PJT I: Banjir di Trenggalek dipicu hujan dengan intensitas tinggi

Elshinta
Kamis, 20 Oktober 2022 - 09:59 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
PJT I: Banjir di Trenggalek dipicu hujan dengan intensitas tinggi
Arsip Foto. Tim SAR gabungan menyalurkan makanan di titik-titik pemukiman terdampak banjir di wilayah Kelurahan Kelutan, Kota Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (18/10/2022). (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Elshinta.com - Badan usaha milik negara yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya air Perum Jasa Tirta I atau PJT I menyebut hujan dengan intensitas tinggi sebagai pemicu banjir yang dalam beberapa hari terakhir melanda daerah pusat kota Trenggalek dan sekitarnya.

"Tingginya curah hujan menyebabkan debit air sejumlah anak sungai melonjak tajam hingga terjadi limpahan dan menggenangi beberapa wilayah," kata Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Raymond Valiant Ruritan di Trenggalek, Jawa Timur, Kamis.

Ia menyampaikan hal itu berdasarkan hasil pemantauan dan pengukuran curah hujan yang dilakukan pada 18 Oktober 2022 oleh tim PJT di tiga daerah hulu sungai di Trenggalek, yakni di Kecamatan Kampak, Tugu, dan Bendungan.

"Tanggal 18 Oktober (curah) hujan sangat signifikan, yang kita ukur di tiga lokasi di Kampak, Bendungan, dan Tugu. Curah hujan di Kampak itu mencapai 300 milimeter dalam waktu 24 jam," kata Raymond.

"300 milimeter itu sama dengan 30 centimeter. Jadi kalau dikumpulkan tebalnya itu sama dengan penggaris yang biasa dipakai sehari-hari, tebal sekali hujannya," kata dia.

Raymond menambahkan, curah hujan di wilayah Bendungan tercatat 140 milimeter dalam 24 jam dan curah hujan di Tugu tercatat 184 milimeter dalam 24 jam.

Ia mengemukakan bahwa curah hujan yang tinggi di tiga bagian hulu sungai itu menyebabkan peningkatan debit air sejumlah anak sungai di Trenggalek, termasuk Sungai Tugu, Sungai Keser, dan Sungai Prambon.

"Aliran air dari anak sungai yang hendak memasuki Sungai Ngasinan sudah tidak bisa lagi, tertahan karena debit air Sungai Ngasinan juga mengalami peningkatan tajam," katanya.

"Akibatnya, aliran air dari anak-anak sungai terjadilah limpahan keluar dari sempadan sungai dan terjadi genangan di beberapa wilayah," ia menambahkan.

PJT berusaha mengatasi dampak lonjakan debit air dari Sungai Ngasinan, Tawing, Tugu, Bagong, dan beberapa anak sungai lainnya dengan membuka pintu air di Dam Bendo secara terus-menerus.

Pintu Air Bendo merupakan sarana pengendali debit air di Sungai Ngasinan.

Pada awal terjadi peningkatan curah hujan, debit air di Pintu Air Bendo tercatat 569 meter kubik/detik sehingga kondisi Sungai Ngasinan dinyatakan masuk level siaga.

Debit air kemudian terus meningkat sehingga menyentuh angka 750 meter kubik/detik, sehingga PJT 1 selaku operator Pintu Air Bendo berusaha melepaskan sebagian besar debit air ke Parit Raya serta membuangnya ke laut melalui terowongan Neyama Tulungagung.

Raymond mengatakan bahwa sehari setelah banjir besar di beberapa wilayah Trenggalek, debit air sungai telah berkurang hingga 50 persen atau menjadi sekitar 265 meter kubik/detik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Jokowi katakan, tahun ini sangat baik untuk genjot pertumbuhan pariwisata RI
Sabtu, 28 Januari 2023 - 22:56 WIB

Jokowi katakan, tahun ini sangat baik untuk genjot pertumbuhan pariwisata RI

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo menyatakan tahun 2023 menjadi waktu yang sangat baik untuk bangki...
Jum`at Curhat, Kapolres Aceh Utara santuni yatim piatu di Paya Bakong
Sabtu, 28 Januari 2023 - 21:56 WIB

Jum`at Curhat, Kapolres Aceh Utara santuni yatim piatu di Paya Bakong

Elshinta.com, Polres Aceh Utara mengelar kegiatan Jum`at curhat dan menyantuni puluhan anak yatim p...
PWI dan Poldasu koordinasi amankan HPN 2023
Sabtu, 28 Januari 2023 - 20:34 WIB

PWI dan Poldasu koordinasi amankan HPN 2023

Elshinta.com, Guna menyukseskan pengamanan Hari Pers Nasional (HPN) 2023, Direktur Intelkam Poldasu ...
Komunikasi publik perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman  
Sabtu, 28 Januari 2023 - 15:46 WIB

Komunikasi publik perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman  

Elshinta.com, Dalam rangka merayakan ulang tahun yang ketiga, Alika Communication menghadirkan acara...
Mendag temui harga beras masih tinggi
Sabtu, 28 Januari 2023 - 15:11 WIB

Mendag temui harga beras masih tinggi

Elshinta.com, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan masih menemui harga beras yang masih tinggi di Pasa...
Lampung sosialisasikan sistem reuse dan refill produk kurangi sampah
Sabtu, 28 Januari 2023 - 14:59 WIB

Lampung sosialisasikan sistem reuse dan refill produk kurangi sampah

Elshinta.com, Pemerintah Provinsi Lampung memberi sosialisasi serta edukasi penggunaan dan isi ulang...
Selamatkan sapi bali dengan pembibitan terencana
Sabtu, 28 Januari 2023 - 14:47 WIB

Selamatkan sapi bali dengan pembibitan terencana

Elshinta.com, Di tengah serbuan daging impor, Indonesia sebetulnya memiliki kekayaan plasma nuftah s...
Sosiolog UMM imbau stop berikan hadiah pada konten eksploitasi
Sabtu, 28 Januari 2023 - 14:35 WIB

Sosiolog UMM imbau stop berikan hadiah pada konten eksploitasi

Elshinta.com, Kepala Program Studi (Prodi) Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Luluk Dw...
Dinkes Kendari ajukan pengadaan stok vaksin dosis penguat kedua
Sabtu, 28 Januari 2023 - 13:59 WIB

Dinkes Kendari ajukan pengadaan stok vaksin dosis penguat kedua

Elshinta.com, Dinas Kesehatan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan saat ini sedang ...
BMKG keluarkan peringatan dini cuaca di NTB
Sabtu, 28 Januari 2023 - 13:35 WIB

BMKG keluarkan peringatan dini cuaca di NTB

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ...

InfodariAnda (IdA)