Rekomendasi wisata seru di lima tempat kelahiran pahlawan nasional

Elshinta
Jumat, 11 November 2022 - 14:23 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Rekomendasi wisata seru di lima tempat kelahiran pahlawan nasional
Masjid Baiturrahman (Unsplash)

Elshinta.com - Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya merupakan salah satu momen terbesar dalam sejarah Indonesia. Momen tersebut turut menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme, yang selalu diperingati melalui Hari Pahlawan Nasional setiap 10 November.

Para pahlawan nasional yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia ini, berasal dari banyak daerah yang memiliki berbagai daya tarik wisata untuk dikunjungi.

Berikut adalah rekomendasi wisata seru di lima tempat kelahiran para pahlawan Indonesia yang bisa Anda jelajahi untuk liburan, dikutip dari siaran resmi Pegipegi, Kamis (10/11).

Soekarno dan Bung Tomo - Surabaya, Jawa Timur
Soekarno dan Bung Tomo lahir di wilayah Surabaya. Di Kota Pahlawan ini, Anda bisa menjelajahi sejumlah destinasi menarik, seperti Tugu Pahlawan. Di kawasan tersebut terdapat Museum 10 November yang menyimpan ratusan koleksi bersejarah, seperti foto, senjata rampasan, hingga artefak peninggalan pertempuran Surabaya.

Setelah itu, Anda bisa ke kawasan Hotel Yamato (kini Hotel Majapahit) yang sempat menjadi saksi bisu peristiwa perobekan warna biru bendera Belanda menjadi bendera Merah Putih.

Selanjutnya, Anda bisa berkunjung ke Hutan Bambu Keputih untuk menikmati suasana pepohonan bambu menjuntai tinggi dengan udara sejuk ala Sagano Bamboo Forest di Jepang. Di sore hari, jalan-jalan ke Pantai Kenjeran untuk melihat pemandangan pesisir pantai berlatar Jembatan Suramadu yang megah bisa menjadi pilihan yang menyenangkan.

Destinasi lainnya yang bisa ditelusuri adalah Kampung Arab, Kelenteng Sanggar Agung, Ekowisata Mangrove, dan Jalan Kembang Jepun.

Mohammad Hatta - Bukittinggi, Sumatra Barat
Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia ini lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat, 12 Agustus 1902. Anda bisa menelusuri jejak kehidupan Bung Hatta dengan jalan-jalan ke Rumah Kelahiran Bung Hatta yang terletak di Jalan Soekarno Hatta nomor 37, tak jauh dari Jam Gadang. Di rumah ini, Anda bisa melihat kamar bujang, kereta bugi, hingga informasi dan dokumentasi lainnya terkait Bung Hatta.


Bukittinggi (Pixabay)

Di Bukittinggi, Anda juga bisa menjelajahi Lubang Jepang, salah satu terowongan terpanjang di Asia yang dulu pernah menjadi tempat perlindungan dan pelarian tentara Jepang. Tak jauh dari sana, juga ada Ngarai Sianok yang menyuguhkan perpaduan megah panorama lembah dan bukit-bukit.

Daya tarik Bukittinggi lainnya adalah Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan yang merupakan taman margasatwa tertua peninggalan Belanda di Indonesia. Setelah itu, Anda bisa berkunjung ke Fort de Kock yang sejak tahun 2002 diubah menjadi Taman Kota Bukittinggi dan Taman Burung Tropis. Jika ingin berbelanja atau mencicipi kuliner khas, Anda bisa datang ke kawasan Pasar Ateh yang terletak tak jauh dari Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan.

Ki Hajar Dewantara hingga Ahmad Dahlan - Yogyakarta
Yogyakarta merupakan tempat kelahiran banyak pahlawan nasional, seperti Ki Hajar Dewantara, Pangeran Diponegoro, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, hingga Ahmad Dahlan. Wilayah yang dikenal dengan penduduknya yang ramah dan biaya hidup terjangkau ini juga memiliki warisan wisata sejarah, budaya serta alam yang memesona.

