Tim rival memandang Red Bull harusnya dapat penalti lebih berat

Elshinta
Minggu, 30 Oktober 2022 - 11:15 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Tim rival memandang Red Bull harusnya dapat penalti lebih berat
Kru tim Red Bull mendorong mobil Sergio Perez ke pit saat latihan bebas Grand Prix Meksiko, Autodromo Hermanos Rodriguez. (28/10/2022) (AFP/ALFREDO ESTRELLA)

Elshinta.com - Sejumlah tim rival Red Bull pada Sabtu menyatakan hukuman yang diberikan atas pelanggaran batas bujet 145 juta dolar AS untuk musim lalu "sangat terbatas" dan kemungkinan tak memberikan efek jera bagi tim yang melanggar.

Ferrari, Mercedes, dan McLaren menjadi tiga tim yang vokal menyuarakan keberatannya tersebut menyusul keputusan federasi otomotif internasional FIA yang menjatuhkan denda tujuh juta dolar kepada Red Bull serta pemotongan 10 persen alokasi waktu riset aerodinamika bagi tim juara dunia itu.

Bos tim Red Bull Christian Horner pada hari sebelumnya mengatakan sanksi tersebut "sangat besar" dan "keras", gambaran yang justru dicemooh oleh sejumlah pihak di paddock Grand Prix Meksiko.

Direktur balap Ferrari Laurent Mekies seperti dikutip AFP mengatakan tim Italia itu merasakan hukuman tersebut tidak sepadan dengan pelanggaran yang dilakukan.

Sedangkan bos tim McLaren Andreas Seidl sangat kecewa dengan hasil itu sehingga ia tidak mau mendengarkan reaksi Horner.

"Saya tidak mendengarkan itu karena saya bisa membayangkan itu satu lagi dongeng belaka," kata Seidl. "Saya tak tertarik dengan itu.

"Pada akhirnya, sisi positifnya, saya kira bagus melihat FIA melakukan tugas yang baik dalam hal audit. Sembilan tim mematuhi aturan itu dan jelas satu tim melakukan pelanggaran, jadi itu hasil yang positif.

"Tapi, sisi negatifnya, juga jelas bahwa, dari sudut pandang saya, penalti itu tidak pas dengan pelanggarannya. Saya berharap ke depan kita memiliki penalti yang lebih berat diterapkan."

Kepada Sky Sports Italia, Mekies menggambarkan apa yang bisa dilakukan suatu tim dengan kelebihan setengah juta dolar hingga tiga juta dolar dalam anggarannya per musim.

"Dia juta adalah jumlah yang sangat banyak dan kami telah mengutarakan pendapat kami terkait hal ini," kata Mekies.

"Kami di Ferrari mengira jumlah tersebut sebanding dengan (peningkatan kecepatan) sepersekian detik, jadi mudah memahami bahwa angka-angka ini dapat memberi dampak nyata terhadap hasil dari balapan dan mungkin kejuaraan.

"Soal penaltinya, kami tidak senang dengan itu, untuk dua alasan penting. Yang pertama adalah kami di Ferrari tidak paham bagaimana pengurangan 10 persen dapat sesuai dengan jumlah lap time yang sama.

"Lebih lanjut, ada masalah lagi dalam hal itu, karena tidak ada pengurangan batas bujet dalam penalti, efek dasarnya adalah mendorong kompetitor menghabiskan uang ke tempat lain.

"Akan ada kebebasan mutlak dalam menggunakan uang yang tidak lagi dihabiskan untuk penggunaan terowongan angin karena pengurangan 10 persen tersebut, bisa digunakan untuk memangkas beban mobil atau mungkin ke tempat lain."

Horner, sementara itu, mengklaim Red Bull bisa kehilangan setengah detik setiap lapnya pada musim depan dampak dari penalti tersebut, tapi itu dibantah oleh direktur teknis trackside Mercedes Andrew Shovlin.

"Mungkin dua persekian detik paling banyak yang lebih realistis," kata Shovlin. "Mengurangi waktu (di terowongan angin) memang membatasi kebebasan Anda dalam mengembangkan konsep, tapi kami berada dalam regulasi yang dieksplorasi dengan sangat baik saat ini.

