Basarnas Kendari selamatkan 194 jiwa dari 53 kejadian hingga September

Elshinta
Minggu, 02 Oktober 2022 - 14:37 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Basarnas Kendari selamatkan 194 jiwa dari 53 kejadian hingga September
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, Sulawesi Tenggara mencatat, telah menyelamatkan sebanyak 194 jiwa dari 53 kejadian yang ditangani di wilayah kerjanya selama Januari sampai 30 September 2022.

Humas Basarnas Kendari Wahyudi melalui saluran telepon di Kendari, Minggu mengatakan wilayah kerja Basarnas Kendari meliputi 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, termasuk daerah Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

"Periode Januari sampai 30 September 2022, jumlah kejadian yang ditangani Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) Kendari atau Basarnas ada 53 kejadian," katanya.

Dia merinci dari 53 kejadian yang ditangani pihaknya selama sembilan bulan di 2022 di antaranya kecelakaan kapal 31, kondisi membahayakan manusia seperti hilang di hutan 21, kejadian serta menangani satu bencana alam.

Wahyudi mengatakan dari 53 operasi SAR, pihaknya berhasil menyelamatkan sebanyak 194 jiwa dengan rincian kecelakaan kapal 161 orang; kondisi membahayakan manusia seperti hilang atau tenggelam di sungai, hilang di hutan tercatat 23 orang, dan bencana alam 10 orang.

Selain itu, dari 53 kejadian yang ditangani Basarnas Kendari mencatat sebanyak 22 orang yang meninggal dengan rincian delapan orang dari kecelakaan kapal, dan 14 orang dari kondisi membahayakan manusia.

"Kemudian ada lima orang yang dinyatakan hilang dengan rincian itu dua dari kecelakaan kapal dan tiga dari kondisi membahayakan manusia," ujar dia.

Dia mengatakan, untuk korban yang hilang dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban ketika operasi SAR hingga memasuki hari ketujuh, maka operasi dihentikan sesuai kesepakatan semua pihak termasuk keluarga korban, namun pencarian dapat dilanjutkan apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Ia mengimbau khususnya para nelayan sebelum melaut agar terlebih dahulu memperhatikan kelayakan kapal, alat komunikasi, alat keselamatan, dan selalu memperhatikan kondisi cuaca. Selain itu, mempersiapkan alat komunikasi dan navigasi seperti marine radio, HP, peta, dan GPS,

"Kemudian siapkan alat keselamatan, seperti pelampung dan ringboy, terakhir selalu memperhatikan kondisi cuaca dengan melihat informasi dari BMKG sebelum melaut," kata Wahyudi.

Basarnas Kendari membentuk ratusan potensi SAR di berbagai daerah seperti di Kabupaten Muna, Konawe Utara, dan Wakatobi sebagai perpanjangan tangan untuk memberikan pertolongan ketika terjadi musibah atau kondisi membahayakan manusia di atas permukaan air.

Potensi SAR yang dilatih dari berbagai unsur gabungan, antara lain instansi pemerintah, organisasi masyarakat, dan kelompok nelayan agar memiliki sikap mental di bidang kemanusiaan dan bisa membantu Basarnas dalam penanganan awal apabila terjadi suatu kedaruratan baik bencana maupun kecelakaan, baik kapal udara, kapal laut dan kondisi kondisi yang membahayakan manusia lainnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kapolri sebut heli hilang kontak dalam kondisi cuaca buruk
Senin, 28 November 2022 - 18:03 WIB

Kapolri sebut heli hilang kontak dalam kondisi cuaca buruk

Elshinta.com, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyebutkan helikopter Polairud nomor regis...
Satgas P2MI Projo salurkan bantuan ke dua desa terdampak gempa Cianjur yang minim bantuan
Senin, 28 November 2022 - 17:56 WIB

Satgas P2MI Projo salurkan bantuan ke dua desa terdampak gempa Cianjur yang minim bantuan

Elshinta.com, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi sangat mendukung kinerja Satgas P2MI Projo ke Cianj...
OjK catat outstanding pembiayaan yang direstrukturisasi terus menurun
Senin, 28 November 2022 - 17:47 WIB

OjK catat outstanding pembiayaan yang direstrukturisasi terus menurun

Elshinta.com, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJ...
BMKG: Wilayah Sultra umumnya cerah hingga berawan
Senin, 28 November 2022 - 17:39 WIB

BMKG: Wilayah Sultra umumnya cerah hingga berawan

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari, Sulawesi Tenggara menyebut...
UMP Jawa Tengah 2023 naik 8,01 persen
Senin, 28 November 2022 - 17:27 WIB

UMP Jawa Tengah 2023 naik 8,01 persen

Elshinta.com, Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah Tahun 2023 mengalami kenaikan 8,01 persen atau...
Pelindo Labuan Bajo tanam 5.000 bibit mangrove
Senin, 28 November 2022 - 16:51 WIB

Pelindo Labuan Bajo tanam 5.000 bibit mangrove

Elshinta.com, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Labuan Bajo merayakan Hari Menanam Pohon Indonesia 20...
BMKG: Gempa susulan di Cianjur makin jarang dan magnitudonya mengecil
Senin, 28 November 2022 - 16:27 WIB

BMKG: Gempa susulan di Cianjur makin jarang dan magnitudonya mengecil

Elshinta.com, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meng...
Iriana Jokowi buka penyelenggaraan Rakornas TP PKK 2022
Senin, 28 November 2022 - 16:15 WIB

Iriana Jokowi buka penyelenggaraan Rakornas TP PKK 2022

Elshinta.com, Ibu Negara Iriana Joko Widodo secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas...
Mengatasi bandara sepi dengan skema `block seat`
Senin, 28 November 2022 - 15:51 WIB

Mengatasi bandara sepi dengan skema `block seat`

Elshinta.com, Sejumlah bandara di Tanah Air masih terlihat sepi karena tidak ada penerbangan komersi...
Polda Metro optimis penerapan ETLE tingkatkan disiplin pengguna jalan
Senin, 28 November 2022 - 15:27 WIB

Polda Metro optimis penerapan ETLE tingkatkan disiplin pengguna jalan

Elshinta.com, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya optimis penerapan tilang elektronik (Electroni...

InfodariAnda (IdA)