PSSI: Seharusnya banyak pihak bisa menahan diri di Stadion Kanjuruhan

Elshinta
Minggu, 02 Oktober 2022 - 19:41 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
PSSI: Seharusnya banyak pihak bisa menahan diri di Stadion Kanjuruhan
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi (tengah), bersama Wasekjen PSSI, Maaike Ira Puspita (kiri) saat memberikan keterangan terkait Tragedi Kanjuruhan di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (2/10/2022). ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww.

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengatakan, seharusnya banyak pihak yang bisa menahan diri ketika terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10), agar jatuhnya korban jiwa dapat dihindari.

"Kami menyesalkan kejadian kemarin malam. Sebenarnya banyak yang harus menahan diri," kata Yunus dalam konferensi pers di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.

Meski demikian, pria yang pernah menjadi ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur itu tidak merinci siapa yang sebenarnya mesti menahan diri.

Soal tindakan aparat terhadap suporter, misalnya, Yunus yakin hal itu diambil dengan pertimbangan tertentu. Penggunaan gas air mata dianggapnya juga sudah dipertimbangkan matang-matang meski sejatinya FIFA sudah melarangnya.

Pasal 19 (b) Regulasi Keselamatan dan Keamanan FIFA menyatakan bahwa "tidak boleh membawa atau menggunakan senjata api atau gas pengendali keramaian" di lapangan pertandingan.

"Kejadian itu begitu cepat. Tentu pihak keamanan sudah memikirkan dan mengkaji dengan baik. Kita memang melihat pascapertandingan penonton turun ke lapangan dan tentu pihak keamanan ambil langkah-langkah antisipatif," kata Yunus menambahkan.

PSSI, dia melanjutkan, sudah membentuk tim investigasi peristiwa di Stadion Kanjuruhan yang dipimpin oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Iriawan sudah berada di Malang untuk menyelidiki kasus tersebut. Menpora Zainudin Amali dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga terbang ke Malang untuk mengetahui dengan rinci peristiwa tersebut.

Kericuhan di Stadion Kanjuruhan bermula saat ribuan suporter Arema FC, Aremania, merangsek masuk ke area lapangan setelah tim kesayangannya kalah 2-3 dari Persebaya pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023.

Polisi kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan yang membuat banyak suporter pingsan dan sulit bernafas.

Suporter yang bertumbangan membuat kepanikan di area stadion dan mereka berebut mencari jalan keluar. Jumlah pendukung yang membutuhkan bantuan medis tidak sebanding dengan jumlah tenaga kesehatan yang disiagakan di Stadion Kanjuruhan.

Para suporter itu banyak yang mengeluh sesak nafas terkena gas air mata dan terinjak-injak saat berusaha meninggalkan tribun stadion dan hingga saat ini tercatat 129 orang kehilangan nyawa akibat kerusuhan tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
ESport Academi ID-Sertifikasiku jalin kerjasama tingkatkan talenta muda di industri ESport
Senin, 28 November 2022 - 18:12 WIB

ESport Academi ID-Sertifikasiku jalin kerjasama tingkatkan talenta muda di industri ESport

Elshinta.com,  Industri Esports di Indonesia sedang bertumbuh dengan sangat cepat, sehingga pekerja...
Penyelenggara Indonesia 3X3 Tournament agendakan tur Eropa tahun depan
Senin, 28 November 2022 - 14:30 WIB

Penyelenggara Indonesia 3X3 Tournament agendakan tur Eropa tahun depan

Elshinta.com, Penyelenggara Livin by Mandiri Indonesia 3X3 Tournament 2022 mengagendakan tur Eropa t...
Presiden berikan bonus Rp309 miliar bagi atlet ASEAN Paragames XI
Senin, 28 November 2022 - 12:23 WIB

Presiden berikan bonus Rp309 miliar bagi atlet ASEAN Paragames XI

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin, memberikan ap...
Timnas renang bawa pulang enam emas di Major Games Qualifiers 2023
Minggu, 27 November 2022 - 20:55 WIB

Timnas renang bawa pulang enam emas di Major Games Qualifiers 2023

Elshinta.com, Tim nasional (timnas) renang Indonesia membawa pulang enam emas, dua perak, dan tujuh ...
 Tempuh jarak 60 kilometer, Seskab Pramono Anung dan Hasto `gowes` rute Kediri - Blitar
Sabtu, 26 November 2022 - 16:58 WIB

Tempuh jarak 60 kilometer, Seskab Pramono Anung dan Hasto `gowes` rute Kediri - Blitar

Elshinta.com, Ratusan pesepeda roadbike ikut ambil bagian dalam  Banteng Fondo Ride. Start mengambi...
Dorong Ayton, Patrick Beverley diskors tiga pertandingan
Jumat, 25 November 2022 - 13:47 WIB

Dorong Ayton, Patrick Beverley diskors tiga pertandingan

Elshinta.com, Guard Los Angeles Lakers Patrick Beverley diskors tiga pertandingan karena terbukti me...
Apparel timnas sepak bola Indonesia gebrak pasar internasional
Jumat, 25 November 2022 - 07:01 WIB

Apparel timnas sepak bola Indonesia gebrak pasar internasional

Elshinta.com, Industri olahraga nasional kian berkembang, salah satu bukti nyata adalah langkah yang...
Pemenang Piala Presiden E-Sport 2022 bakal berlaga di ajang IESF 2022
Kamis, 24 November 2022 - 20:35 WIB

Pemenang Piala Presiden E-Sport 2022 bakal berlaga di ajang IESF 2022

Elshinta.com, Meskipun rangkaian Piala Presiden Esports 2022 telah berakhir, namun perjuangan para a...
Jatim optimistis raih medali emas atletik di ajang Porwanaa XIII 2022
Kamis, 24 November 2022 - 18:24 WIB

Jatim optimistis raih medali emas atletik di ajang Porwanaa XIII 2022

Elshinta.com, Kepercayaan Jawa Timur menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas)...
Indonesia buka kejuaraan renang MGQ 2023 di Singapura dengan tiga emas
Kamis, 24 November 2022 - 08:11 WIB

Indonesia buka kejuaraan renang MGQ 2023 di Singapura dengan tiga emas

Elshinta.com, Indonesia membuka kejuaraan renang Major Games Qualifier (MGQ) 2023 di OCBC Aquatic Ce...

InfodariAnda (IdA)