KPK limpahkan berkas perkara terdakwa korupsi helikopter AW-101

Elshinta
Kamis, 06 Oktober 2022 - 20:23 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
KPK limpahkan berkas perkara terdakwa korupsi helikopter AW-101
Tersangka mantan Direktur PT Diratama Jaya Mandiri (DJM) sekaligus Pengendali PT Karsa Cipta Gemilang (KCG) Irfan Kurnia Saleh alias Jhon Irfan Kenway (kanan) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (1-9-2022). ANTARA FOTO/Reno Esnir

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan Irfan Kurnia Saleh ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis.

Irfan merupakan Direktur PT Diratama Jaya Mandiri (DJM) dan pengendali PT Karsa Cipta Gemilang (KCG), terdakwa dalam perkara dugaan korupsi pengadaan helikopter angkut AgustaWestland (AW)-101 di TNI AU pada tahun 2016—2017.

"Hari ini jaksa Yoga Pratomo telah selesai melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan dengan terdakwa Irfan Kurnia Saleh alias Jhon Irfan Kenway ke Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis.

Saat ini, kata Ali, status penahanan terdakwa Irfan menjadi wewenang sepenuhnya dari pengadilan tipikor.

"Untuk agenda sidang pertama dengan pembacaan surat dakwaan, tim jaksa masih menunggu terbitnya penetapan penunjukan majelis hakim dan penetapan hari sidang perdana dimaksud," ucap Ali.

KPK telah menahan Irfan pada tanggal 24 Mei 2022 usai ditetapkan sebagai tersangka pada bulan Juni 2017.

Dalam konstruksi perkara, KPK menjelaskan bahwa pada bulan Mei 2015 Irfan bersama Lorenzo Pariani (LP), sebagai salah satu pegawai perusahaan AW, menemui Mohammad Syafei (MS) yang saat itu masih menjabat sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran Kepala Staf TNI AU dengan pangkat marsekal muda TNI (bintang dua) di Markas Besar TNI AU di Cilangkap, Jakarta Timur.

Dalam pertemuan itu, terdapat pembahasan, di antaranya terkait dengan pengadaan helikopter AW-101 dengan konfigurasi VIP/VVIP TNI AU. Di lingkungan TNI AU, hanya ada satu skuadron udara yang memiliki armada dalam konfigurasi VIP/VVIP, yaitu Skuadron Udara 17 VVIP, kemudian organnya dimekarkan menjadi Skuadron Udara 45 VVIP (khusus helikopter angkut kepresidenan).

Irfan yang juga menjadi salah satu agen AW diduga selanjutnya memberikan proposal harga kepada MS dengan mencantumkan harga untuk satu unit helikopter AW-101 senilai 56,4 juta dolar AS. Harga pembelian yang disepakati Irfan dengan pihak AW untuk satu unit helikopter AW-101 hanya senilai 39,3 juta dolar AS (ekuivalen dengan Rp514,5 miliar).

Selanjutnya pada bulan November 2015, panitia pengadaan helikopter AW-101 VIP/VVIP TNI AU mengundang Irfan untuk hadir dalam tahap prakualifikasi dengan menunjuk langsung PT DJM sebagai pemenang proyek.

Hal itu tertunda karena adanya arahan pemerintah untuk menunda pengadaan ini karena pertimbangan kondisi ekonomi nasional yang belum mendukung.

Pada tahun 2016, pengadaan helikopter AW-101 VIP/VVIP TNI AU kembali dilanjutkan dengan nilai kontrak Rp738,9 miliar dan metode lelang melalui pemilihan khusus, yang hanya diikuti dua perusahaan.

Dalam tahapan lelang itu, KPK menduga panitia lelang tetap melibatkan dan mempercayakan Irfan dalam menghitung nilai harga perkiraan sendiri (HPS) kontrak pekerjaan. Adapun harga penawaran yang diajukan Irfan masih sama dengan harga penawaran pada tahun 2015, yakni senilai 56,4 juta dolar AS, dan disetujui pejabat pembuat komitmen (PPK).

