Tingkatkan loyalti dan retensi bisnis, TADA luncurkan 'omnichannel loyalty'
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.TADA, end-to-end Customer Retention platform di Indonesia meluncurkan omnichannel loyalty platform. Platform ini adalah bagian dari strategi TADA dalam membantu bisnis meningkatkan loyalti dan retensi, serta memiliki profil pelanggan lengkap melalui integrasi dengan marketplace terdepan di Indonesia. Omnichannel loyalty platform dari TADA menciptakan pengalaman yang mulus dan terintegrasi bagi pelanggan di berbagai device dan touchpoint.
Seiring banyak bisnis memiliki toko offline maupun online serta toko di marketplace Tokopedia, Shopee, dan Lazada, TADA mempermudah pelaku bisnis untuk meretensi pelanggan dari channel manapun. Omnichannel Loyalty Platform ini dilengkapi sistem pengumpulan poin otomatis dari semua channel untuk memperkuat strategi loyalti bisnis dan mencegah pelanggan berpindah ke kompetitor.
Selain itu, Platform ini juga dilengkapi program loyalti dan membership yang memberi insentif bagi pelanggan dalam setiap tahap perjalanan mereka, melalui pengumpulan poin, tiering, skema reward, dan penukaran poin. Pelanggan bisa mendapat poin saat berbelanja dari channel manapun.
Omnichannel Loyalty platform juga bisa dijadikan pelanggan untuk mendapatkan poin lebih dengan mempromosikan bisnis di media sosial, mengisi survey, mengajak referral dan banyak lagi. Bahkan, TADA mempunyai dashboard yang dapat memprediksi pelanggan yang akan churn, sehingga pelaku bisnis dapat melakukan strategi lainnya.
Secara produk, Omnichannel loyalty menawarkan 5 fitur teratas yang dapat diandalkan, yakni: Sistem yang atraktif dan memudahkan, Perhitungan poin yang dapat disesuaikan, Referral dengan sistem auto-commission / reward, Reward yang variatif dan penukaran reward yang mudah.
Platform ini sangat cocok bagi bisnis yang berjualan di berbagai channel. Sebelumnya, bisnis tidak bisa mengetahui siapa yang membeli dari mereka, bagaimana perilaku dan preferensi mereka dan sebagainya. Dengan integrasi ini, bisnis bisa memiliki profil lengkap pelanggan dan menyesuaikan strategi pemasaran dengan perilaku pelanggan.
"Kami menyadari bahwa kebutuhan bisnis saat ini. Bisnis melakukan penjualan berbagai macam channel di toko retail fisik maupun marketplace. Ini dapat menimbulkan kesulitan bagi bisnis untuk mempunyai satu platform yang terintegrasi dengan semua channel dalam melakukan pengelolaan data pelanggan dan menganalisanya. Untuk itu, TADA berinovasi untuk menciptakan satu cara yang bisa mengintegrasi multichannel. Tujuannya untuk membantu bisnis untuk bisa tahu siapa customernya, terhubung dengan mereka, dan memberikan rewards yang tepat," kata Rebecca Agiestha selaku Head of Commercial TADA dalam rilis tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Rabu (8/9).