Anda bisa mengunjungi Museum Ullen Sentalu dengan arsitektur bangunan bergaya Eropa Kuno untuk melihat warisan budaya dan kehidupan bangsawan dari Dinasti Mataram seperti Kasunanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, hingga Kadipaten Pakualaman. Apabila ingin melihat matahari terbit dan terbenam serta gemerlap bintang di malam hari, Tebing Breksi adalah pilihan terbaik yang menyajikan lanskap batu kapur dengan pahatan berbentuk naga nan indah. Selain itu, ada juga Bukit Isis Kulon Progo dengan pemandangan eksotisme ketinggian dan udara yang sejuk.

Anda ingin menikmati megahnya panorama samudera biru? Anda bisa berkunjung ke HeHa Ocean View. Apabila ingin mendapatkan pengalaman wisata alam lengkap, Anda bisa ke Kali Kuning Lereng Gunung Merapi. Selain itu, tempat wisata menarik lainnya yang bisa dikunjungi adalah Hutan Pinus Pengger, Jalan Malioboro, Puncak Widosari, Pantai Samas, Benteng Vredeburg, Tugu Yogyakarta, dan Kotagede.

Martha Tiahahu dan Pattimura - Maluku Tengah
Martha Christina Tiahahu merupakan pahlawan wanita dari Maluku yang ikut melawan tentara kolonial Belanda saat perang Pattimura pada tahun 1817. Sedangkan Kapitan Pattimura merupakan sosok pahlawan yang berjuang menghadapi Belanda saat hendak menguasai perdagangan rempah-rempah. Salah satu pertempuran terbesar yang Pattimura pimpin adalah ketika merebut Benteng Duurstede dari Belanda bersama masyarakat Maluku.


Maluku Tengah (Unsplash)

Di Maluku Tengah, Anda bisa berkunjung ke Pulau Nusa Pombo yang menyimpan keanekaragaman ekosistem dan hayati menakjubkan. Wisatawan bisa menikmati berbagai aktivitas alam, seperti tracking, memancing, menyelam, snorkeling, berenang, berjalan kaki mengelilingi pulau, dan mengamati burung. Selain itu, ada juga Teluk Ambon yang memungkinkan wisatawan melakukan sailing, diving, dan memancing.

Tak hanya itu, Pulau Banda Neira juga menawarkan paket wisata lengkap. Pulau ini menawarkan panorama lautan, hamparan pasir, terumbu karang, dan biota laut yang indah. Di sana terdapat hamparan hutan tropis dan tumbuhan aromatik.

Maluku Tengah juga memiliki The Hidden Paradise, yaitu Tebing Makariki yang terletak di kaki Gunung Binaia. Lokasinya memang tersembunyi, karena terletak di lokasi yang cukup terpencil dan memiliki rute jalan yang berat sehingga sulit dijangkau orang banyak.

Cut Nyak Dien dan Cut Nyak Meutia - Aceh
Cut Nyak Dien berperan besar dalam memimpin perlawanan terhadap Belanda saat Perang Aceh pada tahun 1873. Ia bahkan dianggap sebagai sosok menakutkan oleh Belanda. Sedangkan Cut Meutia dikenal seorang ahli pengatur strategi pertempuran. Taktik serang dan mundur yang ia gunakan kerap menghancurkan pertahanan militer Belanda.

Sebagai salah satu pusat peradaban sejarah, Aceh memiliki beragam destinasi yang memesona. Salah satunya Masjid Raya Baiturrahman, peninggalan terbesar Kerajaan Aceh yang dianggap sebagai simbol agama, budaya, dan perjuangan masyarakat Aceh.

