Sembilan jembatan di Kabupaten Aceh Utara rusak dihamtam banjir
Elshinta.com, Sedikitnya sembilan jembatan di Kabupaten Aceh Utara rusak parah akibat terjangan banjir yang terjadi pada awal Oktober 2022.

Elshinta.com - Sedikitnya sembilan jembatan di Kabupaten Aceh Utara rusak parah akibat terjangan banjir yang terjadi pada awal Oktober 2022.
Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, Edi Amwar melalui Kepala Bidang Bina Marga, Muhammad yang membidangi jalan dan jebatan mengatakan, jembatan rusak akibat banjir yang sudah terpantau ada sembilan unit dan tersebar di beberapa kecamatan di antaranya Kecamatan Geureudong Pase, Langkahan, Sawang, Kecamatan Lhoksukon, Tanah Luas dan di beberapa kecamatan lainnya.
"Sesuai dengan surat Pernyataan Bencana Alam oleh Bapak Pj. Bupati Azwardi melalui Sekretaris Daerah Aceh Utara, A Murtala pada tanggal 5 oktober 2022, bencana alam banjir tersebut telah menyebabkan kerusakan, seperti, terhambatanya jalur transportasi, longsornya tanggul tebing sungai dan lain lain," ucap Muhammada seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Kamis (13/10).
Muhammad menambahkan kerugian jembatan rusak akibat diterjang banjir diperkirakan membutuhkan dana untuk mengembalikan fungsi jembatan seperti semula sebesar Rp16 miliar, sehingga dengan selesainya perbaikan jembatan tersebut transportasi warga lancar kembali.
Kata Muhammad kerusakan jembatan terparah akibat bencana banjir kali ini terjadi di Kecamatan Geureudong Pasee dan di Kecamatan Langkahan.
Pihaknya, ujar Muhammad terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan, terutama dalam pendataan fasilitas umum yang rusak.
Tambah muhammad, hal kerusakan jembatan tersebut pihaknya sudah melaporkan kepada pemerintah daerah dan melalui BPBD Aceh Utara untuk proses lebih lanjut.
“Kami perkirakan kerugian akibat bencana alam banjir kali ini mencapai Rp 16 miliar. Tapi ini angka perkiraan, sebab tim kita masih melakukan pendataan dan nantinya data ini akan kita sampaikan kembali ke Pemerintah Daerah Aceh Utara terkait jembatan rusak itu," tutupnya.