Saham Asia melonjak, inflasi dingin picu harapan Fed tidak agresif

Elshinta
Jumat, 11 November 2022 - 12:35 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Saham Asia melonjak, inflasi dingin picu harapan Fed tidak agresif
Ilustrasi: Seorang pria mengenakan masker wajah pelindung COVID-19 berdiri di depan papan listrik yang menunjukkan Nikkei (atas di C) dan indeks saham negara lain di luar broker di distrik bisnis di Tokyo, Jepang . ANTARA/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/aa.

Elshinta.com - Saham-saham Asia melonjak pada awal perdagangan Jumat, sementara dolar menahan kerugian tajamnya setelah kenaikan harga konsumen AS yang lebih kecil dari perkiraan memicu harapan bahwa Federal Reserve (Fed) dapat mengurangi laju kenaikan suku bunga yang agresif.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang melambung 3,72 persen. Indeks S&P/ASX 200 Australia terangkat 2,43% dan indeks Nikkei Jepang melonjak 3,0 persen.

Indeks harga konsumen AS naik 7,7 persen tahun ke tahun - pertama kalinya sejak Februari kenaikan tahunan di bawah 8,0 persen, dan kenaikan terkecil sejak Januari.

"Ini adalah sesuatu yang telah lama ditunggu pasar," kata Kepala Strategi Investasi dan Kepala Ekonom AMP Capital, Shane Oliver. "Ada banyak uang yang duduk di luar pasar."

Semalam Indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatat kenaikan persentase harian terbesar mereka dalam lebih dari 2,5 tahun berdasarkan data.

Setelah empat kali kenaikan suku bunga 75 basis poin berturut-turut untuk menjinakkan inflasi yang tinggi selama beberapa dasawarsa, kasus ini sekarang mendorong The Fed untuk memoderasi sikap agresifnya, kata Ahli Strategi Mata Uang Senior National Australia Bank, Rodrigo Catril, di Sydney.

Pasar keuangan sekarang telah memperkirakan kemungkinan 85 persen untuk kenaikan suku bunga yang lebih kecil, 50 basis poin pada akhir pertemuan kebijakan FOMC bulan depan, menurut alat Fedwatch CME.

Saham China Daratan dibuka 2,1 persen lebih tinggi, sementara indeks Hang Seng Hong Kong melonjak 6,5 persen di awal perdagangan.

Saham China telah mengalami beberapa minggu yang bergejolak - merosot karena wabah COVID-19, penguncian berikutnya serta data ekonomi yang lemah, tetapi juga melonjak secara sporadis dengan harapan pembukaan kembali ekonomi pada akhirnya.

Di pasar mata uang, indeks dolar AS merosot lebih dari 2,0 persen semalam menjadi 108,100, terbesar dalam lebih dari satu dekade. Terakhir di 108,230.

Greenback pada Kamis (10/11/2022) mencatat hari terburuknya terhadap yen Jepang sejak 2016, setelah jatuh 3,7 persen. Sejak itu telah memulihkan beberapa kerugian tersebut dan pada Jumat pagi naik 0,53 persen pada 141,69 yen.

Data indeks harga konsumen mengirim imbal hasil obligasi pemerintah AS ke level terendah lima minggu semalam.

Bitcoin turun 1,0 persen karena bursa kripto FTX berebut untuk mengumpulkan sekitar 9,4 miliar dolar AS dari investor dan saingan dalam upaya untuk menyelamatkan perusahaan.

Sementara itu harga minyak naik pada Jumat karena kekhawatiran resesi AS mereda tetapi mereka berada di jalur untuk penurunan mingguan lebih dari 4,0 persen karena kekhawatiran terkait COVID di China.

Harga minyak mentah AS naik 0,25 persen menjadi diperdagangkan di 86,69 dolar AS per barel dan Brent berada di 93,88 dolar AS, naik 0,22 persen.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Junta militer Myanmar cabut pengampunan untuk ekonom Australia
Jumat, 27 Januari 2023 - 04:29 WIB

Junta militer Myanmar cabut pengampunan untuk ekonom Australia

Elshinta.com, Junta militer Myanmar mencabut pengampunan penjara atas ekonom Australia, yang juga pe...
Singapura dukung Indonesia jadikan Asia Tenggara pusat ekonomi dunia
Senin, 16 Januari 2023 - 21:34 WIB

Singapura dukung Indonesia jadikan Asia Tenggara pusat ekonomi dunia

Elshinta.com, Pemerintah Singapura mendukung Keketuaan Indonesia untuk KTT ASEAN Tahun 2023 dan upay...
Dubes Hermono sebut KBRI rumah bagi seluruh umat beragama
Minggu, 15 Januari 2023 - 08:01 WIB

Dubes Hermono sebut KBRI rumah bagi seluruh umat beragama

Elshinta.com, Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBR...
Indonesia harapkan Anwar Ibrahim segera selesaikan isu PMI di Malaysia
Sabtu, 14 Januari 2023 - 09:45 WIB

Indonesia harapkan Anwar Ibrahim segera selesaikan isu PMI di Malaysia

Elshinta.com, Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono berharap penyelesaian secara cepat persoalan peke...
Malaysia kembali laksanakan program rekalibrasi tenaga kerja
Rabu, 11 Januari 2023 - 08:11 WIB

Malaysia kembali laksanakan program rekalibrasi tenaga kerja

Elshinta.com, Pemerintah Malaysia kembali melaksanakan Program Rekalibrasi Tenaga Kerja dan Rencana ...
Berburu rasa Indonesia di Chow Kit
Jumat, 06 Januari 2023 - 20:59 WIB

Berburu rasa Indonesia di Chow Kit

Elshinta.com, Chow Kit merupakan salah satu daerah di pusat Kota Kuala Lumpur yang cukup terkenal ba...
Menlu RI sebut ASEAN tidak boleh didikte oleh junta Myanmar
Jumat, 30 Desember 2022 - 05:55 WIB

Menlu RI sebut ASEAN tidak boleh didikte oleh junta Myanmar

Elshinta.com, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menegaskan bahwa Perhimpunan Bangsa-Bangsa...
Menlu Retno minta Malaysia lindungi pekerja migran Indonesia
Kamis, 29 Desember 2022 - 15:11 WIB

Menlu Retno minta Malaysia lindungi pekerja migran Indonesia

Elshinta.com, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi meminta pemerintah Malaysia memastikan perlindung...
Hong Kong Winterfest alternatif libur natal dan tahun baru yang hangat
Jumat, 09 Desember 2022 - 23:17 WIB

Hong Kong Winterfest alternatif libur natal dan tahun baru yang hangat

Elshinta.com, Hong Kong Tourism Board (HKTB) kembali menghadirkan `Hong Kong Winterfest` untuk meray...

InfodariAnda (IdA)