Jadi 'Trauma Center' di Pantura Timur, RS Mardi Kudus siagakan 70 tim medis
Elshinta.com, Tingginya angka kecelakaan di wilayah Pantura Timur membuat Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu Kudus Jawa Tengah mendedikasikan diri menjadi pusat penanganan kecelakaan (Trauma Center) sebab selama ini banyak pasien yang mengalami fatalitas jiwanya tidak tertolong atau mengalami kecacatan, karena penanganan yang salah.

Elshinta.com - Tingginya angka kecelakaan di wilayah Pantura Timur membuat Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu Kudus Jawa Tengah mendedikasikan diri menjadi pusat penanganan kecelakaan (Trauma Center) sebab selama ini banyak pasien yang mengalami fatalitas jiwanya tidak tertolong atau mengalami kecacatan, karena penanganan yang salah.
Direktur Utama RS Mardi Rahayu, dokter Pujianto menuturkan, Pusat Penanganan Kecelakaan RS Mardi Rahayu didedikasikan untuk semua kalangan masyarakat yang membutuhkan agar penanganan segala jenis kecelakaan dapat menyelamatkan jiwa dan mencegah terjadinya cidera lebih lanjut, komplikasi, maupun kecacatan.
"Untuk penanganan kecelakaan dilakukan selama 24 jam dalam seminggu jadi tidak ada liburnya. Kami juga siagakan tim medis sebanyak 70 orang mulai dokter spesialis sampai perawat dan bidan," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Minggu (13/11).
Untuk memudahkan para pasien juga disediakan 2 mobil Ambulans Gawat Darurat yang siaga 24 jam untuk menjemput pasien yang memerlukan rawat inap yang dapat dipanggil pada nomor 0811 2710 911.
"Penanganan pasien tindakan gawat darurat akan kami ambil tindakan kurang dari 5 menit. Tidak ada bedanya pelayanan pasien peserta BPJS Kesehatan maupun mandiri," ujar Pujianto.
Dengan adanya Pusat Penanganan Kecelakaan ini, masyarakat yang membutuhkan di Wilayah Kabupaten Kudus, Pati, Rembang, Jepara, Grobogan dan Demak akan dapat menggunakan pelayanan ini.