Top
Begin typing your search above and press return to search.

Festival Hari Wayang Sedunia, Clara Aunta Yuti sabet Juara I

Elshinta.com, Clara Aunta Yuti dari Sukoharjo akhirnya mejadi juara pertama dalam Festival Dalang Bocah yang diadakan oleh Sanggar Keluarga Wartoyo Langgeng (SKWL) Nusantara, di Desa Tegalgiri, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dalam rangka Hari Wayang Sedunia tahun 2022.

Festival Hari Wayang Sedunia, Clara Aunta Yuti sabet Juara I
X
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Clara Aunta Yuti dari Sukoharjo akhirnya mejadi juara pertama dalam Festival Dalang Bocah yang diadakan oleh Sanggar Keluarga Wartoyo Langgeng (SKWL) Nusantara, di Desa Tegalgiri, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dalam rangka Hari Wayang Sedunia tahun 2022.

Festival Dalang Bocah diikuti 23 dalang cilik yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur Dan Yogyakarta.

Ketua panitia sekaligus pemilik sanggar SKWL Nusantara Ki Gondo Wartoyo mengatakan, kegiatan Festival Dalang Bocah berjalan lancar hingga kegiatan berakhir.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih terhadap semua pihak yang telah membantu kegiatan ini dalam rangka Hari Wayang Sedunia,” kata Ki Gondo Wartoyo kepada Kontributor Elshinta,Sarwoto, Kamis (10/11).

Lebih lanjut Wartoyo mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berharap mereka tetap terus belajar dan terus mencintai wayang.

“Untuk juara 1 adalah Clara Aunta Yuti dari Sukoharjo, juara 2 Hafidz Zidan Saputra Sukoharjo, juara 3 Dhanur Probo Kusumo Wonogiri, harapan 1 Fatah Kevin Turhistira asal Demak dan harapan 2 Radite Hanung P asal Boyolali,” ucapnya.

Wartoyo mengungkapkan, juara 1 mendapakan uang pembinaan sebesar Rp2,5 juta, juara 2 mendapatkan Rp2 juta, juara 3 mendapat Rp1,5 juta dan harapan 1 mendapat Rp1 juta, serta harapan 2 mendapatkan Rp1 juta.

“Selain mendapatkan uang pembenaan semua pemenang mendapatkan wayang dan semua peserta mendapatkan piagam penghargaan,” tegasnya.

Wartoyo mengaku kagum dengan penampilan para peserta Festival Dalang Bocah, meski masih anak anak kebolehan di atas panggung sangat menakjubkan.

“Saya heran sekali itu mas, meski masih usia maksimal 13 tahun, namun dalang-dalang cilik tersebut sangat lincah memainkan wayang dan membawakan ceritanya,” kata wartoyo.

Wartoyo juga berpesan kepada peserta dan orang tua agar terus dan terus untuk melatih anaknya agar terus bersemangat dalam melestarikan budaya dan seni terutama pada seni wayang dan pedalangan.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire