Top
Begin typing your search above and press return to search.

RSUI imbau masyarakat ikuti anjuran pemerintah

Elshinta.com, Pemerintah melalui Badan POM dan Kementerian Kesehatan terus memberikan informasi terkait perkembangan kasus Gagal Ginjal Akut anak yang diduga disebabkan oleh kandungan bahan kimia yang terdapat pada obat sirop.

RSUI imbau masyarakat ikuti anjuran pemerintah
X
Sumber foto: Yusuf/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah melalui Badan POM dan Kementerian Kesehatan terus memberikan informasi terkait perkembangan kasus Gagal Ginjal Akut anak yang diduga disebabkan oleh kandungan bahan kimia yang terdapat pada obat sirop.

Kepala Unit Farmasi dan Central Sterile Supply Department (CSSD) RS Universitas Indonesia, Apt. Nadia Farhanah mengatakan, dalam rangka menyikapi pembatasan penggunaan obat sirop, masyarakat sebaiknya mengikuti anjuran pemerintah dengan mencari alternatif bentuk sediaan obat, misalnya dalam bentuk tablet atau racikan.

”Kita ikut anjuran dari pemerintah karena saat ini pemerintah sudah mengeluarkan edaran bahwa penggunaan sirop sangat dibatasi sehingga ketika membutukan obat dalam bentuk sediaan sirop, upayakan untuk mencari bentuk sediaan lain, alternatifnya, misalnya dalam bentuk racikan, tablet, terutama untuk anak-anak, ini menjadi kekhawatiran mendapatkan sediaan yang sesuai dengan kebutuhan atau dosis,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Yusuf, Selasa (25/10).

Ia menambahkan, penggunaan obat harus bersumber dari lembaga resmi sehingga obat tersebut berada dibawah pengawasan oleh Badan POM. Sebab, jika sumber obat tidak jelas, maka dikhawatirkan kandungan bahan kimia pada obat berisiko bagi kesehatan.

“Dapatkan obat dari sumber yang resmi sehingga kalau obat tersebut beredar di Indonesia, pastinya sudah memiliki izin edar dan juga Badan POM melakukan pengawasan. Dikhawatirkan adalah kalau kita menggunakan obat-obat yang bukan secara resmi beredar di Indonesia. Itu dapat medapatkan risiko terkait dengan zat-zat yang terkandung di dalamnya. Lalu gunakan obat sesuai dengan aturan pakai yang memang direkomendasikan sehingga kalau kita menggunakan obat dengan dosis yang aman, efek yang diharapkan, kita dapatkan.” jelasnya.

Selain itu, penggunaan obat juga harus sesuai dengan dosis yang direkomendasikan sehingga efek yang diberikan sesuai dengan harapan dan tetap aman bagi tubuh. Nadia menambahkan, jika sesudah menggunakan obat dan merasakan reaksi yang tidak diinginkan, maka masyarakat segera melakukan pemeriksaan ke dokter atau apoteker pemberi obat. Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang atau tidak panik dalam menghadapi situasi saat ini.

“Apabila setelah menggunakan obat, diarasakan ada reaksi atau respons yang tidak diinginkan, segera laporkan ke dokter atau apoteker pemberi obat tersebut. Yang menjadi kunci utama adalah jangan panik menghadapi hal yang mungkin masih perlu mendapat informasi yang pasti,” tutup Nadia.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire