BPIP: Pemindahan IKN komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan

Elshinta
Sabtu, 05 November 2022 - 21:10 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
BPIP: Pemindahan IKN komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Sekretaris Pribadi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Achmad Uzair mengatakan bahwa pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur merupakan komitmen pemerintah dalam melakukan pemerataan pembangunan.

"Kebijakan pemindahan IKN adalah salah satu bentuk komitmen nyata pemerintah untuk membenahi kesenjangan pembangunan antarwilayah," katanya dalam kegiatan Symposium on State Ideology and International Conference on Digital Humanities 2022 di Institut Teknologi Bandung, dikutip dari keterangan tertulis BPIP di Yogyakarta, Sabtu (5/11).

Menurut ia, salah satu tantangan Visi Indonesia Maju 2045 adalah masih kurangnya pemerataan pembangunan. Pada tingkat regional, hal ini di antaranya ditunjukkan adanya perbedaan indeks pembangunan manusia yang cukup tajam antara daerah di Jawa dan luar Jawa.

"Kesenjangan ini terjadi karena dalam sejarah kebijakan pembangunan infrastruktur di luar Jawa kurang mendapatkan dukungan," katanya.

Uzair yang merupakan lulusan Universitas Erasmus Belanda dan Universitas Flinders Australia dengan spesialisasi analisis kebijakan publik ini mengatakan bahwa pemerataan pembangunan adalah salah satu tantangan terpenting yang dihadapi Indonesia saat ini.

"Jarak yang cukup jauh antara skor pembangunan manusia Kota Yogyakarta dan Kabupaten Nduga, Papua, serta terbatasnya akses komunikasi digital yang dihadapi lebih dari 94 juta penduduk di berbagai daerah terpencil adalah tantangan pemerataan pembangunan yang harus dimitigasi pemerintah," katanya.

Uzair juga mengatakan tantangan kebangsaan selayaknya menjadi dasar transformasi kebijakan dengan mengoptimalkan manfaat pembangunan yang sudah ada, seperti halnya konsep Society 5.0 yang digagas oleh Pemerintah Jepang.

Menurut Uzair, gagasan Society 5.0 berangkat dari kebutuhan untuk refleksi atas perkembangan teknologi dan perannya dalam menjawab tantangan masyarakat Jepang.

"Jepang menghadapi tantangan yang spesifik, seperti menurunnya angka kelahiran, populasi yang menua dan meningkatnya biaya jaminan sosial. Untuk mengubah kebijakan yang berorientasi pada penanganan tantangan-tantangan tersebut, Jepang muncul dengan konsep Society 5.0," katanya.

Menurut ia, visi Indonesia 2045 adalah konsep serupa yang berusaha mengatasi tantangan-tantangan kebangsaan.

Konferensi yang diselenggarakan atas kerja sama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Institut Teknologi Bandung tersebut dibuka oleh Kepala BPIP Yudian Wahyudi pada Kamis (3/11) dan ditutup pada Sabtu (5/11).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Muhammdiyah Kutai Kartanegara yakin IKN bakal dorong kemajuan SDM lokal
Sabtu, 04 Februari 2023 - 13:05 WIB

Muhammdiyah Kutai Kartanegara yakin IKN bakal dorong kemajuan SDM lokal

Elshinta.com, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kutai Kartanegara, Edi Rahman menilai bahwa kebera...
 Menteri ATR/BPN tetapkan Denpasar sebagai kota lengkap
Jumat, 03 Februari 2023 - 17:23 WIB

Menteri ATR/BPN tetapkan Denpasar sebagai kota lengkap

Elshinta.com, Kota Denpasar, Bali ditetapkan sebagai kota pertama di Indonesia sebagai kota lengkap...
PT Hakaaston targetkan bangun gerbang MLFF di tol JORR-S tahun ini
Kamis, 02 Februari 2023 - 10:53 WIB

PT Hakaaston targetkan bangun gerbang MLFF di tol JORR-S tahun ini

Elshinta.com, PT Hakaaston (HKA) bersama PT Hutama Karya (Persero) menargetkan pembangunan gerbang s...
 Gubernur Ganjar targetkan pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah rampung akhir 2023
Selasa, 31 Januari 2023 - 14:55 WIB

Gubernur Ganjar targetkan pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah rampung akhir 2023

Elshinta.com, Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), di Kabupaten Magelang, kembali dilanjutka...
Softskill siapkan pelatihan SDM gratis demi ikut bangun IKN
Selasa, 31 Januari 2023 - 14:27 WIB

Softskill siapkan pelatihan SDM gratis demi ikut bangun IKN

Elshinta.com, Direktur Softskill Indonesia, Riduan menyampaikan bahwa pihaknya sedang merancang sebu...
IKN jadi tantangan Tirta Mahakam sediakan air bersih
Senin, 30 Januari 2023 - 13:04 WIB

IKN jadi tantangan Tirta Mahakam sediakan air bersih

Elshinta.com, Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Tirta Mahakam, Suparno mengaku sangat bersyu...
Dapat alokasi dana belanja Rp3,6 miliar, Dinkes Aceh Utara fokus penguatan kapasitas SDM
Senin, 30 Januari 2023 - 12:07 WIB

Dapat alokasi dana belanja Rp3,6 miliar, Dinkes Aceh Utara fokus penguatan kapasitas SDM

Elshinta.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara mendapat alokasi belanja kursus singkat/pelatihan...
Kabupaten Langkat raih peringkat 5 penilaian Ombudsman
Minggu, 29 Januari 2023 - 20:45 WIB

Kabupaten Langkat raih peringkat 5 penilaian Ombudsman

Elshinta.com, Plt.Bupati Langkat diwakili Sekda Kabupaten Langkat Amril, menghadiri acara penyerahan...
 Sinergi bersama rakyat, Babinsa Boyolali bangun rumah warga
Minggu, 29 Januari 2023 - 18:24 WIB

Sinergi bersama rakyat, Babinsa Boyolali bangun rumah warga

Elshinta.com, Ciptakan sinergitas TNI bersama rakyat, Babinsa Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali ...
Indeks kemiskinan Sukoharjo terendah kedua di Jawa Tengah
Sabtu, 28 Januari 2023 - 17:16 WIB

Indeks kemiskinan Sukoharjo terendah kedua di Jawa Tengah

Elshinta.com, Indeks Pembangunan Manusis (IPM) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah memperoleh penilaian...

InfodariAnda (IdA)