Ketua MPR: PPHN jadi peta jalan pembangunan IKN agar tetap berjalan

Elshinta
Rabu, 19 Oktober 2022 - 13:48 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Ketua MPR: PPHN jadi peta jalan pembangunan IKN agar tetap berjalan
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) merupakan peta jalan pembangunan jangka panjang Indonesia untuk memastikan berbagai proyek pembangunan, seperti Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tetap berjalan dari satu pemerintahan ke periode berikutnya.

Menurut dia, MPR RI sudah memasuki tahap akhir berupa pembentukan Panitia Ad Hoc untuk menyiapkan rancangan keputusan MPR RI terhadap substansi dan bentuk hukum PPHN.

"Kajian Badan Pengkajian MPR RI, bentuk hukum paling ideal terhadap PPHN yaitu berupa Ketetapan MPR, bukan melalui undang-undang yang masih dapat dibatalkan di tengah jalan oleh perppu maupun di uji materi ke Mahkamah Konstitusi," kata Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Hal itu dikatakan Bamsoet dalam acara "Jajak Pasar dan Ramah Tamah Terkait Peluang Investasi di IKN Nusantara" yang diselenggarakan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bekerja sama dengan KADIN Indonesia, di Jakarta, Selasa (18/10) malam.

Dia menjelaskan melalui Ketetapan MPR RI dengan kedudukan di bawah Undang-Undang Dasar (UUD 1945) memberikan kekuatan hukum yang sangat kuat terhadap PPHN.

"Sehingga siapa pun yang terpilih menjadi presiden menggantikan Presiden Joko Widodo pasca-Pemilu 2024, tetap memiliki tanggung jawab melanjutkan pembangunan IKN Nusantara," ujarnya.

Karena itu, menurut dia, para duta besar, diplomat, dan investor yang sering mempertanyakan kepastian pembangunan IKN Nusantara tidak perlu ragu dalam berinvestasi.

Dia menilai pembangunan IKN Nusantara dengan diatur dalam PPHN sebagai program pembangunan jangka panjang hingga 20 sampai 30 tahun ke depan dipastikan tidak akan berhenti hanya pada Pemerintahan Presiden Joko Widodo saja.

Bamsoet meyakini dengan adanya PPHN melalui bentuk hukum Ketetapan MPR, maka para investor akan semakin yakin untuk berinvestasi dalam berbagai proyek pembangunan IKN Nusantara.

"Dukungan para investor sangat penting, mengingat pemerintah hanya membangun sekitar 20 persen dari keseluruhan proyek pembangunan IKN Nusantara dan sisanya sekitar 80 persen dilakukan sektor swasta," ujarnya.

Menurut dia, sektor swasta dapat terlibat dalam investasi pembangunan di pusat finansial, pusat layanan kesehatan, pendidikan, perumahan, hingga pariwisata.

Bamsoet mengatakan seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo bahwa IKN Nusantara sebagai "showcase" perubahan peradaban dan budaya Indonesia karena didukung tata kelola dan manajemen yang baik.

"Termasuk didukung implementasi teknologi informasi yang mumpuni, seperti konsep 'smart living' dan 'smart city'. Untuk mewujudkannya, pemerintah tidak bisa sendiri namun butuh sinergi, kolaborasi, dan kerja sama dari berbagai pihak khususnya sektor swasta," katanya.

Dia menjelaskan tanpa adanya PPHN seperti yang terjadi pascareformasi, maka menyebabkan pembangunan berjalan secara sporadis dan terkesan tanpa ada arah dan kepastian yang jelas.

Menurut dia, tidak heran jika pada akhirnya banyak yang tidak sesuai antara pembangunan pusat dengan daerah maupun antara daerah yang satu dengan daerah  lainnya.

"Sekaligus tidak adanya kesinambungan pembangunan dari satu periode pemimpin ke periode penggantinya di tingkat pusat maupun daerah sehingga tidak heran jika banyak dijumpai proyek pembangunan yang mangkrak," ujarnya.

Padahal, menurut Bamsoet, sejak awal kemerdekaan, para pendiri bangsa telah menyiapkan haluan negara sebagai peta jalan pembangunan masa depan bangsa.

