11 November 2011: Tempat bertanding belum siap, pembukaan SEA Games 2011 tetap digelar meriah
SEA Games 2011 digelar di Indonesia. Pelaksanaan event dua tahunan ini dilaksanakan di Palembang dan Jakarta. Carut-marut mewarnai penyelenggaraan SEA Games edisi XXVI.
Elshinta.com - SEA Games 2011 digelar di Indonesia. Pelaksanaan event dua tahunan ini dilaksanakan di Palembang dan Jakarta. Carut-marut mewarnai penyelenggaraan SEA Games edisi XXVI.
Banyaknya venue yang belum siap menjadi biang kerok kekacauan SEA Games 2011. Bahkan ofisial Filipina menyatakan SEA Games XXVI merupakan penyelenggaraan "paling kacau" sepanjang sejarah.
Selain tempat bertanding yang belum siap ketika pembukaan dilakukan, para kontestan juga menyoroti parahnya penginapan dan transportasi. Bahkan bayaran untuk relawan serta tukang becak di Palembang sempat telat.
Meski demikian, pembukaan SEA Games 2011 tetap digelar secara meriah.
Upacara pembukaan ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara, SEA Games 2011 berlangsung di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sports City, Jumat (11/11) malam di Palembang dengan spektakuler.
Upacara pembukaan dibuka dengan parade kembang api dan tatanan lighting serta efek komputer yang sangat luar biasa yang memantul di white screen yang dipasang di areal rerumputan stadion Jakabaring tepat pukul 19.00.
Baca juga 11 November 2011: Lika-liku pembukaan SEA Games 2011
Setelah parade para atlet dari 11 negara peserta, sambutan dilakukan oleh ketua umum Inasoc, Rita Subowo, Menpora Andi Mallarangeng serta presiden SBY yang resmi membuka SEA Games 2011. Namun acara sambutan itu sempat ternoda dengan turunnya hujan yang cukup deras di Palembang dan permasalahan teknis, sound system yang bermasalah.
Bendera SEA Games 2011 dibawa oleh empat mantan atlet nasional, yakni Robby Darwis (sepakbola), Richard Sambera (renang), Ema Tahapan (atletik), dan Pino Bahari (tinju).
Sementara itu pasangan mantan atlet lainnya mendapatkan kehormatan membawakan obor SEA Games 2011 secara estafet seperti Abbas Akbar-Nurfitriyana (pencak silat-panahan), Hasan Basri (karate)-Merry Monim, Purnomo-Nanik J Soewadji (atletik-renang), dan Alan Budikusuma-Yayuk Basuki (badminton-tenis). Judika hadir di sela-sela acara tersebut untuk menampilkan suara emasnya.
Pesta kembang api tampil luar biasa sebagai penutup. Tidak heran karena kembang api tersebut sempat dipakai pada Asean Games di Doha Qatar dan Olimpiade Beijing 2008 lalu. Di sela-selanya lagu ciptaan presiden SBY, United and Rising dibawakan apik oleh Joy Tobing. (Berbagai sumber)






