IDI gelar pengobatan massal untuk warga terdampak banjir Aceh Utara
Elshinta.com, - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh Utara, bekerjasama dengan Ikatan Internist Alumni Unsyiah (Illunia), Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Aceh, Persatuan Ahli Bedah Indonesia (PABI) cabang Aceh dan Polres setempat, menggelar kegiatan Pengobatan Massal di Gampong Nga LT Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara, Rabu (26/10/2022).

Elshinta.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh Utara, bekerjasama dengan Ikatan Internist Alumni Unsyiah (Illunia), Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Aceh, Persatuan Ahli Bedah Indonesia (PABI) cabang Aceh dan Polres setempat, menggelar kegiatan Pengobatan Massal di Gampong Nga LT Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara, Rabu (26/10/2022).
Ketua IDI Cabang Aceh Utara, dr. Harry Laksamana,mengatakan,kegiatan pengobatan massal pasca banjir dalam rangka memeriahkan HUT IDI ke-72, merupakan kegiatan kedua, sebelumnya di terminal Lhoksukon dan hari ini di Gampong Nga LT Kecamatan Lhoksukon sedangkan kegiatan kemanusian ini akan terus berlanjut ke sejumlah desa yang sebelumnya terdampak banjir.
“Dalam kegiatan pelayanan kesehatan ini melibatkan 12 dokter yang tergabung dalam IDI cabang Aceh Utara, tiga diantaranya dokter spesialis yaitu dokter spesialis penyakit dalam, dr. Afrizal Sp.pd, dokter spesialis jiwa, dr. Mariati Sp. KJ dan dokter spesialis bedah, dr. Khalilul Akbar sp. B, termasuk dibantu tenaga medis dari Dokkes Polres Aceh Utara.” kata Harry Laksamana seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Kamis (27/10).
Kata Harry,pengobatan massal ini tidak hanya diperuntukkan untuk masyarakat terdampak banjir, Namun untuk masyarakat umum juga mendapatkan pelayanan kesehatan ini, rata-rata mengeluhkan penyakit kulit, flu, demam, diare dan lainnya.
“Dalam kesempatan ini, kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat, agar untuk tetap menjaga kesehatan di musim pancaroba seperti ini, kami berharap dengan adanya pengobatan gratis ini masyarakat bisa terbantu kesehatannya, sehingga tidak ada warga yang terserang penyakit yang bisa menular,” pungkasnya.