Akademisi sebut pengembangan vaksin COVID-19 harus terus dilakukan

Elshinta
Senin, 17 Oktober 2022 - 14:23 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Akademisi sebut pengembangan vaksin COVID-19 harus terus dilakukan
Vaksin IndoVac di PT Bio Farma. (ANTARA/HO-Polda Jawa Barat/am)

Elshinta.com - Dekan Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Satibi Ali Kusnadi mengatakan produksi dan pengembangan vaksin COVID-19 harus terus dilakukan meskipun pandemi sudah terkendali.

"Saya melihat vaksin serta obat merupakan produk strategis, selain energi dan pangan," kata Satibi Ali Kusnadi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Satibi mengatakan hal itu untuk menanggapi peresmian produksi vaksin COVID-19 oleh Bio Farma, yang diberi nama IndoVac, oleh Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Pentingnya pengembangan vaksin, lanjut Satibi, juga berdasarkan pada situasi geopolitik saat ini, di mana banyak negara memprioritaskan produksinya untuk kebutuhan negara masing-masing. Sehingga, menurutnya, produksi vaksin COVID-19 oleh Bio Farma dengan teknologi rekombinan protein subunit sudah tepat.

"Vaksin ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia," tambahnya.

Selain kondisi geopolitik, jumlah penduduk yang cukup besar juga merupakan alasan penting memenuhi kebutuhan vaksin di Indonesia. Apalagi, katanya, saat ini vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak juga belum dilakukan.

Dengan produksi vaksin COVID-19 IndoVac oleh Bio Farma tersebut, dia berharap ketergantungan Indonesia terhadap vaksin dan obat dari negara lain dapat berkurang.

Dia melihat potensi Indonesia untuk tidak tergantung obat dan vaksin dari negara lain sangat besar. BUMN seperti Bio Farma sudah menjadi salah satu produsen vaksin terbesar di dunia.

Bahkan, katanya, beberapa vaksin yang diproduksi oleh perusahaan farmasi BUMN juga sudah diekspor ke berbagai negara, seperti vaksin antisera. Tidak hanya itu, menurut dia, BUMN seperti Pertamina juga berpotensi membuat bahan baku obat seperti para aminophenol.

Tanpa adanya produksi bahan baku obat dan vaksin, Satibi mengatakan niscaya kemandirian pelayanan kesehatan di Indonesia akan tercapai. Oleh karena itu, produksi vaksin IndoVac menjadi prestasi bangsa Indonesia.

"Kemandirian terhadap vaksin dan bahan baku obat merupakan suatu yang mutlak dilakukan oleh bangsa Indonesia," ujar Satibi.

Dia juga berharap Pemerintah dapat meningkatkan sinergisme dengan BUMN, perusahaan farmasi nasional, dan perguruan tinggi dalam memproduksi vaksin serta bahan baku obat-obatan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Wali Kota Surabaya imbau waspadai penipuan modus telepon kecelakaan
Rabu, 08 Februari 2023 - 21:41 WIB

Wali Kota Surabaya imbau waspadai penipuan modus telepon kecelakaan

Elshinta.com, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau warganya mewaspadai modus penipuan melalui te...
Menperin resmikan pabrik daur ulang berteknologi `food grade`
Rabu, 08 Februari 2023 - 21:29 WIB

Menperin resmikan pabrik daur ulang berteknologi `food grade`

Elshinta.com, Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, meresmikan pabrik daur ulang PET...
ASEAN perlu tunjuk utusan khusus tetap untuk Myanmar
Rabu, 08 Februari 2023 - 19:41 WIB

ASEAN perlu tunjuk utusan khusus tetap untuk Myanmar

Elshinta.com, Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) perlu menunjuk utusan khusus tetap unt...
Panja Haji nilai pelaksanaan haji 35 hari bisa dilakukan pada 2023
Rabu, 08 Februari 2023 - 18:41 WIB

Panja Haji nilai pelaksanaan haji 35 hari bisa dilakukan pada 2023

Elshinta.com, Ketua Panitia Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Komisi VIII DPR R...
Diskominfo Jayapura sebut semua kampung sudah bisa mengakses telekomunikasi
Rabu, 08 Februari 2023 - 18:17 WIB

Diskominfo Jayapura sebut semua kampung sudah bisa mengakses telekomunikasi

Elshinta.com, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayapura, Papua menyebut semua kampung di w...
Basarnas ungkap alasan terjunkan personel bantu gempa Turki
Rabu, 08 Februari 2023 - 17:18 WIB

Basarnas ungkap alasan terjunkan personel bantu gempa Turki

Elshinta.com, Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) mengungkap alasan mengapa baru men...
Sembilan unit rumah warga Aceh Tamiang terbakar, satu orang terluka
Rabu, 08 Februari 2023 - 17:06 WIB

Sembilan unit rumah warga Aceh Tamiang terbakar, satu orang terluka

Elshinta.com, Sebanyak sembilan unit rumah warga di Kabupaten Aceh Tamiang dilaporkan terbakar dan m...
Mer-C segera berangkatkan tim medis bantu korban gempa Turki
Rabu, 08 Februari 2023 - 16:54 WIB

Mer-C segera berangkatkan tim medis bantu korban gempa Turki

Elshinta.com, Lembaga sosial, Medical Emergency Rescue Comiittee (MER-C) segera memberangkatkan tim ...
Waspada angin kencang di Bali 4-45 km/jam sampai 10 Februari
Rabu, 08 Februari 2023 - 16:42 WIB

Waspada angin kencang di Bali 4-45 km/jam sampai 10 Februari

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewasp...
BPOM nyatakan obat sirop Praxion aman dikonsumsi
Rabu, 08 Februari 2023 - 15:18 WIB

BPOM nyatakan obat sirop Praxion aman dikonsumsi

Elshinta.com, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan bahwa obat sirup Praxion aman dikon...

InfodariAnda (IdA)