Irfan juga diduga aktif melakukan komunikasi dan pembahasan khusus dengan Fachri Adamy (FA) selaku pejabat pembuat komitmen (PPK).

Terkait dengan persyaratan lelang yang hanya mengikutkan dua perusahaan, diduga Irfan menyiapkan dan mengondisikan dua perusahaan miliknya mengikuti proses lelang dan disetujui PPK.

Untuk pembayaran yang diterima Irfan diduga telah 100 persen. Adapun faktanya ada beberapa jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi dalam kontrak, di antaranya tidak terpasangnya pintu kargo dan jumlah kursi yang berbeda.

KPK menduga akibat perbuatan tersangka Irfan mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp224 miliar dari nilai kontrak Rp738,9 miliar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Karangan bunga dukungan ke polisi mulai membanjiri Polsek Astanaanyar
Jumat, 09 Desember 2022 - 20:43 WIB

Karangan bunga dukungan ke polisi mulai membanjiri Polsek Astanaanyar

Elshinta.com, Sejumlah karangan bunga dari berbagai elemen masyarakat yang berisi dukungan ke pihak ...
Polisi buru pelaku lain penyerangan SMKN 3 Semarang
Jumat, 09 Desember 2022 - 19:55 WIB

Polisi buru pelaku lain penyerangan SMKN 3 Semarang

Elshinta.com, Aparat kepolisian masih memburu siswa lain yang menjadi pelaku penyerangan terhadap si...
Polisi sebut tak ada pidana pada kematian satu keluarga di Kalideres
Jumat, 09 Desember 2022 - 19:32 WIB

Polisi sebut tak ada pidana pada kematian satu keluarga di Kalideres

Elshinta.com, Penyidik Polda Metro Jaya menyebut tidak ada tindak pidana dalam kasus kematian satu k...
Polisi tangkap empat pelaku korupsi dana hibah Pemprov Kepri
Jumat, 09 Desember 2022 - 19:31 WIB

Polisi tangkap empat pelaku korupsi dana hibah Pemprov Kepri

Elshinta.com, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian daerah Kepulauan Riau menangkap empat or...
Polresta Bogor pertimbangkan ganjil genap saat Natal dan Tahun Baru
Jumat, 09 Desember 2022 - 19:20 WIB

Polresta Bogor pertimbangkan ganjil genap saat Natal dan Tahun Baru

Elshinta.com, Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat mempertimbangkan penerapan pembatasan kendaraan ...
Bupati Pemalang nonaktif segera disidangkan terkait jual beli jabatan
Jumat, 09 Desember 2022 - 19:09 WIB

Bupati Pemalang nonaktif segera disidangkan terkait jual beli jabatan

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang bukti dan dua tersangka dalam ka...
Polresta Bogor Kota kirim teguran 600 pelanggar ELTE lewat Pos
Jumat, 09 Desember 2022 - 18:57 WIB

Polresta Bogor Kota kirim teguran 600 pelanggar ELTE lewat Pos

Elshinta.com, Satlantas Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat telah mulai mengirimkan teguran kepada...
Polda Jatim ungkap kasus pembunuhan wanita hamil
Jumat, 09 Desember 2022 - 17:57 WIB

Polda Jatim ungkap kasus pembunuhan wanita hamil

Elshinta.com, Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengu...
Kejati Sulsel bekuk koruptor alkes Palopo setelah 13 tahun buron
Jumat, 09 Desember 2022 - 16:57 WIB

Kejati Sulsel bekuk koruptor alkes Palopo setelah 13 tahun buron

Elshinta.com, Tim Tangkap Buron Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan bersama tim Kejaksaan Agung berhas...
Wapres Ma`ruf Amin sebut korupsi perparah dampak krisis pangan
Jumat, 09 Desember 2022 - 15:11 WIB

Wapres Ma`ruf Amin sebut korupsi perparah dampak krisis pangan

Elshinta.com, Wakil Presiden Ma`ruf Amin menilai perbuatan korupsi dapat memperparah dampak krisis p...

InfodariAnda (IdA)