Kejari Garut periksa mantan anggota DPRD terkait kasus korupsi BOP

Elshinta
Rabu, 05 Oktober 2022 - 19:11 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Kejari Garut periksa mantan anggota DPRD terkait kasus korupsi BOP
Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Garut. (ANTARA/Feri Purnama)

Elshinta.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut terus melayangkan surat pemanggilan kepada sejumlah mantan anggota maupun pimpinan DPRD Kabupaten Garut, Jawa Barat, periode 2014-2019 untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi Biaya Operasional (BOP) dan dana reses.

"Mantan-mantan ya. Jadi, kita masih berproses untuk pemanggilan mereka itu karena memang banyak sekali," kata Kepala Kejari Garut Neva Sari Susanti kepada wartawan di Garut, Rabu.

Ia menuturkan Kejari Garut sudah menaikkan status dugaan korupsi di lembaga DPRD Garut ke tahap penyidikan, dan saat ini kasusnya masih terus didalami dengan memeriksa saksi-saksi.

Tercatat jumlah saksi yang diperiksa, kata dia, kurang lebih sudah 500 orang dari sejumlah kalangan pegawai, termasuk mantan anggota DPRD Garut pada periode 2014-2019.

"Karena memang banyak sekali, saksi-saksi sampai 500, kalau seluruh saksi kurang lebih 500," katanya.

Ia mengatakan seluruh mantan pimpinan DPRD Garut juga akan diperiksa semuanya, terkait hasilnya nanti disampaikan secara resmi.

Termasuk mantan Ketua DPRD Garut Ade Ginanjar, kata dia, juga akan menjalani pemeriksaan terkait kasus tersebut dan sudah melayangkan surat pemanggilannya.

"Memang terjadwal, semuanya pasti kita periksa, karena supaya paripurna lah datanya," kata Neva.

Masyarakat, kata Neva, mohon bersabar dalam menyelesaikan kasus tersebut, yang jelas Kejari Garut saat ini dalam sepekan melakukan pemeriksaan bisa sampai dua kali agar kasusnya segera selesai.

"Jadi mohon bersabar, terjadwal hampir setiap hari, seminggu kalau tidak salah dua kali, kami ngejar," katanya.

Kejari Garut menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi program reses dan BOP di lingkungan DPRD Garut dengan kerugian negara diperkirakan Rp1,2 miliar.

Dalam kasus itu, petugas Kejari Garut sudah menggeledah kantor DPRD Garut dan mengamankan berkas-berkas untuk mencari bukti lain.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Ledakan di Polsek Astanaanyar Bandung diduga bom bunuh diri
Rabu, 07 Desember 2022 - 10:07 WIB

Ledakan di Polsek Astanaanyar Bandung diduga bom bunuh diri

Elshinta.com, Sebuah ledakan yang diduga merupakan bom bunuh diri terjadi di Kantor Polsek Astanaany...
KKB pimpinan Nason Mimin diduga tembak tukang ojek di Pegubin
Selasa, 06 Desember 2022 - 22:11 WIB

KKB pimpinan Nason Mimin diduga tembak tukang ojek di Pegubin

Elshinta.com, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Nason Mimin diduga pelaku penembakan dan p...
Menkumham sebut Pemerintah punya waktu tiga tahun sosialisasikan KUHP baru
Selasa, 06 Desember 2022 - 21:04 WIB

Menkumham sebut Pemerintah punya waktu tiga tahun sosialisasikan KUHP baru

Elshinta.com, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly menyebut pemerintah punya waktu tiga...
2 Kodim baru di Papua Pegunungan bakal diresmikan
Selasa, 06 Desember 2022 - 20:22 WIB

2 Kodim baru di Papua Pegunungan bakal diresmikan

Elshinta.com, Komandan Kodim (Dandim) 1702 Jayawijaya Letkol Cpn Athenius Murip mengatakan dalam wak...
Sidang migor, ahli ungkap produksi bukan penyebab kelangkaan
Selasa, 06 Desember 2022 - 18:48 WIB

Sidang migor, ahli ungkap produksi bukan penyebab kelangkaan

Elshinta.com, Pakar tata niaga minyak goreng dan industri sawit, Wiko Saputra menilai, distribusi a...
Benny Ali sampaikan pengakuan Putri Candrawathi terkait pelecehan
Selasa, 06 Desember 2022 - 17:43 WIB

Benny Ali sampaikan pengakuan Putri Candrawathi terkait pelecehan

Elshinta.com, Mantan Karo Provos Divisi Propam Polri Benny Ali menyampaikan pengakuan terdakwa dalam...
Polisi tangkap tersangka kekerasan hingga tewas di Hotel GD Palembang
Selasa, 06 Desember 2022 - 17:31 WIB

Polisi tangkap tersangka kekerasan hingga tewas di Hotel GD Palembang

Elshinta.com, Aparat kepolisian menangkap dua orang tersangka kasus kekerasan hingga korban tewas di...
Ferdy Sambo: Tidak ada motif lain, apalagi perselingkuhan
Selasa, 06 Desember 2022 - 15:47 WIB

Ferdy Sambo: Tidak ada motif lain, apalagi perselingkuhan

Elshinta.com, Terdakwa dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Fer...
Komisi III: Silakan publik ajukan gugatan jika tidak setuju RUU KUHP
Selasa, 06 Desember 2022 - 15:16 WIB

Komisi III: Silakan publik ajukan gugatan jika tidak setuju RUU KUHP

Elshinta.com, Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto mempersilakan masyarakat mengajukan gugatan u...
Menkumham: Masyarakat yang tidak setuju RUU KUHP bisa ajukan gugatan
Selasa, 06 Desember 2022 - 15:08 WIB

Menkumham: Masyarakat yang tidak setuju RUU KUHP bisa ajukan gugatan

Elshinta.com, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan...

InfodariAnda (IdA)