Pakar pertanian ajak masyarakat berkontribusi dalam ketahanan pangan

Elshinta
Kamis, 06 Oktober 2022 - 19:47 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Pakar pertanian ajak masyarakat berkontribusi dalam ketahanan pangan
Pakar pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof Totok Agung Dwi Haryanto (tengah) bersama dua peneliti Unsoed, Dyah Susanti dan Agus Riyanto. ANTARA/Facebook/Totok Agung

Elshinta.com - Pakar pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, Totok Agung Dwi Haryanto mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam penyediaan dan menjaga ketahanan pangan.

"Untuk masyarakat perlu kesadaran bahwa penyediaan pangan itu tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan peneliti, tetapi seluruh masyarakat," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis.

Oleh karena itu, kata dia, masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam kaitannya dengan penyediaan dan ketahanan pangan.

Menurut dia, hal itu bisa dilakukan masyarakat melalui pemanfaatan semua aset yang ada di sekitarnya dan berpotensi untuk produksi pangan.

"Contohnya adalah lahan pekarangan," kata Guru Besar Fakultas Pertanian Unsoed itu.

Totok mengatakan beberapa negara maju sudah memanfaatkan lahan di lorong-lorong kosong antara rumah yang satu dan rumah yang lainnya untuk ditanami tanaman pangan.

"Nah lahan pekarangan itu kalau di kita bisa ditanami sayuran atau tanaman obat dan rempah yang itu juga bisa membangun ketahanan pangan keluarga," ujarnya.

Selain itu, kata dia, masyarakat juga bisa memanfaatkan lahan-lahan kering yang belum optimal dimanfaatkan untuk tanaman pangan

Dalam hal ini, banyak lahan-lahan kering vertikal di kampung-kampung yang belum ditanami dengan tanaman-tanaman pangan.

"Bahkan, pada lahan-lahan sawah pun masih bisa dilakukan dengan meningkatkan indeks pertanaman (IP), yang biasanya satu kali panen menjadi dua kali, yang dua kali menjadi tiga kali, sesuai ketersediaan air," kata pemulia tanaman padi itu.

Ia mengatakan masyarakat-masyarakat pekebun pun bisa turut berkontribusi dalam penyediaan dan menjaga ketahanan pangan

"Di antara tanaman-tanaman perkebunan replanting, itu ada lahan-lahan yang bisa dimanfaatkan untuk produksi pangan, terutama tanaman-tanaman pangan lahan kering. Itu belum banyak dimanfaatkan, tetapi masyarakat bisa melakukan itu kaitannya dengan kontribusi masyarakat untuk penyediaan pangan," kata Totok.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
ICRC apresiasi komitmen Pemerintah Indonesia dalam isu kemanusiaan
Senin, 28 November 2022 - 18:26 WIB

ICRC apresiasi komitmen Pemerintah Indonesia dalam isu kemanusiaan

Elshinta.com, Komite Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross/ICRC) meng...
Kapolri sebut heli hilang kontak dalam kondisi cuaca buruk
Senin, 28 November 2022 - 18:03 WIB

Kapolri sebut heli hilang kontak dalam kondisi cuaca buruk

Elshinta.com, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyebutkan helikopter Polairud nomor regis...
Satgas P2MI Projo salurkan bantuan ke dua desa terdampak gempa Cianjur yang minim bantuan
Senin, 28 November 2022 - 17:56 WIB

Satgas P2MI Projo salurkan bantuan ke dua desa terdampak gempa Cianjur yang minim bantuan

Elshinta.com, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi sangat mendukung kinerja Satgas P2MI Projo ke Cianj...
OjK catat outstanding pembiayaan yang direstrukturisasi terus menurun
Senin, 28 November 2022 - 17:47 WIB

OjK catat outstanding pembiayaan yang direstrukturisasi terus menurun

Elshinta.com, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJ...
BMKG: Wilayah Sultra umumnya cerah hingga berawan
Senin, 28 November 2022 - 17:39 WIB

BMKG: Wilayah Sultra umumnya cerah hingga berawan

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari, Sulawesi Tenggara menyebut...
UMP Jawa Tengah 2023 naik 8,01 persen
Senin, 28 November 2022 - 17:27 WIB

UMP Jawa Tengah 2023 naik 8,01 persen

Elshinta.com, Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah Tahun 2023 mengalami kenaikan 8,01 persen atau...
Pelindo Labuan Bajo tanam 5.000 bibit mangrove
Senin, 28 November 2022 - 16:51 WIB

Pelindo Labuan Bajo tanam 5.000 bibit mangrove

Elshinta.com, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Labuan Bajo merayakan Hari Menanam Pohon Indonesia 20...
BMKG: Gempa susulan di Cianjur makin jarang dan magnitudonya mengecil
Senin, 28 November 2022 - 16:27 WIB

BMKG: Gempa susulan di Cianjur makin jarang dan magnitudonya mengecil

Elshinta.com, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meng...
Iriana Jokowi buka penyelenggaraan Rakornas TP PKK 2022
Senin, 28 November 2022 - 16:15 WIB

Iriana Jokowi buka penyelenggaraan Rakornas TP PKK 2022

Elshinta.com, Ibu Negara Iriana Joko Widodo secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas...
Mengatasi bandara sepi dengan skema `block seat`
Senin, 28 November 2022 - 15:51 WIB

Mengatasi bandara sepi dengan skema `block seat`

Elshinta.com, Sejumlah bandara di Tanah Air masih terlihat sepi karena tidak ada penerbangan komersi...

InfodariAnda (IdA)