Kuliner Indonesia dinilai bisa jadi pintu gerbang pariwisata

Elshinta
Minggu, 06 November 2022 - 19:33 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Kuliner Indonesia dinilai bisa jadi pintu gerbang pariwisata
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Pendiri komunitas Tempe.ide, Retno Putri mengatakan ragam kuliner Indonesia bisa menjadi pintu gerbang pariwisata, salah satunya literasi tentang tempe.

"Kuliner Indonesia dari Sabang sampai Merauke segede itu dan semestinya bisa menjadi gerbang untuk pariwisata. Dengan Rasasastra, langkah pertama yang ngomongin soal tempe," ucap Putri yang ditemui dalam acara 'Rasasastra Union' di Jakarta, Minggu (6/11).

Ia mengaku ingin menggaungkan kuliner Indonesia agar bisa sekuat ragam makanan khas dari negara asing.

Dengan mendukung program pemerintah Indonesia Spice up the World, komunitas ini ingin menyuarakan kuliner Indonesia agar lebih dikenal di negara lain, terutama tempe yang sebenarnya sudah mulai dikenal di luar negeri.

"Tempe itu sebenarnya banyak di Amerika, Kanada, mereka tahu tempe, tapi enggak tahu dari Indonesia, itu kan suatu narasi yang harus disampaikan," ucapnya.

Tempe.ide adalah komunitas yang berangkat dari kepedulian dan rasa cinta pada kekayaan budaya Indonesia. Melalui kampanye #CeritaTempe, Tempe.ide menggali ragam kisah tempe dalam keseharian individu dan mengeksplorasi kembali kekayaan sejarah dan budaya Indonesia yang dapat diungkap dari tempe.

Tempe merupakan makanan asli Indonesia yang kini dalam proses untuk mendapat pengukuhan dari UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.

"Kita melihat ini sebagai masakan rakyat, lahir dari rakyat untuk rakyat, dan kemudian dia bisa menembus strata sosial masyarakat mulai rakyat bawah sampai kelas bangsawan tempe bisa ada di menu harian," ucapnya.

Sejalan dengan misi Putri, Adityasari sebagai partnernya dalam komunitas Tempe.ide mengatakan bahwa dari tempe masyarakat bisa belajar sejarah dan budaya Indonesia melalui rasa.

"Dari rasa kita bisa belajar sejarah, belajar budaya dan kenapa tempe, cerita tempe bukan tentang produk, tapi sebuah proses, ada proses budaya, proses peradaban bagaimana orang Indonesia bertahan hidup," ucapnya.

Ia berharap tempe bisa menjadi penyatu lidah semua daerah di Indonesia, karena tempe mudah disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia.

"Kalau kita lihat tempe ini sebagai makanan yang juga terkenal di Indonesia dan mungkin bisa menyatukan lidah dari Aceh sampai Papua, walaupun dari Jawa, tapi bisa diterima dan jadi makanan lokal," ucap wanita yang disapa Adit ini.

Dalam acara 'Rasasastra Union', Tempe.ide mengenalkan kuliner olahan tempe yang jarang ada, khususnya di Jakarta seperti jadah tempe khas Yogyakarta, sambal tumpang khas Solo, dan olahan tempe dan tahu bacem.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Cicipi aneka camilan manis di Dessert Mark, buka hingga Maret 2023
Sabtu, 28 Januari 2023 - 14:11 WIB

Cicipi aneka camilan manis di Dessert Mark, buka hingga Maret 2023

Elshinta.com, Festival Jakarta Dessert Week (JDW) menghadirkan pop-up event bertajuk `Dessert Mark...
Gajian saatnya eksplor `street food` di Jakarta
Jumat, 27 Januari 2023 - 11:07 WIB

Gajian saatnya eksplor `street food` di Jakarta

Elshinta.com, Akhir bulan biasanya selalu ditunggu-tunggu oleh kebanyakan orang, sebab waktu gajian ...
Resep `spring rolls` untuk hidangan Imlek
Jumat, 20 Januari 2023 - 21:59 WIB

Resep `spring rolls` untuk hidangan Imlek

Elshinta.com, Pada perayaan Imlek, tiap hidangan yang disajikan biasanya memiliki arti dan falsafah ...
Danone-AQUA tanam pohon kopi Arabica Sigararuntang di Cupunagara
Jumat, 13 Januari 2023 - 04:05 WIB

Danone-AQUA tanam pohon kopi Arabica Sigararuntang di Cupunagara

Elshinta.com, Memperingati Hari Sejuta Pohon, Danone-AQUA menanam 1.000 pohon kopi jenis Arabica Sig...
Lima hidangan khas nusantara yang perlu dijajal pecinta kuliner
Kamis, 12 Januari 2023 - 22:09 WIB

Lima hidangan khas nusantara yang perlu dijajal pecinta kuliner

Elshinta.com, Indonesia memiliki banyak pesona dalam hal urusan wisata, tidak hanya dari segi keinda...
Begini cara terbaik makan pho ala chef Vietnam
Jumat, 06 Januari 2023 - 10:53 WIB

Begini cara terbaik makan pho ala chef Vietnam

Elshinta.com, Jumlah restoran Vietnam di Indonesia belum terlalu banyak dibandingkan restoran yang m...
Inspirasi camilan tinggi protein untuk rayakan Tahun Baru 2023
Jumat, 30 Desember 2022 - 13:59 WIB

Inspirasi camilan tinggi protein untuk rayakan Tahun Baru 2023

Elshinta.com, Saat berkumpul bersama keluarga dan sahabat pada perayaan Tahun Baru 2023, tentu tidak...
5 tips memasak memakai madu ala chef
Kamis, 29 Desember 2022 - 12:57 WIB

5 tips memasak memakai madu ala chef

Elshinta.com, Selain dinikmati secara langsung, madu juga bisa dipakai untuk memasak, salah satunya ...
Tahun depan, Cinnabon perbanyak gerai di Jakarta
Rabu, 28 Desember 2022 - 14:59 WIB

Tahun depan, Cinnabon perbanyak gerai di Jakarta

Elshinta.com, Cinnabon, jenama roti gulung kayu manis alias cinnamon roll asal Amerika Serikat, akan...
Warna-warni dimsum kekinian
Rabu, 28 Desember 2022 - 12:47 WIB

Warna-warni dimsum kekinian

Elshinta.com, Tampilan penganan dimsum yang umumnya berwarna putih berubah jadi sangat mencolok di r...

InfodariAnda (IdA)