Pencatatan hak cipta meningkat 47 persen 

Elshinta
Senin, 31 Oktober 2022 - 18:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Pencatatan hak cipta meningkat 47 persen 
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, mengungkapkan bahwa pencanangan tahun hak cipta berhasil meningkatkan jumlah pencatatan ciptaan selama 2022. Hal ini tak lepas dari peran sistem Persetujuan Otomatis Pencatatan Hak Cipta (POP HC) yang dirilis sejak akhir 2021. 

“Kami sampaikan bahwa pencatatan ciptaan melalui Sistem POP HC per 26 Oktober 2022 sebanyak 80.985 permohonan. Dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 54.989, hal ini menunjukkan angka yang telah meningkat drastis sampai 47%,” kata Yasonna pada Festival Karya Cipta Anak Negeri yang digelar di Werdhi Budaya Art Center Bali pada 30 Oktober 2022.

Menurut Yasonna, kesuksesan ini terletak pada inovasi penyelesaian pencatatan hak cipta yang awalnya perlu rata-rata 23 hari menjadi 10 menit. Ini merupakan bentuk pelayanan prima untuk publik.

Ia merasa bahwa inovasi ini telah memberikan dampak yang luar biasa untuk para kreator, seniman, pelaku ekonomi kreatif dalam melindungi karya ciptanya serta memberikan jaminan pelindungan hukum sebagai bukti kepemilikan atas karya cipta yang dihasilkan.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Plt. Dirjen KI) Razilu menambahkan bahwa POP HC telah diluncurkan sejak 20 Desember 2021.

Sejak penetapan Tahun Hak Cipta, DJKI juga secara rutin menggelar Webinar POP HC dengan tema yang berbeda berdasarkan pada jenis-jenis ciptaan yang dilindungi. Webinar tersebut sudah dilaksanakan sebanyak sembilan kali dan diikuti 13.518 peserta secara virtual.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendiskusikan, mendapatkan masukan, sekaligus ajang sosialisasi terkait hak cipta kepada masyarakat,” kata Razilu seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Senin (31/10). 

Sementara itu, pencanangan Tahun Hak Cipta sendiri sebelumnya dilakukan karena melihat tingginya geliat ekonomi kreatif khususnya dari para kreator hak cipta dalam beberapa tahun terakhir yang menunjukkan sumbangsih luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi nasional. 

Oleh karena itu, Festival Karya Cipta Anak Negeri diselenggarakan sebagai sarana memicu kreativitas para seniman, utamanya seniman muda, sehingga ekosistem kreasi konten di Indonesia semakin maju dan semakin banyak konten yang memperkenalkan budaya Indonesia. 

“Selain memberikan apresiasi kepada para kreator, seniman atau pelaku ekonomi kreatif,  festival ini diharapkan memberikan keuntungan nyata bagi masyarakat di sekililingnya. Saya harap masyarakat ikut merasakan geliat aktivitas seni budaya yang ditampilkan,” kata Yasonna. 

Gubernur Bali Wayan Koster juga menjelaskan Bali adalah wilayah yang sangat kaya akan karya intelektual. Menurutnya, dulunya Bali masih belum terlalu peduli tentang kekayaan intelektual.

“Dulu Bali itu pencarian utamanya belum kekayaan intelektual, masih pertanian dan perikanan. Namun setelah saya mendapatkan amanat menjadi Gubernur Bali, saya berpartner dengan Pak Yasonna dan telah berhasil mendapatkan 260 sertifikat kekayaan intelektual,” kata Wayan Koster. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri yang telah dengan cepat memberikan pelayanan kekayaan intelektual pada masyarakat Bali. Ini penting agar budaya kita, seperti Tari Pendet, tidak diklaim oleh pihak lain,” lanjutnya.

Kekayaan intelektual Komunal (KIK) Bali antara lain Garam Amed, Garam Kusama, Kopi Kintamani dan banyak lainnya. Bali juga memiliki KIK berupa Kain Endek Bali dan Songket Bali. Provinsi Bali memiliki Badan Riset dan Inovasi Daerah Bali untuk mempercepat pelindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual. 

Pada acara ini, Menkumham Yasonna juga memberikan sepuluh piagam dalam rangka penghargaan Tahun Hak Cipta.

