Kegigihan Bagnaia, `comeback` bersejarah dan gelar yang dinanti Ducati

Elshinta
Senin, 07 November 2022 - 07:01 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Kegigihan Bagnaia, `comeback` bersejarah dan gelar yang dinanti Ducati
Pebalap tim Ducati Francesco Bagnaia melakukan selebrasi setelah memenangi Grand Prix Malaysia, Sirkuit Sepang, Minggu (23/10/2022) ANTARA/AFP/Mohd Rasfan/am.

Elshinta.com - Francesco Bagnaia menyempurnakan "comeback" yang luar biasa pada musim ini dengan merebut gelar juara dunia MotoGP 2022 setelah finis posisi sembilan pada balapan penutup tahun di Valencia, Minggu.

Mengubah defisit 91 poin yang ia dapati sebelum jeda musim panas, Bagnaia panen poin pada paruh kedua musim, yang tercatat sebagai upaya restorasi terbaik dalam sejarah MotoGP, sebelum muncul sebagai pebalap Ducati pertama yang merebut mahkota gelar juara dunia sejak Casey Stoner pada 2007.

Bagnaia menjadi pebalap tertua yang meraih gelar juara dunia MotoGP perdananya sejak kategori baru kelas premier itu diperkenalkan pada 2002. Pada usia 25 tahun dan 282 hari, Bagnaia menyalip posisi juara 2002 Nicky Hayden dalam usia 25 tahun 91 hari.

Ia juga menjadi pebalap Italia pertama yang meraih kesuksesan di kelas premier setelah Valentino Rossi pada 2009.

Tak hanya itu, kemenangan Bagnaia semakin sempurna karena ia mengendarai motor asal Italia, mengulangi sejarah yang ditorehkan Giacomo Agostini pada 1972.

Statistik MotoGP mencatat ia menjadi pebalap ketujuh dari Italia yang meraih kesuksesan pada kejuaraan dunia bersama Giacomo Agostini (8 gelar), Valentino Rossi (7), Umberto Masetti (2), Libero Liberati (1), Marco Lucchinelli (1) dan Franco Uncini (1).

Titel Bagnaia musim ini merupakan gelar kelas premier ke-21 untuk Italia dan ke-80 bagi negara itu dalam kejuaraan balap Grand Prix pada umumnya.

Dengan kemenangan Bagnaia tersebut, Ducati pada musim ini menyapu bersih gelar juara dunia yaitu konstruktor, tim, dan pebalap. Pabrikan Italia itu juga membantu Marco Bezzecchi sebagai rookie terbaik musim ini.

"Saya sangat senang karena pada hari balapan terburuk di kalender ini saya mendapat hal yang manis ketika saya melintasi garis finis dan melihat pit board dengan tulisan saya juara dunia," kata Bagnaia dilansir laman resmi MotoGP. "Semuanya menjadi lebih cerah dan indah."

Awal musim 2022 sejatinya kurang ideal bagi Bagnaia ketika ia terjatuh di seri pembuka Qatar dan kewalahan menemukan grip di atas mesin Ducati yang baru.

Namun, ia menggunakan waktunya dengan baik untuk beradaptasi dengan GP22, percaya diri dengan kemampuannya, dan pada akhirnya meraih kemenangan pertamanya pada musim ini di seri keenam di Jerez.

Saat merasa dirinya kembali dalam performa terbaik untuk menantang Quartararo, Bagnaia justru tampil tak konsisten, meraih satu kemenangan tambahan di Italia yang diapit tiga hasil gagal finis.

Dengan defisit 91 poin pada pertengahan tahun, Bagnaia sadar ia menghadapi jalan terjal untuk bersaing dengan para pebalap papan atas. Namun, ia tetap fokus menjalani satu balapan ke balapan berikutnya.

"Saya kehilangan keyakinan dalam kejuaraan ini selama satu jam setelah balapan di Sachsenring tapi setelah itu saya tahu bahwa masih ada kesempatan untuk menjadi juara dunia," kata Bagnaia.

"Kami mencoba menganalisis semuanya, di rumah juga, untuk melihat apa yang harus diperbaiki, kenapa saya jatuh dan membuat begitu banyak kesalahan, dan sejak momen itu kami melakukan sesuatu yang luar biasa."

Kesabaran Bagnaia membuahkan hasil sementara Quartararo justru didera sejumlah penampilan buruk.

Sang pebalap Prancis, yang memenangi tiga balapan pada paruh pertama musim, belum meraih kemenangan lagi sejak di Jerman serta gagal finis tiga kali.

Di sisi lain, Bagnaia merasakan empat kemenangan beruntun untuk menyalip Aleix Espargaro dan Enea Bastianini di klasemen.

Posisi Quartararo sebagai pemuncak klasemen mulai terancam ketika Bagnaia meraih tiga podium lagi.

Sang pebalap Yamaha kembali ketiban sial dan gagal mendulang poin ketika Marc Marquez menabraknnya di Aragon.

Ia sadar motor M1 tak bisa menandingi kecepatan Ducati di lintasan lurus, dan di Australia Quartararo harus menyerahkan pimpinan klasemen ke Bagnaia setelah terjatuh di Phillip Island.

