 WIB

Curi burung beserta sangkarnya, tiga ABG di Kudus diamankan aparat Polsek Mejobo

Elshinta.com, Tiga anak baru gede (ABG) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah masing-masing berinisial L...
 Polresta Malang Kota musnahkan barang bukti narkoba 
Kamis, 24 November 2022 - 17:57 WIB

 Polresta Malang Kota musnahkan barang bukti narkoba 

Elshinta.com, Polresta Malang Kota, Jawa Timur memusnahkan sabu seberat 1082,17 gr, ganja seberat 3...
Polisi ringkus penjual uang palsu secara daring di Semarang
Rabu, 23 November 2022 - 20:21 WIB

Polisi ringkus penjual uang palsu secara daring di Semarang

Elshinta.com, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang, Jawa Tengah, meringkus seorang pem...
<i>Nyuruh</i> kerabat selundupkan 2 unit HP, napi narkoba jalani `strap sel`
Rabu, 23 November 2022 - 19:06 WIB

Nyuruh kerabat selundupkan 2 unit HP, napi narkoba jalani `strap sel`

Elshinta.com, Lapas Kelas 2A Kediri, Jawa Timur memberikan sanksi kepada BGS narapidana kasus narkob...
 Terungkap, korban begal di Desa Burikan Kudus ternyata hoax
Rabu, 23 November 2022 - 17:46 WIB

Terungkap, korban begal di Desa Burikan Kudus ternyata hoax

Elshinta.com, Adanya seorang pengendara berinisial AAP (18) warga Kecamatan Kota Kabupaten Kudus, Ja...
Polisi tangkap tersangka pembuat uang palsu di Palembang
Jumat, 18 November 2022 - 20:48 WIB

Polisi tangkap tersangka pembuat uang palsu di Palembang

Elshinta.com, Polda Sumatera Selatan menangkap seorang tersangka kasus pembuatan uang palsu di Kota...
Pekerja curi sepatu, perusahaan rugi Rp400 juta 
Jumat, 18 November 2022 - 15:38 WIB

Pekerja curi sepatu, perusahaan rugi Rp400 juta 

Elshinta.com, Empat pekerja pabrik sepatu Selalu Cinta Indonesia (SCI) Salatiga, Jawa Tengah ditahan...
Polres Jayawijaya gagalkan penyelundupan ganja lewat pesawat
Kamis, 17 November 2022 - 21:24 WIB

Polres Jayawijaya gagalkan penyelundupan ganja lewat pesawat

Elshinta.com, Personel Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Polda Papua menggagalkan penyelundupan ...
Polisi amankan pengutip retribusi sampah gunakan surat palsu di Lhokseumawe
Kamis, 17 November 2022 - 16:47 WIB

Polisi amankan pengutip retribusi sampah gunakan surat palsu di Lhokseumawe

Elshinta.com, Personel Unit Reskrim Polsek Banda Sakti, Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap kasu...

InfodariAnda (IdA)