Polda Sulteng proses dugaan personel tembak demonstran

Elshinta
Rabu, 05 Oktober 2022 - 17:35 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Polda Sulteng proses dugaan personel tembak demonstran
Kasubdit Penmas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari. ANTARA/Rangga Musabar

Elshinta.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) telah memproses Bripka H atas perkara dugaan penembakan terhadap warga Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (12/2), dalam sebuah aksi unjuk rasa penolakan perusahaan tambang.

"Sejauh ini prosesnya masih terus berlangsung dan berkas-berkas yang diminta untuk dilengkapi juga sudah penuhi oleh penyidik," kata Kasubdit Penerangan Masyarakat Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari di Palu, Rabu.

Dia menjelaskan setelah dilengkapi sesuai dengan petunjuk Jaksa (P-19), pihak penyidik telah melimpahkan kembali berkas Bripka H kepada Jaksa penuntut umum (JPU) per Selasa (27/9).

Dia mengungkapkan saat ini pihaknya tengah menunggu status P-21 dari berkas yang sudah dilimpahkan tersebut.

Serupa dengan itu, sambung Kompol Sugeng, untuk perkara kode etik Bripka H juga masih berproses di Profesi dan Keamanan (Propam) yang sekaligus menunggu hasil perkembangan penyidikan yang dilakukan Ditreskrimum

"Nanti kalau ada perkembangan terbaru akan kami sampaikan lagi," hemat Kompol Sugeng.

Sebelumnya berkas perkara Bripka H sudah dikirim ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), tetapi oleh jaksa peneliti masih ada petunjuk baru (P-19) sehingga Masih ditambah keterangan ahli dari laboratorium forensik (labfor).

Bripka H ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan telah menembak demonstran yakni Erfaldi alias Aldi (21) dalam unjuk rasa penolakan tambang, Jum’at (4/3), hal itu dikuatkan hasil uji balistik tim Bidlabfor Polda Sulteng yang menyimpulkan bahwa identik dengan proyektil yang keluar pada senjata jenis HS-9 nomor seri H239748 yang dipegang oleh Bripka H.

Pasca penetapan tersangka, Polda setempat langsung melakukan penahanan selama 20 hari di rumah tahanan (Rutan) Polda Sulteng, Selasa (8/3/2022).

Terhadap Bripka H dikenakan Pasal 359 KUHP karena lalai yang kemudian mengakibatkan orang meninggal dunia dengan ancaman pidana penjara 5 tahun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
KPK ajak pemangku kepentingan di Sumut gelorakan semangat antikorupsi 
Rabu, 30 November 2022 - 20:04 WIB

KPK ajak pemangku kepentingan di Sumut gelorakan semangat antikorupsi 

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka rangkaian kegiatan menuju Hari Antiko...
 Kejari Aceh Utara hukum cambuk pria terpidana judi online
Rabu, 30 November 2022 - 19:13 WIB

Kejari Aceh Utara hukum cambuk pria terpidana judi online

Elshinta.com, Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara mengeksekusi cambuk terhadap satu terpidana judi ...
Mantan Komite Pengarah BPDPKS ungkap HET penyebab kelangkaan minyak goreng
Rabu, 30 November 2022 - 17:24 WIB

Mantan Komite Pengarah BPDPKS ungkap HET penyebab kelangkaan minyak goreng

Elshinta.com, Mantan Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Sutedjo H...
SAR kerahkan CN-295 TNI AU cari pilot Helikopter NBO 105/P-1103
Rabu, 30 November 2022 - 14:27 WIB

SAR kerahkan CN-295 TNI AU cari pilot Helikopter NBO 105/P-1103

Elshinta.com, Tim SAR gabungan mengerahkan pesawat TNI Angkatan Udara CN-295 dan helikopter Polri, R...
Kapolri terima penyerahan jenazah kru helikopter P-1103
Rabu, 30 November 2022 - 12:51 WIB

Kapolri terima penyerahan jenazah kru helikopter P-1103

Elshinta.com, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menerima penyerahan dua jenazah kru Helikop...
OTK tembak anggota Polres Yahukimo di Dekai hingga meninggal
Rabu, 30 November 2022 - 11:06 WIB

OTK tembak anggota Polres Yahukimo di Dekai hingga meninggal

Elshinta.com, Orang tak dikenal, sekitar pukul 23.09 WIT Selasa menembak Brigadir Polisi Muhammad Y...
Jenazah kru helikopter polisi diterbangkan ke Jakarta
Rabu, 30 November 2022 - 10:06 WIB

Jenazah kru helikopter polisi diterbangkan ke Jakarta

Elshinta.com, Jenazah dua pengawak helikopter NBO-105/P-1103 milik Korps Polairud Baharkam Mabes Po...
Pengacara Lukas Enembe diduga temui saksi yang pernah dipanggil KPK
Rabu, 30 November 2022 - 09:54 WIB

Pengacara Lukas Enembe diduga temui saksi yang pernah dipanggil KPK

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga pengacara Gubernur Papua, Lukas Enembe, St...
Polresta Barelang gagalkan peredaran 26,5 kg sabu-sabu
Rabu, 30 November 2022 - 09:30 WIB

Polresta Barelang gagalkan peredaran 26,5 kg sabu-sabu

Elshinta.com, Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang menggagalkan peredaran 28,4 kilogram sabu-sa...
Edy Rahmayadi minta KPK sering awasi Pemprov Sumut
Selasa, 29 November 2022 - 19:35 WIB

Edy Rahmayadi minta KPK sering awasi Pemprov Sumut

Elshinta.com, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menandatangani komitmen anti korupsi ber...

InfodariAnda (IdA)