Dokter: Membersihkan organ reproduksi wanita cukup dengan air mengalir

Elshinta
Jumat, 11 November 2022 - 14:35 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Dokter: Membersihkan organ reproduksi wanita cukup dengan air mengalir
Ilustrasi.

Elshinta.com - Dokter umum Puskesmas kecamatan Kelapa Gading Retno Ayu Wulandari mengatakan membersihkan organ reproduksi wanita dengan menggunakan air bersih mengalir sudah cukup untuk menjaga kebersihan area tersebut.

“Sebenarnya membersihkan dengan pakai air bersih mengalir itu sudah cukup dan cara membersihkannya juga harus benar dari depan ke belakang, tidak sebaliknya,” ucapnya dalam diskusi memgenai Kesehatan reproduksi wanita yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat.

Retno mengatakan penggunaan sabun sebenarnya tidak diperlukan karena sifat organ vagina yang asam bertujuan untuk mempertahankan mikroorganisme dalam area tersebut sehingga jika terkena sabun sifat asamnya akan mati.

Selain membersihkan dengan air mengalir dari depan ke belakang, Retno juga mengatakan organ reproduksi wanita harus dipastikan bersih dan kering supaya tidak timbul sumber infeksi.

“Setelah buang air kecil ataupun air besar dibersihkan dan harus dikeringkan dengan tisu ataupun handuk bersih. Area kewanitaan enggak boleh terlalu lembab supaya tidak ada sumber infeksi,” ucapnya.

Selain itu juga perlu untuk mengganti pakaian dalam minimal dua kali sehari serta bahannya tidak boleh ketat dan harus menyerap keringat agar tidak lembab.

Retno juga mengatakan, faktor eksternal juga perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan area organ kewanitaan seperti tidak minum alkohol atau merokok, menerapkan pola hidup bersih dan makan makanan bergizi seimbang.

“Penting sekali pola hidup bersih dan sehat, makanannya harus bergizi seimbang, kelola stres, olahraga rutin dan tidur cukup itu sangat berpengaruh sekali,” ucap Retno.

Selain itu juga penting untuk melakukan IVA test atau pap smear untuk mendeteksi kanker leher rahim atau kanker serviks yang disebabkan oleh human papiloma virus. IVA test atau pap smear disarankan untuk wanita yang sudah menikah atau yang sudah aktif secara seksual karena risiko tertular kanker serviks lebih tinggi, katanya.

“Karena sudah aktif jadinya disarankan untuk periksa Iva test minimal enam bulan sekali nanti dilihat ada bakal calon kanker atau tidak, karena semakin cepat ditangani pasti hasil perbaikannya akan lebih bagus,” ucapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Angka stunting tinggi, PDIP beri pelatihan memasak warga Terban, Yogyakarta
Selasa, 24 Januari 2023 - 13:56 WIB

Angka stunting tinggi, PDIP beri pelatihan memasak warga Terban, Yogyakarta

Elshinta.com, Kasus stunting di Yogyakarta sampai saat ini masih banyak ditemukan. Di kelurahan Ter...
 Kejar target nasional penurunan stunting, Ganjar galakkan pencegahannya sedini mungkin
Senin, 23 Januari 2023 - 15:05 WIB

Kejar target nasional penurunan stunting, Ganjar galakkan pencegahannya sedini mungkin

Elshinta.com, Dalam rangka percepatan penurunan angka stunting, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganja...
Berapa kalori yang ditambahkan pada wanita hamil?
Rabu, 18 Januari 2023 - 15:57 WIB

Berapa kalori yang ditambahkan pada wanita hamil?

Elshinta.com, Dokter spesialis gizi klinik dr Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, Sp.GK mengatakan tamba...
Kejari Aceh Utara tutup Program Adhyaksa Peduli Stunting tahun 2022 
Minggu, 25 Desember 2022 - 16:07 WIB

Kejari Aceh Utara tutup Program Adhyaksa Peduli Stunting tahun 2022 

Elshinta.com, Kejaksaan Negeri Aceh Utara laksanakan penutupan program Adhyaksa Peduli Stunting tahu...
Cegah stunting, Ganjar sosialisasikan `Jo Kawin Bocah`
Kamis, 08 Desember 2022 - 18:45 WIB

Cegah stunting, Ganjar sosialisasikan `Jo Kawin Bocah`

Elshinta.com, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mensosialisasikan gerakan `Jo Kawin Bocah...
Ibu hamil dianjurkan jalani pemeriksaan untuk deteksi penularan HIV
Jumat, 02 Desember 2022 - 17:58 WIB

Ibu hamil dianjurkan jalani pemeriksaan untuk deteksi penularan HIV

Elshinta.com, Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita dr. Dwinanda Aidina...
Ibu hamil derita HIV/AIDS berisiko lahirkan anak stunting
Sabtu, 19 November 2022 - 13:26 WIB

Ibu hamil derita HIV/AIDS berisiko lahirkan anak stunting

Elshinta.com, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi ...
Infeksi saluran kemih pada ibu hamil bisa akibatkan ketuban pecah dini
Jumat, 18 November 2022 - 09:23 WIB

Infeksi saluran kemih pada ibu hamil bisa akibatkan ketuban pecah dini

Elshinta.com, Dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr. Muhammad Fadli Sp.OG mengatakan ibu hamil...
UNICEF: Minuman soda tidak memperlancar siklus menstruasi
Kamis, 17 November 2022 - 23:11 WIB

UNICEF: Minuman soda tidak memperlancar siklus menstruasi

Elshinta.com, Koordinator OKY UNICEF, Melania Niken Larasati meluruskan berbagai mitos terkait menst...
Dokter: Membersihkan organ reproduksi wanita cukup dengan air mengalir
Jumat, 11 November 2022 - 14:35 WIB

Dokter: Membersihkan organ reproduksi wanita cukup dengan air mengalir

Elshinta.com, Dokter umum Puskesmas kecamatan Kelapa Gading Retno Ayu Wulandari mengatakan membersih...

InfodariAnda (IdA)