MemoRI 14 November

14 November 1945 : Presiden Soekarno mengeluarkan Maklumat 14 November 1945

Elshinta
Penulis : Calista Aziza | Editor : Calista Aziza | Sumber : Lansir
14 November 1945 : Presiden Soekarno mengeluarkan Maklumat 14 November 1945
Suasana pembentukan Kabinet Perdana Menteri di bawah pimpinan Sutan Sjahrir yang dipimpin oleh Presiden Soekarno. (Foto: ANRI)

Elshinta.com - Pada 11 November 1945 BP-KNIP (Badan Pengurus Komite Nasional Indonesia Pusat) mengungkapkan veto tidak percaya pada kabinet dengan mengusulkan adanya pertanggungjawaban menteri kepada KNIP selaku parlemen. Usulan tersebut diterima baik oleh Presiden Soekarno dengan dikeluarkannya Maklumat 14 November 1949.

Isi dari Maklumat 14 November 1945, sebagai berikut: 

"Pemerintah Republik Indonesia setelah mengalami ujian-ujian yang hebat dengan selamat, dari tingkatan yang pertama dari usahanya menegakan diri, merasa bahwa saat sekarang sudah tepat untuk menjalankan macam-macam tindakan darurat guna menyempurnakan tata usaha negara kepada susunan demokrasi. Yang terpenting dalam perubahan-perubahan susunan kabinet baru itu ialah, bahwa tanggung jawab adalah di tangan menteri."

Dari isi maklumat disebutkan bahwa menteri yang awalnya bertanggung jawab pada Presiden, sekarang bertanggung jawab kepada parlemen.

Dari sini diketahui tujuan Maklumat 14 November 1945, yakni perubahan sistem pemerintahan Indonesia dari presidensial ke parlementer. Sistem parlementer memosisikan Presiden sebagai kepala negara. Sementara parlemen diketuai Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan.

Eddy Sarwanto dalam jurnal Dasar Hukum Dan Kedudukan Maklumat Wakil Presiden (1986) menjelaskan, pergantian sistem pemerintahan dari presidensial ke parlementer berarti bergesernya pemerintahan dari presiden ke perdana menteri. Selain itu sistem parlementer bertujuan meningkatkan kebebasan demokrasi dibandingkan sistem presidensial, di mana presiden memiliki kedudukan mutlak.

Pada masa itu, kedudukan perdana menteri dijabat oleh Sutan Sjahir sehingga kabinetnya disebut dengan Kabinet Sjahir I. Kabinet Sjahir menduduki pemerintahan 14 November 1945 hingga 12 Maret 1946.

Sumber: komas.com

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Hevearita jadi wali kota perempuan pertama di Kota Semarang
Senin, 30 Januari 2023 - 17:42 WIB

Hevearita jadi wali kota perempuan pertama di Kota Semarang

Elshinta.com, Hevearita Gunaryanti  Rahayu resmi menjadi Wali Kota Semarang untuk sisa masa jabatan...
Mahfud MD apresiasi KBRI Riyadh selamatkan PMI mohon dipulangkan
Senin, 30 Januari 2023 - 17:07 WIB

Mahfud MD apresiasi KBRI Riyadh selamatkan PMI mohon dipulangkan

Elshinta.com, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD men...
Partai Gerindra minta rencana kenaikan ongkos haji Rp69 juta dikaji ulang
Senin, 30 Januari 2023 - 15:56 WIB

Partai Gerindra minta rencana kenaikan ongkos haji Rp69 juta dikaji ulang

Elshinta.com, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani membuka acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Ge...
Dukungan <i>emak-emak</i> ke Prabowo tidak bergeser
Senin, 30 Januari 2023 - 15:47 WIB

Dukungan emak-emak ke Prabowo tidak bergeser

Elshinta.com, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto hingga saat ini masih jadi idola dan masi...
Legislatif 2024, figur Anang Hermansyah masih kuat di daerah
Senin, 30 Januari 2023 - 13:56 WIB

Legislatif 2024, figur Anang Hermansyah masih kuat di daerah

Elshinta.com, Pertemuan musisi dan vokalis Anang Hermansyah dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional...
Wasekjen Nasdem sebut capres-cawapres selesai sebelum Ramadan
Minggu, 29 Januari 2023 - 21:35 WIB

Wasekjen Nasdem sebut capres-cawapres selesai sebelum Ramadan

Elshinta.com, Wakil Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengungkapkan bahwa pihaknya be...
LP3ES ajak kawal Pemilu 2024 untuk atasi kemunduran demokrasi
Minggu, 29 Januari 2023 - 19:57 WIB

LP3ES ajak kawal Pemilu 2024 untuk atasi kemunduran demokrasi

Elshinta.com, Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (...
 Senator Aceh minta pemerintah RI panggil Dubes Swedia terkait pembakaran Al Quran
Minggu, 29 Januari 2023 - 16:03 WIB

Senator Aceh minta pemerintah RI panggil Dubes Swedia terkait pembakaran Al Quran

Elshinta.com, Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma meminta k...
29 Januari 2001: Gus Dur didesak mundur dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia
Minggu, 29 Januari 2023 - 06:00 WIB

29 Januari 2001: Gus Dur didesak mundur dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia

Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur, didesak mundur dari jabatannya sebagai Presiden Re...
Sekjen PDIP katakan nama calon presiden sudah di kantong Bu Mega
Sabtu, 28 Januari 2023 - 22:24 WIB

Sekjen PDIP katakan nama calon presiden sudah di kantong Bu Mega

Elshinta.com, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP) Hasto Kristiya...

InfodariAnda (IdA)