Jika ingin mengenang peristiwa Tsunami di kota ini, Anda bisa berkunjung ke Museum Tsunami yang menyajikan berbagai dokumentasi peristiwa hingga pasca-peristiwa di ruang display, pameran, dan ruang bioskop mini. Selain itu, Anda bisa menjelajah Teluk Jantang, di mana kawasan ini termasuk pantai yang masih perawan dengan hamparan pasir putih yang berpadu pepohonan rindang di pinggir pantai. Spot wisata air lain yang bisa ditelusuri adalah Air Terjun Blang Kolam, Air Terjun Suhom, dan Air Terjun Kuta Malaka.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 Gunung Merapi jadi suguhan pemandangan di obyek wisata Langit Pitu
Rabu, 25 Januari 2023 - 14:07 WIB

Gunung Merapi jadi suguhan pemandangan di obyek wisata Langit Pitu

Elshinta.com, Boyolali Jawa Tengah memiliki potensi alam pegunungan luar biasa untuk mendukung sekto...
Tingkatkan ekonomi masyarakat, Desa Dukuh tambah obyek wisata baru 
Selasa, 24 Januari 2023 - 12:06 WIB

Tingkatkan ekonomi masyarakat, Desa Dukuh tambah obyek wisata baru 

Elshinta.com, Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menambah obyek wisata...
Atlet Paralayang promosi potensi wisata paralayang Gorontalo Utara
Senin, 23 Januari 2023 - 21:12 WIB

Atlet Paralayang promosi potensi wisata paralayang Gorontalo Utara

Elshinta.com, Atlet Paralayang Gorontalo Septian Lamadlaw mempromosikan potensi wisata alam parala...
Wisata Bandung Selatan mulai pulih seperti sebelum pandemi
Senin, 23 Januari 2023 - 21:04 WIB

Wisata Bandung Selatan mulai pulih seperti sebelum pandemi

Elshinta.com, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung menyebut aktivitas pariw...
Kebun Bintang Taman Rimba Jambi dikunjungi 1.600 wisatawan
Senin, 23 Januari 2023 - 20:56 WIB

Kebun Bintang Taman Rimba Jambi dikunjungi 1.600 wisatawan

Elshinta.com, Kebun Binatang Taman Rimba Jambi dikunjungi 1.600 wisatawan selama dua hari libur Tahu...
Presiden Jokowi yakin Solo Safari bakal jadi destinasi wisata baru
Senin, 23 Januari 2023 - 16:15 WIB

Presiden Jokowi yakin Solo Safari bakal jadi destinasi wisata baru

Elshinta.com, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meyakini Solo Safari, yang ia kunjungi bersama keluar...
Presiden Jokowi mengajak Jan Ethes dan La Lembah kunjungi Solo Safari
Senin, 23 Januari 2023 - 15:56 WIB

Presiden Jokowi mengajak Jan Ethes dan La Lembah kunjungi Solo Safari

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi memanfaatkan cuti bersama d...
PHRI sebut pencabutan PPKM jadi faktor okupansi meningkat pada Imlek
Senin, 23 Januari 2023 - 15:44 WIB

PHRI sebut pencabutan PPKM jadi faktor okupansi meningkat pada Imlek

Elshinta.com, Sekretaris Jendral Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Maulana Yusran mengatakan pe...
TMII tak menggelar acara khusus untuk sambut perayaan Imlek 2023
Minggu, 22 Januari 2023 - 18:08 WIB

TMII tak menggelar acara khusus untuk sambut perayaan Imlek 2023

Elshinta.com, Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tidak menggelar acara khusus untuk menyamb...
Keren, dari Gardu Pandang ini pengunjung bisa nikmati tujuh gunung
Minggu, 22 Januari 2023 - 17:42 WIB

Keren, dari Gardu Pandang ini pengunjung bisa nikmati tujuh gunung

Elshinta.com, Daya Tarik Wisata (DTW) Ketep Pass segera hadir dengan ikon baru. Sebuah gardu pandang...

InfodariAnda (IdA)