Selaras Global Goals 2030, Pertamina Retail gulirkan program Agriculture Hafidz Entrepreneur School
Elshinta.com, Berprinsip kepada Global Goals 2030 atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang merupakan pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan antarnegara.

Elshinta.com - Berprinsip kepada Global Goals 2030 atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang merupakan pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan antarnegara.
Disebutkan Direktur Keuangan & Umum PT Pertamina Retail, Bambang Widjanarko, Pertamina Retail ikut terlibat membuat perubahan-perubahan yang bergeser ke arah pembangunan berkelanjutan yang memiliki fokus guna mendorong pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup," ujar Bambang Wijanarko menjelaskan program Pertamina Retail Agriculture Hafidz seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Hendrik I Raseukiy, Sabtu (5/11).
Pertamina Retail sebagai anak perusahaan Pertamina yang mengelola Stasiun Pengisian BBM Umum (SPBU) yang tersebar di seluruh Indonesia dalam pengoperasiannya juga memberikan manfaat kepada masyarakat.
Diantaranya, baru saja dilakukan kepada Panti Asuhan Wisma Karya Bakti yang beralamat di Jalan Raya Curug No.02, Curug, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.
Pertamina Retail Agriculture Hafidz Entrepreneur School adalah sebuah program CSR yang digagas oleh PT Pertamina Retail untuk melanjutkan program yang berkesinambungan dengan PT Pegadaian yang sudah menjalankannya terlebih dahulu.
Selain itu, Bambang juga berharap agar Panti Asuhan Wisma Karya Bakti menjadi Panti Asuhan yang mandiri dari segi ketahanan pangan dan kebutuhan sehari-hari.
"Panti Asuhan Wisma Karya Bakti menjadi Panti Asuhan percontohan, dan ke depan sebagai tempat wisata edukasi untuk masyarakat luas," kata Bambang.
Senada dengan itu, Mery Andriati Surya dari divisi CSR PT Pegadaian menyampaikan, kolaborasi ini bisa memberikan kemanfaatan kepada Panti Asuhan.
"Ke depan, ini akan menjadi panti asuhan yang Mandiri, yang tidak bergantung pada lingkungannya. Namun sebaliknya, anak-anak inilah yang akan memberikan manfaatnya kepada lingkungan di sekitarnya," tutur Mery.
Koordinator Penata Kelola Perusahaan Madya Kementerian BUMN Teddy Poernama mengatakan bahwa Pertamina Retail sebagai entitas bisnis perusahaan BUMN ke depan harus bertransformasi dalam bentuk bantuan yang berkelanjutan.
"Karena Perusahaan-perusahaan BUMN dan anak usahanya mempunyai kewajiban dan tanggung jawab dalam rangka mensejahterakan masyarakat yang berada di wilayah kerjanya," terang Teddy.