Dokter: Pikun bisa serang orang yang masih muda

Elshinta
Senin, 03 Oktober 2022 - 10:37 WIB | Penulis : Calista Aziza | Editor : Calista Aziza | Sumber : Elshinta TV
Dokter: Pikun bisa serang orang yang masih muda
Ilustrasi.

Elshinta.com - Dokter spesialis saraf dr Pukovisa Prawiroharjo, SpS(K), Ph.D, mengatakan pikun tidak hanya pada lansia tetapi bisa menyerang orang yang masih berusia muda.

"Biasanya terjadi akibat trauma otak setelah kecelakaan, penggunaan NAPZA, atau akibat HIV," ujar staf pengajar di Departemen Neurologi FKUI-RSCM itu melalui siaran pers RSUI, Minggu (2/10).

Pukovisa menuturkan, orang-orang dapat menanggulangi pikun salah satunya dengan mengenali tanda dan gejala LALILULELO yang merupakan akronim dari Labil (sering labil emosi atau pendiriannya), Linglung, Lupa, Lemot, dan Logika menurun.

Selain itu, menanggulangi pikun juga bisa dengan menerapkan formula 4-4-2 untuk menganalogikan persyaratan otak tetap sehat. Formula ini antara lain bebas empat pengganggu otak yakni zat neurotoksik dan adiktif, penyakit karidovaskular dan neurotoksik, pengalaman yang merusak otak, serta penyakit otak).

Kemudian empat bahan baku optimal yang dapat menjaga kesehatan otak yakni nutrisi, istirahat yang cukup, olahraga dan aktivitas seni, serta koleksi memori yang bernilai misalnya memilih memori atau pembelajaran sesuai prioritas untuk pengembangan diri.

Terakhir, sambung Pukovisa, yakni dua karakter mulia berupa kecerdasan dan kreativitas.

Di sisi lain, dia juga menyarankan orang-orang melakukan deteksi dini demensia dan tak termakan hoaks. Menurut dia, sekitar 20 - 30 persen demensia memiliki hubungan dengan genetik, sehingga khususnya orang dengan riwayat keluarga demensia, perlu melakukan deteksi dini.

Pukovisa lalu menyebutkan faktor risiko demensia antara lain kurangnya aktivitas dan olahraga, makanan tidak bernutrisi, mengonsumsi alkohol dan rokok dan mengonsumsi obat tidur yang berkepanjangan.

Faktor risiko lainnya yakni memiliki masalah medis yang sudah ada sebelumnya misalnya pernah mengalami kecelakaan, penyakit gula darah, kolesterol dan tekanan darah tinggi.

Pukovisa berpesan agar masyarakat tidak menyepelekan lupa serta aktif melakukan deteksi dini keluhan lupa, karena lupa dapat ditangani oleh ahlinya, semakin cepat terdeteksi maka akan semakin baik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Peneliti kaji potensi tembakau alternatif bantu perokok dewasa beralih
Minggu, 27 November 2022 - 12:45 WIB

Peneliti kaji potensi tembakau alternatif bantu perokok dewasa beralih

Elshinta.com, Produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, produk tembakau yang dipanaskan, d...
Dukung BIAN, IRRA dan Oneject sediakan ADS yang aman dan nyaman untuk anak
Sabtu, 26 November 2022 - 12:47 WIB

Dukung BIAN, IRRA dan Oneject sediakan ADS yang aman dan nyaman untuk anak

Elshinta.com, Untuk mendukung program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) yang dijalankan pemerinta...
Pemerintah dorong sistem kesehatan dalam negeri ke arah preventif
Sabtu, 26 November 2022 - 08:59 WIB

Pemerintah dorong sistem kesehatan dalam negeri ke arah preventif

Elshinta.com, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini pemerintah mendorong agar...
Dokter: Penanganan penyakit jantung harus dilakukan di hulu dan hilir
Jumat, 25 November 2022 - 19:11 WIB

Dokter: Penanganan penyakit jantung harus dilakukan di hulu dan hilir

Elshinta.com, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr. Nur Haryono, Sp.JP (K) FIHA dari Perhi...
Dinas Kesehatan Majalengka sabet 4 penghargaan bergengsi dari Kemenkes
Kamis, 24 November 2022 - 22:07 WIB

Dinas Kesehatan Majalengka sabet 4 penghargaan bergengsi dari Kemenkes

Elshinta.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat berhasil menyabet empat penghargaan b...
Kiat tetap sehat dan produktif di masa peralihan menuju endemi
Kamis, 24 November 2022 - 21:34 WIB

Kiat tetap sehat dan produktif di masa peralihan menuju endemi

Elshinta.com, Kesehatan merupakan salah satu modal penting masyarakat Indonesia agar dapat bangkit d...
RS Mardi Rahayu, Kudus kembali raih akreditasi paripurna bintang lima
Kamis, 24 November 2022 - 20:58 WIB

RS Mardi Rahayu, Kudus kembali raih akreditasi paripurna bintang lima

Elshinta.com, Sertifikat akreditasi paripurna bintang lima diberikan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sa...
Dokter sebut semua penyakit anak berisiko sebabkan gangguan ginjal
Kamis, 24 November 2022 - 20:23 WIB

Dokter sebut semua penyakit anak berisiko sebabkan gangguan ginjal

Elshinta.com, Semua penyakit yang diderita anak dapat berisiko menyebabkan gangguan ginjal akut, kat...
Penderita diabetes tipe 1 tetap harus terapkan jaga pola makan sehat
Kamis, 24 November 2022 - 16:57 WIB

Penderita diabetes tipe 1 tetap harus terapkan jaga pola makan sehat

Elshinta.com, Pola makan sehat tetap harus diterapkan oleh penderita diabetes tipe 1 di mana tubuh k...
 BKKBN Jateng evaluasi dan audit kasus stunting di Boyolali
Kamis, 24 November 2022 - 15:12 WIB

BKKBN Jateng evaluasi dan audit kasus stunting di Boyolali

Elshinta.com, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah, berku...

InfodariAnda (IdA)