Setelah itu Bagnaia meraih kemenangan sempurna di Malaysia di saat Quartararo finis podium untuk memaksa pertarungan gelar juara dunia dilanjutkan ke Valencia.

Membutuhkan tiga poin saja atau finis 14 besar, Bagnaia tahu tugasnya cukup mudah pada balapan penutup musim namun tak ingin gegabah atau membuat kesalahan konyol di Ricardo Tormo.

Setelah sempat bersenggolan dengan Quartararo di lintasan, Bagnaia cukup mempertahankan posisinya dan melintasi finis di peringkat sembilan untuk merebut trofi juara dunia 2022.

Bagnaia disambut para fan dan kru tim Ducati yang turut melakukan selebrasi di lintasan, sebelum mengenakan kaus dan bendera bernomor 1 sebagai sang juara.

"Saya melihat banyak yang menangis, dan itu luar biasa. Saya juga menangis," kata dia.

"Ini adalah kemenangan yang luar biasa karena saya merasakan beban di pundak saya untuk membawa titel kembali ke tim saya, ke Ducati, dan ke Italia.

"Ketika saya bicara dengan Vale (Rossi), dia mengatakan bahwa saya harus bangga memiliki kesempatan ini, tidak setiap orang bisa merasakan hal yang sama.

"Benar bahwa Anda merasakan tekanannya, merasakan betapa cemasnya, takut, tapi Anda harus bangga dengan itu, senang memilikinya, dan mencoba menikmatinya.

"Saya mencoba melakukan itu dan sebenarnya pada hari ini saya tak mampu, tapi jujur saya sangat senang memikirkan siapa kami miliki sebagai seorang mentor dan pemimpin."

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Suppo yakin Honda bisa bangkit di MotoGP 2023
Rabu, 01 Februari 2023 - 10:35 WIB

Suppo yakin Honda bisa bangkit di MotoGP 2023

Elshinta.com, Mantan bos Suzuki Ecstar Livio Suppo mengatakan dirinya cukup yakin Honda dapat bangki...
Brad Binder masih akan balapan bersama Red Bull KTM di MotoGP 2023
Jumat, 27 Januari 2023 - 07:07 WIB

Brad Binder masih akan balapan bersama Red Bull KTM di MotoGP 2023

Elshinta.com, Pembalap Brad Binder masih akan melanjutkan perjalanannya bersama Red Bull KTM Factory...
Ducati hadapi tantangan terbesar MotoGP 2023
Selasa, 24 Januari 2023 - 00:27 WIB

Ducati hadapi tantangan terbesar MotoGP 2023

Elshinta.com, Pebalap tim Ducati Francesco Bagnaia akan mengenakan nomor satu pada tunggangannya mus...
Alex Marquez diharapkan jadi harapan baru bagi Gresini Racing
Sabtu, 21 Januari 2023 - 21:37 WIB

Alex Marquez diharapkan jadi harapan baru bagi Gresini Racing

Elshinta.com, Tim Gresini Racing untuk MotoGP 2023 resmi diluncurkan, Sabtu dan pebalap barunya yakn...
Marc Marquez tingkatkan persiapan pramusim bersama sang adik
Kamis, 19 Januari 2023 - 09:39 WIB

Marc Marquez tingkatkan persiapan pramusim bersama sang adik

Elshinta.com, Marc Marquez dari Repsol Honda Team dan Alex Marquez dari Gresini Racing meningkatkan ...
Bagnaia ungkap Rossi sebagai sosok mentor yang penting
Selasa, 17 Januari 2023 - 11:47 WIB

Bagnaia ungkap Rossi sebagai sosok mentor yang penting

Elshinta.com, Juara Dunia MotoGP Francesco Bagnaia mengungkapkan pembalap Valentino Rossi sebagai so...
Jakarta tuan rumah peluncuran perdana Yamaha MotoGP Team 2023
Senin, 16 Januari 2023 - 12:47 WIB

Jakarta tuan rumah peluncuran perdana Yamaha MotoGP Team 2023

Elshinta.com, Kota Jakarta, Indonesia, terpilih sebagai tuan rumah dari peluncuran perdana Monster E...
Alvaro Bautista juara World Superbike 2022 di Sirkuit Mandalika
Minggu, 13 November 2022 - 16:15 WIB

Alvaro Bautista juara World Superbike 2022 di Sirkuit Mandalika

Elshinta.com, Pebalap asal Spanyol Alvaro Bautista akhirnya dinobatkan sebagai juara dunia World Su...
Cuaca hari ketiga WSBK Mandalika 2022 cerah
Minggu, 13 November 2022 - 15:11 WIB

Cuaca hari ketiga WSBK Mandalika 2022 cerah

Elshinta.com, Kondisi cuaca pada balapan terakhir atau hari ketiga ajang World Superbike (WSBK) di S...
Toprak juara Superpole Race WSBK, Bautista finis peringkat empat
Minggu, 13 November 2022 - 12:56 WIB

Toprak juara Superpole Race WSBK, Bautista finis peringkat empat

Elshinta.com, Pebalap Pata Yamaha with Brixx, Toprak Razgatlioglu tidak terbendung setelah finis ter...

InfodariAnda (IdA)