Pemkab gencarkan promosi batik Cianjuran melalui peragaan busana

Elshinta
Minggu, 02 Oktober 2022 - 19:25 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Pemkab gencarkan promosi batik Cianjuran melalui peragaan busana
Perajin batik khas Cianjur, Jawa Barat, memberikan edukasi untuk anak tentang cara mewarnai kain batik di rumah produksi Batik Cipandawa.(ANTARA/Ahmad Fikri) (Ahmad Fikri)

Elshinta.com - Pemkab Cianjur, Jawa Barat, menggencarkan promosi batik khas Cianjuran dengan mengikuti peragaan busana (fashion show) di tingkat provinsi, nasional hingga mancanegara dan membangun sentra batik di beberapa kecamatan seperti Cianjur, Cibeber dan Warungondang.

Bupati Cianjur Herman Suherman di Cianjur Minggu, mengatakan batik khas Cianjuran sudah dikenal sejak tahun 1920 sebagai pakaian petinggi di lingkungan pemerintah, seiring kemajuan zaman batik khas Cianjuran kembali bangkit dengan berbagai corak dan motif khas Cianjur yang dipakai berbagai kalangan.

"Kalau dulu hanya kalangan terbatas bisa memakai batik, namun saat ini batik sudah merakyat dan merupakan jati diri bangsa Indonesia, termasuk di Cianjur, perkembangan batik terus meningkat dengan banyaknya perajin batik di sejumlah kecamatan," katanya.

Batik yang selama ini hanya dipakai untuk acara-acara tertentu saat ini mulai dipakai setiap hari untuk kegiatan resmi pemerintahan hingga kegiatan masyarakat biasa. Tidak hanya kalangan orang tua, anak muda memadukan batik untuk pakaian kekinian diberbagai acara yang digelar secara umum.

Batik Cianjur ungkap Herman, memiliki beragam motif dan corak yang dapat dipadukan dengan model pakaian termasuk pakaian modern dan fashionable, sehingga beberapa waktu lalu, Pemkab Cianjur, menggelar peragaan busana batik khas Cianjuran dengan peserta seluruh kepala dinas.

"Di tingkat lokal upaya yang sudah dilakukan adalah mewajibkan ASN di lingkungan Pemkab Cianjur, untuk menggunakan batik khas Cianjuran pada hari-hari tertentu selain hari Kamis. Batik tersebut dibeli dari perajin yang ada di Cianjur, sehingga pemasaran ditingkat lokal sangat tersedia," katanya.

Untuk lebih mengenalkan batik Cianjur, pihaknya telah mengikuti peragaan busana di berbagai tingkatan mulai dari regional Jawa Barat hingga pusat. Sedangkan untuk mengembangkan batik sebagai penunjang ekonomi, pihaknya menjadikan sejumlah kecamatan sebagai pusat batik Cianjur

Perajin batik Cianjuran, Gina Rohmawati, mengatakan selama ini pemasaran batik yang produksi dengan nama Batik Cipandawa, sudah menembus pasar internasional melalui pejabat dan wakil rakyat di DPR RI yang melakukan kunjungan atau kegiatan kenegaraan.

Sedangkan pihaknya berharap pemerintah dapat memberikan pelatihan untuk masyarakat umum agar perajin dapat terbantu, sehingga melibatkan masyarakat sekitar sebagai pembatik, sedangkan perajin dapat menjadi pemateri bukan sebagai peserta karena perajin sudah terbiasa mendapatkan materi terkait membatik melalui sekolah atau otodidak.

"Bantuan dari pemerintah yang kami harapkan promosi dan pasar, sehingga batik khas Cianjur memiliki nama besar di pasar lokal hingga internasional. Selama ini promosi dari pemerintah masih kurang," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Basarnas perpanjang operasi SAR gempa Cianjur selama tiga hari
Senin, 28 November 2022 - 11:04 WIB

Basarnas perpanjang operasi SAR gempa Cianjur selama tiga hari

Elshinta.com, Badan SAR Nasional (Basarnas) memperpanjang operasi pencarian korban gempa Cianjur, Ja...
Hujan diprakirakan mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia
Senin, 28 November 2022 - 10:42 WIB

Hujan diprakirakan mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan akan mengguyu...
Menuju terwujudnya diversifikasi pangan nusantara
Senin, 28 November 2022 - 09:33 WIB

Menuju terwujudnya diversifikasi pangan nusantara

Elshinta.com, Karisma beras dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat di negara ini, m...
Pemkot Mojokerto apresiasi bercukur beramal untuk korban gempa Cianjur
Senin, 28 November 2022 - 08:15 WIB

Pemkot Mojokerto apresiasi bercukur beramal untuk korban gempa Cianjur

Elshinta.com, Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur mengapresiasi Karang Taruna bersama Komunitas K...
Pengalaman adakan G20 dinilai jadi modal RI tuan rumah ATF 2023
Minggu, 27 November 2022 - 23:55 WIB

Pengalaman adakan G20 dinilai jadi modal RI tuan rumah ATF 2023

Elshinta.com, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Adnyani menyampaikan pe...
Pemkab Jayawiya minta hotel terbuka soal data pengunjung
Minggu, 27 November 2022 - 23:25 WIB

Pemkab Jayawiya minta hotel terbuka soal data pengunjung

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan meminta 26 hotel yang berop...
Bamsoet ajak anak muda manfaatkan teknologi digital untuk wirausaha
Minggu, 27 November 2022 - 23:11 WIB

Bamsoet ajak anak muda manfaatkan teknologi digital untuk wirausaha

Elshinta.com, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau yang sering dipanggil Bamsoet saat mengisi studi um...
ITS luncurkan mobil listrik serbaguna bernama MEvITS
Minggu, 27 November 2022 - 22:41 WIB

ITS luncurkan mobil listrik serbaguna bernama MEvITS

Elshinta.com, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meluncurkan mobil listrik serbaguna...
Kadin dukung peningkatan ekspor Jatim ke Arab Saudi
Minggu, 27 November 2022 - 21:55 WIB

Kadin dukung peningkatan ekspor Jatim ke Arab Saudi

Elshinta.com, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mendukung upaya pemerintah provinsi setem...
Wali Kota Tangerang raih penghargaan Kertaraharja peduli terhadap guru
Minggu, 27 November 2022 - 21:41 WIB

Wali Kota Tangerang raih penghargaan Kertaraharja peduli terhadap guru

Elshinta.com, Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menerima Anugerah Kertaraharja dari Persatu...

InfodariAnda (IdA)