Soal Formula E, ini pandangan dan saran Prof Romli Atmasasmita

Elshinta
Rabu, 05 Oktober 2022 - 20:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Elshinta.Com
Soal Formula E, ini pandangan dan saran Prof Romli Atmasasmita
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Pakar Hukum Universitas Padjajaran (Unpad), Profesor Romli Atmasasmita, meminta KPK tidak terpengaruh oleh stigma kriminalisasi dalam menyelidiki dugaan korupsi Formula E. 

Dalam tulisannya yang diterima media ini, Romli menyarankan agar pimpinan dan penyidik KPK tetap tegak lurus menjalankan tugas sesuai aturan perundang-undangan. 

“Seharusnya APH tetap tegak melaksanakan tugas sesuai ketentuan undang-undang namun tidak demikian opini publik khususnya kelompok kepentingan politik selalu melontarkan jargon-jargon “kriminalisasi” antara lain KPK Menjegal Anies,” tulisnya.

Romli menyayangkan kemunculan isu tersebut seolah KPK merekayasa kasus untuk menjegal pencalonan Anies Baswedan pada Pilpres 2024. 

Padahal menurutnya, penyelidikan Formula E sudah dilakukan KPK sejak tahun 2019, jauh sebelum Anies dideklarasikan sebagai calon presiden oleh Partai Nasdem. 

“Tidak  ada hubungan relevansi antara penyelidikan tersebut dengan jargon-jargon kriminalisasi terhadap AB. Bahkan sebaliknya jargon tersebut dapat disebut “Politisasi” penyelidikan KPK,” tegasnya. 

Penyalahgunaan Wewenang

Pendiri KPK itu lantas mengurai panjang lebar mengenai tahapan dan prinsip-prinsip dalam mengungkap peristiwa hukum. Dia juga menjelaskan dasar-dasar penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih dari KKN, termasuk soal penyalahgunaan wewenang sebagaimana UU Nomor 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. 

Melalui penjelasan itu, Romli cenderung pada kesimpulan bahwa keputusan Anies Baswedan menyelenggarakan Formula E masuk ke dalam kategori penyalahgunaan wewenang. 

Ia merujuk Pasal 17 UU Nomor 30 tahun 2014 di mana terdapat tiga jenis penyalahgunaan wewenang, yaitu: larangan melampaui wewenang; larangan mencampuradukkan wewenang; dan/atau larangan bertindak sewenang-wenang. Selanjutnya, penjelasan mengenai masing-masing jenis tersebut diatur dalam ketentuan Pasal 18 yang meliputi: melampaui masa jabatan atau batas waktu berlakunya wewenang; melampaui batas wilayah berlakunya wewenang; dan/atau bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

“Sehubungan dengan kasus Formula E yang masih merupakan tahap penyelidikan, telah ditemukan dugaan awal bahwa penyelenggaraan Formula E telah tidak didasarkan pada ketentuan Peraturan Pemerintah mengenai Pengelolaan Keuangan Daerah atau peraturan perundangan yang berlaku serta diduga telah memenuhi ketentuan Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 yang diubah UU Nomor 20 tahun 2001,” urainya. 

Perbuatan Melawan Hukum

Romli tak menjelaskan lebih detail aspek mana saja dalam pelaksanaan Formula E yang masuk kategori penyalahgunaan wewenang. 

Namun pada kesempatan lain, ia menyatakan terdapat unsur niat jahat  (mens rea) dan actus reus (perbuatan) yang dapat dipidana (strafbaarheid) dalam kasus tersebut. 

Alasannya, ia menyebut sejak awal Anies beserta jajarannya sudah mengetahui bahwa tidak ada pos anggaran untuk Formula E dalam APBD DKI tahun 2019. "Artinya tidak memiliki landasan keuangan yang sah sesuai PP tentang Pengelolaan Keuangan Daerah DKI,” terangnya, Rabu (5/10). 

Anies juga tetap memaksakan Formula E dengan memberi surat kuasa kepada Kadispora untuk melakukan pinjaman ke Bank DKI. Selain itu, Pemprov DKI juga melanggar persetujuan Kemendagri, yakni dengan melakukan perjanjian dengan pihak Formula E menggunakan model business to G. 