"Anda harus benar-benar lebih efisien, tapi apabila disebut setengah detik, yang saya dengar, maka tim yang berada di papan bawah akan lebih lambat tiga detik daripada mereka yang berada di depan dan itu jelas bukan menjadi alasannya."

Bos F1 Stefano Domenicalli bertahan membela hukuman tersebut, dalam sesi wawancara dengan AFP. "FIA telah mengambil keputusan, pada dasarnya teknis, bahwa kami harus menghargai dan sekarang melihat apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan sistem ini," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Ferrari bidik gelar juara di Formula 1 musim 2023
Jumat, 27 Januari 2023 - 11:55 WIB

Ferrari bidik gelar juara di Formula 1 musim 2023

Elshinta.com, Bos Scuderia Ferrari Frederic Vasseur mengatakan ia menargetkan tim untuk berdiri di p...
Hamilton sebut balapan jadi caranya meluapkan emosi
Rabu, 25 Januari 2023 - 12:47 WIB

Hamilton sebut balapan jadi caranya meluapkan emosi

Elshinta.com, Pembalap Formula 1 Lewis Hamilton mengungkapkan balapan menjadi `kekuatan supernya` da...
Alfa Romeo bersiap luncurkan mobil baru C43 jelang Formula 1 2023
Senin, 23 Januari 2023 - 10:07 WIB

Alfa Romeo bersiap luncurkan mobil baru C43 jelang Formula 1 2023

Elshinta.com, Tim Alfa Romeo bersiap untuk meluncurkan mobil baru mereka, C43, jelang musim Formula ...
Hamilton, Verstappen berpotensi salip rekor Schumacher pada 2023
Sabtu, 21 Januari 2023 - 10:27 WIB

Hamilton, Verstappen berpotensi salip rekor Schumacher pada 2023

Elshinta.com, Dua pebalap Formula 1 seperti Lewis Hamilton dan Max Verstappen berpotensi untuk menya...
Ferrari konfirmasi pebalap cadangan dan pengembangan F1 2023
Jumat, 20 Januari 2023 - 16:54 WIB

Ferrari konfirmasi pebalap cadangan dan pengembangan F1 2023

Elshinta.com, Ferrari telah menunjuk empat pebalap cadangan dan pengembangan Formula 1 untuk tahun i...
Formula 1 akan selenggarakan 23 balapan pada 2023
Rabu, 18 Januari 2023 - 08:35 WIB

Formula 1 akan selenggarakan 23 balapan pada 2023

Elshinta.com, Formula 1 akan menyelenggarakan 23 balapan pada 2023 setelah memutuskan tidak akan men...
Andretti dapat dukungan Cadillac untuk ikuti Formula 1
Jumat, 06 Januari 2023 - 09:17 WIB

Andretti dapat dukungan Cadillac untuk ikuti Formula 1

Elshinta.com, Andretti Global menggencarkan upayanya untuk bisa berpartisipasi ke Formula 1 setelah ...
McLaren angkat Stella sebagai kepala tim
Selasa, 13 Desember 2022 - 19:39 WIB

McLaren angkat Stella sebagai kepala tim

Elshinta.com, McLaren mengangkat Andrea Stella sebagai kepala tim Formula 1 mereka untuk musim 2023,...
Mobil Formula 1 Alpine telihat menjanjikan bagi Pierre Gasly
Rabu, 23 November 2022 - 07:31 WIB

Mobil Formula 1 Alpine telihat menjanjikan bagi Pierre Gasly

Elshinta.com, Pebalap Prancis Pierre Gasly langsung terkesan dengan mobil Formula 1 Alpine saat menj...
Suatu kehormatan membalap untuk Aston Martin, kata Alonso
Rabu, 23 November 2022 - 06:45 WIB

Suatu kehormatan membalap untuk Aston Martin, kata Alonso

Elshinta.com, Fernando Alonso menggambarkan pengalaman yang sangat spesial ketika ia untuk pertama k...

InfodariAnda (IdA)