Pemerintah kebut pembangunan perumahan pekerja konstruksi di IKN

Elshinta
Minggu, 06 November 2022 - 17:55 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Pemerintah kebut pembangunan perumahan pekerja konstruksi di IKN
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Pemerintah mengebut menyelesaikan proyek perumahan untuk pekerja konstruksi yang bekerja membangun berbagai infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) agar mereka memperoleh tempat tinggal yang layak.

"Kita ingin memanusiakan pekerja yang bekerja di IKN dan untuk itu harus dibangun hunian yang layak," kata Kepala Urusan Unit Pejabat Pembuat Komitmen Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan II Ari Nugroho saat menerima kunjungan sejumlah media nasional di Panajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu (6/11).

Dikatakan, pekerja proyek IKN nantinya akan mengerjakan seperti pembangunan istana negara, gedung DPR RI, kementerian, lembaga negara, hingga rumah menteri yang akan menghadirkan hampir ratusan ribu tenaga kerja dari luar wilayah Penajam Paser Utara.

Bangunan yang merupakan bangunan modular ini terdiri dari beberapa menara 4 lantai untuk menampung sekitar 16.000 pekerja. "Akan ditambah untuk ruang rapat dan bangunan pendukung lainnya," katanya.

Hunian pekerja konstruksi yang dibangun di wilayah Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, itu nantinya mengusung konsep Bangunan Hijau seperti dengan mampu menangkap sebanyak mungkin air hujan serta panas matahari menggunakan panel surya.

Pembangunan hunian pekerja konstruksi IKN ini, katanya, merupakan arahan Presiden Joko Widodo pada Rapat Kabinet Terbatas (Ratas) 10 Maret 2022 yang meminta agar pelaksanaan pembangunan harus menghindari terjadinya kerumunan baru di lokasi IKN.

Pembangunan infrastruktur di IKN akan memicu mobilisasi tenaga kerja konstruksi (TKK) yang masif dan estimasi jumlah pekerja konstruksi yang akan terlibat dalam pembangunan IKN sebanyak 233.000 orang.

Dikatakan pembangunan hunian pekerja konstruksi tahap awal dimaksudkan sebagai percontohan hunian bagi pekerja maupun tenaga pendukung yang perlu disediakan pelaku pembangunan.

"Mobilisasi yang masih tersebut memerlukan hunian untuk TKK beserta fasilitas sosial dan fasilitas umum dalam skala besar," katanya.

Untuk mempercepat pembangunan maka digunakan sistem konstruksi yang fleksibel, yakni dapat dibongkar/dipindah dengan sedikit material yang terbuang atau dilanjutkan pemanfaatannya untuk jangka panjang dengan fungsi sesuai kebutuhan.

"Bangunan ini bahan bakunya 100 persen produksi dalam negeri dan dalam proses konstruksi sedikit menghasilkan sampah," kata Ari.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 Menteri ATR/BPN tetapkan Denpasar sebagai kota lengkap
Jumat, 03 Februari 2023 - 17:23 WIB

Menteri ATR/BPN tetapkan Denpasar sebagai kota lengkap

Elshinta.com, Kota Denpasar, Bali ditetapkan sebagai kota pertama di Indonesia sebagai kota lengkap...
PT Hakaaston targetkan bangun gerbang MLFF di tol JORR-S tahun ini
Kamis, 02 Februari 2023 - 10:53 WIB

PT Hakaaston targetkan bangun gerbang MLFF di tol JORR-S tahun ini

Elshinta.com, PT Hakaaston (HKA) bersama PT Hutama Karya (Persero) menargetkan pembangunan gerbang s...
 Gubernur Ganjar targetkan pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah rampung akhir 2023
Selasa, 31 Januari 2023 - 14:55 WIB

Gubernur Ganjar targetkan pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah rampung akhir 2023

Elshinta.com, Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), di Kabupaten Magelang, kembali dilanjutka...
Softskill siapkan pelatihan SDM gratis demi ikut bangun IKN
Selasa, 31 Januari 2023 - 14:27 WIB

Softskill siapkan pelatihan SDM gratis demi ikut bangun IKN

Elshinta.com, Direktur Softskill Indonesia, Riduan menyampaikan bahwa pihaknya sedang merancang sebu...
IKN jadi tantangan Tirta Mahakam sediakan air bersih
Senin, 30 Januari 2023 - 13:04 WIB

IKN jadi tantangan Tirta Mahakam sediakan air bersih

Elshinta.com, Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Tirta Mahakam, Suparno mengaku sangat bersyu...
Dapat alokasi dana belanja Rp3,6 miliar, Dinkes Aceh Utara fokus penguatan kapasitas SDM
Senin, 30 Januari 2023 - 12:07 WIB

Dapat alokasi dana belanja Rp3,6 miliar, Dinkes Aceh Utara fokus penguatan kapasitas SDM

Elshinta.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara mendapat alokasi belanja kursus singkat/pelatihan...
Kabupaten Langkat raih peringkat 5 penilaian Ombudsman
Minggu, 29 Januari 2023 - 20:45 WIB

Kabupaten Langkat raih peringkat 5 penilaian Ombudsman

Elshinta.com, Plt.Bupati Langkat diwakili Sekda Kabupaten Langkat Amril, menghadiri acara penyerahan...
 Sinergi bersama rakyat, Babinsa Boyolali bangun rumah warga
Minggu, 29 Januari 2023 - 18:24 WIB

Sinergi bersama rakyat, Babinsa Boyolali bangun rumah warga

Elshinta.com, Ciptakan sinergitas TNI bersama rakyat, Babinsa Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali ...
Indeks kemiskinan Sukoharjo terendah kedua di Jawa Tengah
Sabtu, 28 Januari 2023 - 17:16 WIB

Indeks kemiskinan Sukoharjo terendah kedua di Jawa Tengah

Elshinta.com, Indeks Pembangunan Manusis (IPM) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah memperoleh penilaian...
 Pemprov Jateng terus kebut penguatan sistem perlindungan anak
Kamis, 26 Januari 2023 - 16:46 WIB

Pemprov Jateng terus kebut penguatan sistem perlindungan anak

Elshinta.com, Upaya perlindungan terhadap semua anak harus dilakukan secara terintegratif dan kolabo...

InfodariAnda (IdA)