Dia mencontohkan di masa Presiden Soekarno terdapat Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PNSB) dan pada masa Presiden Soeharto terdapat Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).

"Tidak ada salahnya jika kini kita berusaha menghidupkan kembali haluan negara dengan nomenklatur PPHN sehingga pola pembangunan bisa kembali terencana dengan baik," ujarnya.

Langkah itu, menurut dia, untuk memastikan tidak ada satu rupiah uang rakyat yang terbuang sia-sia karena proyek pembangunan yang salah arah dan mangkrak.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Presiden Joko Widodo, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono, dan Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Selain itu dihadiri para Menteri Kabinet Indonesia Maju, antara lain Menko Marves Luhut Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Menteri ATR/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perencanaan PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
PT Hakaaston targetkan bangun gerbang MLFF di tol JORR-S tahun ini
Kamis, 02 Februari 2023 - 10:53 WIB

PT Hakaaston targetkan bangun gerbang MLFF di tol JORR-S tahun ini

Elshinta.com, PT Hakaaston (HKA) bersama PT Hutama Karya (Persero) menargetkan pembangunan gerbang s...
 Gubernur Ganjar targetkan pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah rampung akhir 2023
Selasa, 31 Januari 2023 - 14:55 WIB

Gubernur Ganjar targetkan pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah rampung akhir 2023

Elshinta.com, Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), di Kabupaten Magelang, kembali dilanjutka...
Softskill siapkan pelatihan SDM gratis demi ikut bangun IKN
Selasa, 31 Januari 2023 - 14:27 WIB

Softskill siapkan pelatihan SDM gratis demi ikut bangun IKN

Elshinta.com, Direktur Softskill Indonesia, Riduan menyampaikan bahwa pihaknya sedang merancang sebu...
IKN jadi tantangan Tirta Mahakam sediakan air bersih
Senin, 30 Januari 2023 - 13:04 WIB

IKN jadi tantangan Tirta Mahakam sediakan air bersih

Elshinta.com, Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Tirta Mahakam, Suparno mengaku sangat bersyu...
Dapat alokasi dana belanja Rp3,6 miliar, Dinkes Aceh Utara fokus penguatan kapasitas SDM
Senin, 30 Januari 2023 - 12:07 WIB

Dapat alokasi dana belanja Rp3,6 miliar, Dinkes Aceh Utara fokus penguatan kapasitas SDM

Elshinta.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara mendapat alokasi belanja kursus singkat/pelatihan...
Kabupaten Langkat raih peringkat 5 penilaian Ombudsman
Minggu, 29 Januari 2023 - 20:45 WIB

Kabupaten Langkat raih peringkat 5 penilaian Ombudsman

Elshinta.com, Plt.Bupati Langkat diwakili Sekda Kabupaten Langkat Amril, menghadiri acara penyerahan...
 Sinergi bersama rakyat, Babinsa Boyolali bangun rumah warga
Minggu, 29 Januari 2023 - 18:24 WIB

Sinergi bersama rakyat, Babinsa Boyolali bangun rumah warga

Elshinta.com, Ciptakan sinergitas TNI bersama rakyat, Babinsa Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali ...
Indeks kemiskinan Sukoharjo terendah kedua di Jawa Tengah
Sabtu, 28 Januari 2023 - 17:16 WIB

Indeks kemiskinan Sukoharjo terendah kedua di Jawa Tengah

Elshinta.com, Indeks Pembangunan Manusis (IPM) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah memperoleh penilaian...
 Pemprov Jateng terus kebut penguatan sistem perlindungan anak
Kamis, 26 Januari 2023 - 16:46 WIB

Pemprov Jateng terus kebut penguatan sistem perlindungan anak

Elshinta.com, Upaya perlindungan terhadap semua anak harus dilakukan secara terintegratif dan kolabo...
 Ganjar ajak kades miliki pusat data untuk tangani kemiskinan ekstrem
Kamis, 26 Januari 2023 - 15:55 WIB

Ganjar ajak kades miliki pusat data untuk tangani kemiskinan ekstrem

Elshinta.com, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak kepala desa untuk menerapkan strategi `mi...

InfodariAnda (IdA)