Adapun daftar penerima penghargaan yaitu, Gubernur Provinsi Bali Wayan Koster, penyanyi Firman Siagian, penyair M. Aan Mansyur, penari Ni Ketut Arini, serta komikus sekaligus animator Faza Ibnu Ubaidillah dinilai telah berkontribusi besar pada peningkatan kekayaan intelektual di bidangnya masing-masing yaitu pelayanan KI, sastra, seni tari, komik dan animasi. 

Selain itu, seniman patung I Wayan Winten, pelukis ekspresionis dan romantisme Affandi Koesoema, pasangan penulis buku Ayudia Bing Slamet dan Muhammad Pradana Budiarto (Ditto), penyanyi keroncong Sundari Soektjo, serta sineas Usmar Ismail juga mendapatkan piagam penghargaan atas kontribusi mereka di bidangnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Sopir sedan mewah resmi ditahan Polres Cianjur
Senin, 30 Januari 2023 - 17:19 WIB

Sopir sedan mewah resmi ditahan Polres Cianjur

Elshinta.com, Polres Cianjur, Jawa Barat, secara resmi menahan sopir sedan mewah atas nama Sugeng Gu...
Jaksa tolak pembelaan Putri Candrawathi
Senin, 30 Januari 2023 - 15:35 WIB

Jaksa tolak pembelaan Putri Candrawathi

Elshinta.com, Tim Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir N...
Polisi jerat empat ABK asal Sulawesi pasal penyelundupan manusia
Senin, 30 Januari 2023 - 14:08 WIB

Polisi jerat empat ABK asal Sulawesi pasal penyelundupan manusia

Elshinta.com, Kepolisian Resor Rote Ndao, Polda Nusa Tenggara Timur menjerat empat anak buah kapal (...
Polda Metro bentuk tim pencari fakta kasus kecelakaan mahasiswa UI
Senin, 30 Januari 2023 - 13:47 WIB

Polda Metro bentuk tim pencari fakta kasus kecelakaan mahasiswa UI

Elshinta.com, Polda Metro Jaya membentuk tim pencari fakta terkait kasus kecelakaan yang menewaskan ...
Enam WNA India yang terdampar di Rote ditempatkan di Rudenim
Senin, 30 Januari 2023 - 12:14 WIB

Enam WNA India yang terdampar di Rote ditempatkan di Rudenim

Elshinta.com, Sebanyak enam orang warga negara asing (WNA) asal India dititipkan di Rumah Detensi Im...
30 Januari 1942: Invasi Jepang atas koloni Belanda di Indonesia
Senin, 30 Januari 2023 - 06:00 WIB

30 Januari 1942: Invasi Jepang atas koloni Belanda di Indonesia

Pada 30 Januari 1942, awal invasi Jepang atas koloni Belanda di Indonesia pada awal Perang Dunia II...
Polisi amankan 107 orang usai aksi unjuk rasa ricuh di Kota Malang
Minggu, 29 Januari 2023 - 23:15 WIB

Polisi amankan 107 orang usai aksi unjuk rasa ricuh di Kota Malang

Elshinta.com, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota mengamankan 107 orang usai kericuhan yang...
Polda Jabar masukkan sopir sedan mewah dalam DPO
Minggu, 29 Januari 2023 - 12:56 WIB

Polda Jabar masukkan sopir sedan mewah dalam DPO

Elshinta.com, Kepolisian Daerah Jawa Barat memasukkan sopir sedan merek Audi tipe A6 bernopol palsu ...
Kementerian Sosial utus tim tangani kasus kekerasan anak di Kubu Raya
Minggu, 29 Januari 2023 - 04:27 WIB

Kementerian Sosial utus tim tangani kasus kekerasan anak di Kubu Raya

Elshinta.com, Kementerian Sosial telah mengutus tim untuk menangani kasus kekerasan fisik dan seksua...
Polisi tangani dugaan oknum guru SD cabuli siswa di Trenggalek
Minggu, 29 Januari 2023 - 01:11 WIB

Polisi tangani dugaan oknum guru SD cabuli siswa di Trenggalek

Elshinta.com, Aparat Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek menangani kasus dugaan oknum guru yang men...

InfodariAnda (IdA)