Psikolog: Orangtua perlu selaraskan pola asuh dengan tantangan digital

Elshinta
Kamis, 06 Oktober 2022 - 19:35 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Psikolog: Orangtua perlu selaraskan pola asuh dengan tantangan digital
Ilustrasi menghabiskan waktu bersama anak (ANTARA/freepik.com)

Elshinta.com - Psikolog Klinis Forensik dari Universitas Indonesia Kasandra Putranto mengatakan bahwa orang tua perlu melakukan retrospeksi, introspeksi, sekaligus menyelaraskan pola asuh anak di tengah tantangan dunia digital.

Kasandra menjelaskan, melalui retrospeksi dan introspeksi orangtua diharapkan dapat membangun komitmen untuk melindungi sekaligus membangun potensi anak dengan segala manfaat yang diterima dari dunia digital.

“Orang tua sebagai pendidik pertama dan terutama perlu melakukan retrospeksi dan introspeksi diri dengan terus berupaya mempersiapkan anak untuk menghadapi era digital saat ini dan era kedepannya,” ujar Kasandra saat dihubungi ANTARA, Kamis.

“Orang tua perlu melakukan proyeksi dengan membangun komitmen atau tekad untuk melindungi anak-anak dari ancaman era digital, tetapi tidak menghalangi potensi manfaat yang bisa ditawarkannya,” sambungnya.

Kasandra menjelaskan, perkembangan teknologi dan informasi saat ini telah mempengaruhi kehidupan seluruh masyarakat termasuk anak-anak. Sehingga, anak-anak pun pasti dipengaruhi oleh teknologi dan mengenal media-media elektronik dan digital.

“Perkembangan teknologi dan informasi saat ini terutama penggunaan perangkat digital telah mempengaruhi kehidupan anak. Hal ini mau menegaskan bahwa anak-anak yang hidup di era milenial memang pasti dipengaruhi oleh teknologi digital,” jelas Kasandra.

“Tidak heran jika anak-anak saat ini dikategorisasi sebagai generasi digital. Anak-anak generasi masa kini merupakan generasi digital native, yaitu mereka yang sudah mengenal media elektronik dan digital sejak lahir,” imbuhnya.

Untuk menghadapi anak-anak di era digital seperti sekarang ini, Kasandra mengatakan bahwa orang tua seharusnya tak tinggal diam dengan perkembangan yang ada terhadap pola asuh.

Di era seperti saat ini, orang tua perlu melakukan perubahan sehingga tak hanya teknologi tetapi pola asuh anak juga ikut mengalami sinkronisasi.

"Tipe pola asuh yang terdiri dari otoriter, demokrasi dan permisif, dengan mengalami sistem pola asuh yang berbeda-beda yang diberikan oleh orangtua kepada anaknya sehingga menghasilkan karakter yang berbeda-beda juga kepada anak. Oleh karena itu, perubahan teknologi semakin pesat dari waktu ke waktu, maka sebagai selaku orangtua, seharusnya tidak tinggal diam dengan perkembangan yang ada terhadap pola asuh anaknya,” kata Kasandra.

"Orang tua harus melakukan perubahan juga, sehingga teknologi yang mengalami perubahan tetapi pola asuh anak ikut juga mengalami sinkronisasi antara peran pola asuh tipe otoriter, demokratis dan permisif,” lanjutnya.

Dengan segala perubahan yang telah terjadi karena era digital, maka Kasandra menjelaskan bahwa pola aduh yang efektif di masa sekarang adalah pola asuh yang transformatif.

“Pola asuh yang dianggap efektif pada era digital ialah pola asuh yang transformatif. Artinya bahwa pengawasan dan pendampingan orang tua terhadap anak harus dilakukan secara berkala sehingga kontrol terhadap konten-konten negatif dunia digital bisa terhindarkan baik itu di rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat dengan melibatkan stakeholder terkait,” papar Kasandra.

Tak hanya itu, Kasandra juga mengatakan bahwa orang tua juga perlu menggali ilmu pengetahuan tentang psikologi dan parenting. Hal ini dilakukan agar dampak negatif terhadap penggunaan perangkat digital secara berlebihan dapat diminimalisir.

“Kemudian, perlunya orangtua menggali ilmu pengetahuan tentang psikologi juga penting untuk dilakukan supaya dampak-dampak (negatif) psikologi terhadap penggunaan perangkat digital secara berlebihan bisa diminimalisir,” pungkasnya.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Orang tua berperan cegah anak terjerumus pergaulan bebas
Sabtu, 04 Februari 2023 - 10:45 WIB

Orang tua berperan cegah anak terjerumus pergaulan bebas

Elshinta.com, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Satreskrim Polres Sukabumi Ipt...
Disdik Mataram minta orang tua waspada kasus penculikan anak
Kamis, 02 Februari 2023 - 16:41 WIB

Disdik Mataram minta orang tua waspada kasus penculikan anak

Elshinta.com, Dinas Pendidikan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), meminta orang tua dan pihak ...
Anak korban penculikan rawan alami trauma
Rabu, 01 Februari 2023 - 09:35 WIB

Anak korban penculikan rawan alami trauma

Elshinta.com, Psikolog anak dan remaja dari Universitas Indonesia Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengat...
Kemenkes imbau berikan anak porsi makan sesuai kelompok usianya
Selasa, 24 Januari 2023 - 00:59 WIB

Kemenkes imbau berikan anak porsi makan sesuai kelompok usianya

Elshinta.com, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta orang tua untuk memberikan asupan gizi anak d...
Dokter anak tak sarankan lato-lato dimainkan balita
Minggu, 15 Januari 2023 - 19:45 WIB

Dokter anak tak sarankan lato-lato dimainkan balita

Elshinta.com, Dokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak DR D. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH tak me...
Psikolog imbau tidak abaikan jika anak enggan masuk sekolah usai liburan
Rabu, 04 Januari 2023 - 02:53 WIB

Psikolog imbau tidak abaikan jika anak enggan masuk sekolah usai liburan

Elshinta.com, Psikolog anak, remaja dan keluarga Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd mengingatkan aga...
Penting bagi ibu untuk tak lupa baik pada diri sendiri
Sabtu, 24 Desember 2022 - 12:03 WIB

Penting bagi ibu untuk tak lupa baik pada diri sendiri

Elshinta.com, Psikolog Febria Indra Hastati mengingatkan para ibu untuk tak lupa berbuat baik pada d...
Tips tingkatkan suasana hati ibu demi hindari `bad day`
Rabu, 21 Desember 2022 - 13:15 WIB

Tips tingkatkan suasana hati ibu demi hindari `bad day`

Elshinta.com, Kebahagiaan yang dirasakan seorang ibu dapat memberikan energi positif untuk keluargan...
Empati kunci tumbuhkan rasa cinta terhadap keragaman
Selasa, 13 Desember 2022 - 08:47 WIB

Empati kunci tumbuhkan rasa cinta terhadap keragaman

Elshinta.com, Analis pendampingan belajar di Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidik...
Program KB harus diimbangi rencana masa depan anak
Selasa, 06 Desember 2022 - 13:46 WIB

Program KB harus diimbangi rencana masa depan anak

Elshinta.com, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RS Sari Asih Ciputat Kota Tangerang Selatan, ...

InfodariAnda (IdA)