"Telah melakukan pembayaran commitment fee kepada pihak Formula E tanpa dasar APBD dan Persetujuan DPRD dan yang tidak dapat dibatalkan atau ditarik kembali,” tambahnya. 

Melalui fakta-fakta tersebut, ia menduga perbuatan Anies dan jajarannya termasuk kategori perbuatan melawan hukum. 

Meskipun demikian, sebagaimana disampaikan ke media juga di akhir tulisannya, Romli memastikan pendapatnya bukan untuk memperkuat dugaan KPK. Hal itu karena semua masih tergantung pada hasil penyelidikan dan penyidikan KPK. 

“Tidak bermaksud mendahului KPK, sudah pasti pendapat ini akan terbukti atau tidaknya tergantung dari kepastian hasil penyelidikan dan penyidikan dari KPK,” tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Tim gabungan Pemprov Bengkulu tilang puluhan kendaraan tambang
Jumat, 02 Desember 2022 - 20:41 WIB

Tim gabungan Pemprov Bengkulu tilang puluhan kendaraan tambang

Elshinta.com, Tim gabungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menilang puluhan kendaraan tambang...
Kejaksanaan tahan tersangka korupsi saluran pembuangan air limbah
Jumat, 02 Desember 2022 - 18:24 WIB

Kejaksanaan tahan tersangka korupsi saluran pembuangan air limbah

Elshinta.com, Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang Hari setelah memeriksa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)...
570 Lembar kulit ular dimusnahkan Balai Karantina Pertanian Lampung
Jumat, 02 Desember 2022 - 18:09 WIB

570 Lembar kulit ular dimusnahkan Balai Karantina Pertanian Lampung

Elshinta.com, Balai Karantina Pertanian Lampung, Jumat, memusnahkan 570 lembar kulit ular dan 300 ki...
Polres Bengkulu Tengah OTT oknum mengaku wartawan
Jumat, 02 Desember 2022 - 16:37 WIB

Polres Bengkulu Tengah OTT oknum mengaku wartawan

Elshinta.com, Satuan Reskrim Polres Bengkulu Tengah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap ...
5 Pelaku bom ikan di Ujung Kulon ditangkap  Polres Pandeglang
Jumat, 02 Desember 2022 - 15:56 WIB

5 Pelaku bom ikan di Ujung Kulon ditangkap Polres Pandeglang

Elshinta.com, Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Pandeglang, Jawa Barat, mena...
Kapolda Babel lepas jenazah korban Helikopter P-1103 ke Jakarta
Jumat, 02 Desember 2022 - 14:00 WIB

Kapolda Babel lepas jenazah korban Helikopter P-1103 ke Jakarta

Elshinta.com, Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Drs Yan Sultra m...
Jenazah anggota Brimob Polda Lampung disemayamkan di kampung halaman
Jumat, 02 Desember 2022 - 13:36 WIB

Jenazah anggota Brimob Polda Lampung disemayamkan di kampung halaman

Elshinta.com, Kepolisian Polda Lampung mengatakan bahwa jenazah anggota Satuan Brimob Polda Lampung ...
Bendahara Baznas Bengkulu Selatan ditetapkan tersangka kasus korupsi
Jumat, 02 Desember 2022 - 13:24 WIB

Bendahara Baznas Bengkulu Selatan ditetapkan tersangka kasus korupsi

Elshinta.com, Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan menetapkan Sekretaris Badan Amil Zakat Nasional (Baz...
Mendag Zulkifli Hasan tegaskan tak punya keponakan mendaftar Unila
Jumat, 02 Desember 2022 - 13:12 WIB

Mendag Zulkifli Hasan tegaskan tak punya keponakan mendaftar Unila

Elshinta.com, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menegaskan tidak memiliki keponakan yang m...
10 Kapal patroli disiapkan atasi kejahatan lintas negara
Jumat, 02 Desember 2022 - 12:48 WIB

10 Kapal patroli disiapkan atasi kejahatan lintas negara

Elshinta.com, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenku...

InfodariAnda (IdA)