Dokter: Anak perlu dibiasakan beraktivitas fisik cegah osteoporosis

Elshinta
Minggu, 23 Oktober 2022 - 21:45 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Dokter: Anak perlu dibiasakan beraktivitas fisik cegah osteoporosis
Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Andi Kurniawan, SpKO dalam acara peringatan Hari Osteoporosis Nasional di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (23/10/2022) (ANTARA/Suci Nurhaliza)

Elshinta.com - Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Andi Kurniawan, SpKO mengatakan bahwa selain memenuhi asupan nutrisi, anak juga perlu dibiasakan beraktivitas fisik untuk mencegah terjadinya osteoporosis saat dia menginjak dewasa.

"Anak-anak itu justru harus disuruh bergerak, beraktivitas yang high impact," kata Andi saat bertemu media dalam acara Hari Osteoporosis Nasional di Jakarta, Minggu.

Andi yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) dan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi) itu menjelaskan bahwa manusia akan mengalami puncak kepadatan tulang pada usia 20-30 tahun. Untuk itu, seseorang perlu 'menabung tulang' sejak usia anak dan remaja, salah satunya dengan beraktivitas fisik.

Peran orang tua untuk mengajak anak beraktivitas fisik pun, kata dia, sangat diperlukan, apalagi di tengah pandemi COVID-19 yang membuat hampir semua aktivitas termasuk sekolah dilakukan secara daring sehingga anak-anak minim bergerak.

Menurutnya, 'menabung tulang' sejak usia anak dan remaja sangat baik sebab tulangnya masih dalam masa pertumbuhan. Sehingga, dengan memperbanyak aktivitas fisik maka pertumbuhan akan makin maksimal.

"Motoriknya juga makin bagus, kekuatan tulang juga akan makin makin bagus. Makanya ada istilah di International Osteoporosis Foundation (IOF), bahwa osteoporosis sebenarnya penyakit yang (penyebabnya) karena saat muda kepadatan tulangnya enggak maksimal," imbuh Andi.

Untuk itu, ia mengatakan, orang tua jangan terlalu banyak melarang saat anak aktif bergerak. Menurutnya, anak justru harus beraktivitas fisik dengan durasi dua kali lebih lama daripada orang dewasa.

"Jika aktivitas fisik (orang dewasa) itu 30 menit per hari, lima kali dalam seminggu, maka anak-anak itu 60 menit setiap hari. Artinya, anak-anak harus berolahraga dan bergerak itu dua kali lipatnya orang dewasa," kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

"Kadang orang tua cuma menyuruh anak minum susu, padahal aktivitas fisik anak juga harus benar-benar diperhatikan. Apalagi sekarang anak-anak itu les dan segala macam. Coba ikutkan mereka ke klub olahraga. Kita support untuk aktivitas apapun, pasti hasilnya akan bagus sekali," pungkas dia.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kemenkes imbau berikan anak porsi makan sesuai kelompok usianya
Selasa, 24 Januari 2023 - 00:59 WIB

Kemenkes imbau berikan anak porsi makan sesuai kelompok usianya

Elshinta.com, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta orang tua untuk memberikan asupan gizi anak d...
Dokter anak tak sarankan lato-lato dimainkan balita
Minggu, 15 Januari 2023 - 19:45 WIB

Dokter anak tak sarankan lato-lato dimainkan balita

Elshinta.com, Dokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak DR D. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH tak me...
Psikolog imbau tidak abaikan jika anak enggan masuk sekolah usai liburan
Rabu, 04 Januari 2023 - 02:53 WIB

Psikolog imbau tidak abaikan jika anak enggan masuk sekolah usai liburan

Elshinta.com, Psikolog anak, remaja dan keluarga Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd mengingatkan aga...
Penting bagi ibu untuk tak lupa baik pada diri sendiri
Sabtu, 24 Desember 2022 - 12:03 WIB

Penting bagi ibu untuk tak lupa baik pada diri sendiri

Elshinta.com, Psikolog Febria Indra Hastati mengingatkan para ibu untuk tak lupa berbuat baik pada d...
Tips tingkatkan suasana hati ibu demi hindari `bad day`
Rabu, 21 Desember 2022 - 13:15 WIB

Tips tingkatkan suasana hati ibu demi hindari `bad day`

Elshinta.com, Kebahagiaan yang dirasakan seorang ibu dapat memberikan energi positif untuk keluargan...
Empati kunci tumbuhkan rasa cinta terhadap keragaman
Selasa, 13 Desember 2022 - 08:47 WIB

Empati kunci tumbuhkan rasa cinta terhadap keragaman

Elshinta.com, Analis pendampingan belajar di Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidik...
Program KB harus diimbangi rencana masa depan anak
Selasa, 06 Desember 2022 - 13:46 WIB

Program KB harus diimbangi rencana masa depan anak

Elshinta.com, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RS Sari Asih Ciputat Kota Tangerang Selatan, ...
Anak tak aktif bisa jadi tanda sistem imunnya lemah
Sabtu, 03 Desember 2022 - 14:11 WIB

Anak tak aktif bisa jadi tanda sistem imunnya lemah

Elshinta.com, Gejala sistem imun anak lemah dapat diketahui misalnya, anak lemas, tidak aktif dan in...
Waspada diabetes jika anak sering mengompol
Sabtu, 03 Desember 2022 - 11:47 WIB

Waspada diabetes jika anak sering mengompol

Elshinta.com, Dokter Spesialis Anak Konsultan Endokrin Ghaisani Fadiana mengingatkan orang tua perlu...
Cara membangun ikatan antara orang tua dan buah hati
Sabtu, 26 November 2022 - 20:01 WIB

Cara membangun ikatan antara orang tua dan buah hati

Elshinta.com, Ikatan atau bonding antara orang tua dan anak sejak lahir merupakan hal penting yang...

InfodariAnda (IdA)