Jateng turunkan angka stunting dari 37 persen menjadi 20 persen

Elshinta
Rabu, 02 November 2022 - 17:12 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Jateng turunkan angka stunting dari 37 persen menjadi 20 persen
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Penanganan stunting (anak kekurangan gizi sehingga pertumbuhan tubuhnya terbambat) di Jawa Tengah menjadi prioritas. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mengeluarkan program `Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5ng)` untuk mengatasi persoalan Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Bayi, dan stunting.

Program ini ternyata berhasil menurunkan angka stunting di Jawa Tengah. Tahun 2013 saat Ganjar mulai menjabat, angka stunting di Jateng mencapai 37 persen. Jumlah itu turun menjadi 20 persen di tahun 2021. Diharapkan angka stunting terus menurun sehingga balita Jateng benar-benar bebas dari stunting.

Oleh karena itu Ganjar Pranowo merasa senang ketika melihat kegiatan penanganan stunting di Desa Larangan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Rabu (2/11). Poyandu di desa itu menciptakan program Dahyat, yaitu Dapur Sehat Atasi Stunting. Di sana warga sangat kompak untuk bergotong royong menyelesaikan stunting.

Mereka membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan didukung anggaran dari dana desa. Desa tersebut juga punya program bapak asuh anak stunting dengan anggaran swadaya. Selain itu didukung program Dahsyat.

Ganjar menyemangati agar warga lebih sistematis dan lebih giat menyelesaikan kasus stunting. Ia percaya warga mampu melakukan hal tersebut.

"Saya senang melihat kekompakan warga mengatasi stunting. Di Brebes ini karena potensi stuntingnya tinggi, maka kerja kita mesti lebih keras lagi, lebih sistematis lagi. Dengan melihat ini, saya percaya penanganan stunting berjalan baik," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto.

Sosialisasi terus dilakukan di Brebes. Baik pada ibu hamil, menyusui bahkan pasangan yang akan menikah. Saat mengecek kegiatan Posyandu itu, Ganjar menemukan ada pasangan yang akan menikah dan dilakukan assesment.

"Tadi dikasih contoh saya senang, dua anak muda yang mau menikah. Mereka dicek. Mulai cek darah dan tensi dan lainnya. Perempuannya biasanya ada anemia dan dikasih vitamin. Artinya sebenarnya pemerintah mulai dari desa, kecamatan juga, terus kemudian di puskesmas mereka semua bisa memberikan informasi yang benar," ucapnya.

Sementara itu, salah satu kader Posyandu Desa Larangan, Kartiti mengatakan, ada 34 anak stunting di desanya. Mereka semua sudah ditangani dan dipantau asupan gizinya tiap hari.

Selain itu, kader Posyandu juga selalu mensosialisasikan tentang pentingnya menjaga kesehatan bagi ibu hamil dan menyusui. Setiap ada pasangan yang mau menikah, juga dilakukan sosialisasi serta tes kesehatan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Angka stunting tinggi, PDIP beri pelatihan memasak warga Terban, Yogyakarta
Selasa, 24 Januari 2023 - 13:56 WIB

Angka stunting tinggi, PDIP beri pelatihan memasak warga Terban, Yogyakarta

Elshinta.com, Kasus stunting di Yogyakarta sampai saat ini masih banyak ditemukan. Di kelurahan Ter...
 Kejar target nasional penurunan stunting, Ganjar galakkan pencegahannya sedini mungkin
Senin, 23 Januari 2023 - 15:05 WIB

Kejar target nasional penurunan stunting, Ganjar galakkan pencegahannya sedini mungkin

Elshinta.com, Dalam rangka percepatan penurunan angka stunting, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganja...
Berapa kalori yang ditambahkan pada wanita hamil?
Rabu, 18 Januari 2023 - 15:57 WIB

Berapa kalori yang ditambahkan pada wanita hamil?

Elshinta.com, Dokter spesialis gizi klinik dr Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, Sp.GK mengatakan tamba...
Kejari Aceh Utara tutup Program Adhyaksa Peduli Stunting tahun 2022 
Minggu, 25 Desember 2022 - 16:07 WIB

Kejari Aceh Utara tutup Program Adhyaksa Peduli Stunting tahun 2022 

Elshinta.com, Kejaksaan Negeri Aceh Utara laksanakan penutupan program Adhyaksa Peduli Stunting tahu...
Cegah stunting, Ganjar sosialisasikan `Jo Kawin Bocah`
Kamis, 08 Desember 2022 - 18:45 WIB

Cegah stunting, Ganjar sosialisasikan `Jo Kawin Bocah`

Elshinta.com, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mensosialisasikan gerakan `Jo Kawin Bocah...
Ibu hamil dianjurkan jalani pemeriksaan untuk deteksi penularan HIV
Jumat, 02 Desember 2022 - 17:58 WIB

Ibu hamil dianjurkan jalani pemeriksaan untuk deteksi penularan HIV

Elshinta.com, Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita dr. Dwinanda Aidina...
Ibu hamil derita HIV/AIDS berisiko lahirkan anak stunting
Sabtu, 19 November 2022 - 13:26 WIB

Ibu hamil derita HIV/AIDS berisiko lahirkan anak stunting

Elshinta.com, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi ...
Infeksi saluran kemih pada ibu hamil bisa akibatkan ketuban pecah dini
Jumat, 18 November 2022 - 09:23 WIB

Infeksi saluran kemih pada ibu hamil bisa akibatkan ketuban pecah dini

Elshinta.com, Dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr. Muhammad Fadli Sp.OG mengatakan ibu hamil...
UNICEF: Minuman soda tidak memperlancar siklus menstruasi
Kamis, 17 November 2022 - 23:11 WIB

UNICEF: Minuman soda tidak memperlancar siklus menstruasi

Elshinta.com, Koordinator OKY UNICEF, Melania Niken Larasati meluruskan berbagai mitos terkait menst...
Dokter: Membersihkan organ reproduksi wanita cukup dengan air mengalir
Jumat, 11 November 2022 - 14:35 WIB

Dokter: Membersihkan organ reproduksi wanita cukup dengan air mengalir

Elshinta.com, Dokter umum Puskesmas kecamatan Kelapa Gading Retno Ayu Wulandari mengatakan membersih...

InfodariAnda (IdA)