Ribuan korban banjir di Besitang masih berada di pengungsian  

Elshinta
Sabtu, 05 November 2022 - 19:44 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Ribuan korban banjir di Besitang masih berada di pengungsian  
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak 1.896 rumah warga di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat, Sumut terendam banjir. Sementara  jumlah pengungsi 1.653 KK dari dua desa dan tiga kelurahan.  

Sementara itu warga yang terdampak banir yakni Desa Sekoci, terdapat 733 KK yang terdampak banjir. Namun ada 481 KK terdampak banjir saat ini air sudah berangsur surut dengan ketinggian  bervariasi antara 80-100 cm. Kemudian 136 KK masih terendam dengan debit air yang tinggi. Sedangkan yang mengungsi di tenda pengungsian yang disediakan pemerintah ada 50 KK, dan 66 KK mengungsi dirumah keluarga dan kerabat. 

Selain pemukiman warga terdapat fasilitasi umum dan rumah ibadah di Desa Sekoci turut terdampak banjir. Diantaranya dua unit SD Negeri, satu unit madrasah, satu unit Pustu, dua unit masjid, tiga unit mushollah, dan empat unit gereja. 

"Ada juga lahan pertanian warga terendam banjir, yaitu lahan sawah seluas 60 Ha dan tanaman palawija seluas 2 Ha. Untuk Desa Sekoci terdapat lima titik posko/dapur umum dan tujuh titik tempat  pengungsian yang sudah disiapkan BPBD Langkat," kata Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Langkat, Syahmadi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Sabtu (5/11).

Kelurahan Bukit Kubu ada 560 KK terdampak banjir dengan ketinggian air 100 cm. Kelurahan Kampung Lama terdapat 368 KK terdampak banjir. Masih bertahan dirumah ada sekitar 357 KK dan selebihnya 11 KK mengungsi ke rumah kerabat dan keluarga.

"Sedangkan warga terdampak banjir lainnya berada di Desa Bukit Mas dan Kelurahan Pekan Besitang," ungkap Syahmadi. 

Kalakhar BPBD Langkat, Irwan Syahri memaparkan kronologis banjir. Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan debit air sungai  meningkat, sehingga air masuk ke pemukiman warga. Sementara Kecamatan Tanjungpura, banjir disebabkan air  mengalir perlahan ke saluran pembuangan, sehingga air masih menggenangi pemukiman warga. Debit air sungai Batang Serangan yang saat ini masih tinggi, juga salah satu penyebab banjir.

"Saat ini masyarakat masih dapat melaksanakan kegiatan sehari-hari, namun terbatas akibat masih banjir," terangnya. 

Upaya yang dilakukan pihaknya pada penanganan banjir ini terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa. Berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan melalui UPT Puskesmas untuk pelayanan kesehatan.

Memonitor prakiraan cuaca dan peringatan dini dari website BMKG dan menyampaikan kepada pihak kecamatan atau pihak desa. Mendirikan tenda pengungsi di Desa Sekoci Kecamatan Besitang. Menyediakan bantuan kebutuhan dasar berupa logistik bagi warga yang mengungsi di posko pengungsian. Melaksanakan posko siaga bencana di Kantor BPBD Langkat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Akses utama ke wisata Sabang lumpuh total akibat belasan titik longsor
Senin, 30 Januari 2023 - 16:17 WIB

Akses utama ke wisata Sabang lumpuh total akibat belasan titik longsor

Elshinta.com, Belasan titik ruas jalan menuju kawasan wisata Iboih, Kota Sabang, Aceh, tertimbun tan...
 Pasca banjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 hilang 
Senin, 30 Januari 2023 - 11:05 WIB

Pasca banjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 hilang 

Elshinta.com, Pasca banjir melanda Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu (21/1/2023) lalu, 85 unit rumah ...
Gempa magnitudo 5,0 landa Melonguane Sulut, tidak berpotensi tsunami
Senin, 30 Januari 2023 - 06:01 WIB

Gempa magnitudo 5,0 landa Melonguane Sulut, tidak berpotensi tsunami

Elshinta.com, Gempa bumi dengan magnitudo 5,0 melanda Melonguane Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pa...
Satu unit rumah di Tangerang roboh akibat angin kencang
Minggu, 29 Januari 2023 - 21:44 WIB

Satu unit rumah di Tangerang roboh akibat angin kencang

Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten melap...
 PMI Kabupaten Aceh Utara berikan 300 seragam sekolah anak korban banjir
Minggu, 29 Januari 2023 - 18:57 WIB

PMI Kabupaten Aceh Utara berikan 300 seragam sekolah anak korban banjir

Elshinta.com, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara menyalurkan 300 seragam sekolah untu...
Bantuan Masa Panik ke 5 diberikan untuk kabupaten terdampak banjir Aceh
Minggu, 29 Januari 2023 - 15:57 WIB

Bantuan Masa Panik ke 5 diberikan untuk kabupaten terdampak banjir Aceh

Elshinta.com, Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman yang biasa dikenal Haji Uma peduli banjir di Aceh...
 Pascabanjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 rumah hilang
Minggu, 29 Januari 2023 - 15:13 WIB

Pascabanjir Aceh Utara, 85 rumah warga Leubok Pusaka rusak, 25 rumah hilang

Elshinta.com, Pasca banjir melanda Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu (21/1) lalu, 85 unit rumah war...
 Pasca banjir, pasukan Brimob lakukan bersih-bersih di Mahawu dan Bailang
Minggu, 29 Januari 2023 - 15:06 WIB

Pasca banjir, pasukan Brimob lakukan bersih-bersih di Mahawu dan Bailang

Elshinta.com, Pasca bencana banjir yang merendam sebagian wilayah Kota Manado pada Jumat (27/1/2023)...
BMKG ingatkan waspadai dampak hujan dan angin kencang di Bali sampai 30 Januari
Sabtu, 28 Januari 2023 - 22:07 WIB

BMKG ingatkan waspadai dampak hujan dan angin kencang di Bali sampai 30 Januari

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengimbau warga waspada dan berhati-hati ...
Ratusan personel Polri bantu evakuasi korban banjir dan tanah longsor di Kota Manado
Sabtu, 28 Januari 2023 - 21:34 WIB

Ratusan personel Polri bantu evakuasi korban banjir dan tanah longsor di Kota Manado

Elshinta.com, Personel Polri bersama TNI, Basarnas dan sejumlah instansi lainnya melakukan evakuasi ...

InfodariAnda (IdA)