Bupati: Bentrok Maluku Tenggara bukan konflik antaragama

Elshinta
Minggu, 13 November 2022 - 16:23 WIB | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Antara
Bupati: Bentrok Maluku Tenggara bukan konflik antaragama
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Bupati Maluku Tenggara M Thaher Hanubun meminta masyarakat jangan terprovokasi dan menegaskan bahwa bentrok antarkelompok warga di Kecamatan Kei Besar bukan merupakan konflik agama.

"Disampaikan dengan tegas bahwa insiden pertikaian yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 12 November 2022, tidak ada kaitannya dengan pertikaian agama," kata Thaher Hanubun, di Langgur, Minggu (13/11).

Pada Sabtu, 12 November 2022 telah terjadi insiden pertikaian yang melibatkan dua kelompok masyarakat di Pulau Kei Besar, yakni antara kelompok masyarakat di Ohoi (Desa) Bombay dan Ohoi Elat yang kemudian menyebar ke beberapa desa lainnya. Pemicu bentrok adalah sengketa lahan yang akhirnya mengakibatkan jatuh dua korban jiwa, puluhan luka-luka, dan kerusakan di beberapa desa.

Thaher Hanubun mengajak, pihak-pihak yang bertikai untuk berdamai dan menghentikan insiden yang memilukan itu. Berbagai langkah koordinatif baik dengan pihak keamanan, TNI dan Polri, tokoh agama, tokoh adat, dan pemerintah daerah telah dilakukan untuk dapat sesegera mungkin mengembalikan situasi kondusif serta mengusahakan perdamaian di antara pihak-pihak yang bertikai.

Sambil proses itu terus berjalan, Thaher mengimbau kepada semua pihak untuk menahan diri dan mewaspadai penyebaran hoaks.

"Kepada semua pihak agar mewaspadai penyebaran hoaks, kabar bohong, dan ujaran-ujaran kebencian yang dapat memicu pertikaian," katanya pula.

Pantauan ANTARA di Desa Elat, Minggu, kondisi sudah mulai kondusif dan tidak ada lagi serangan dari kedua pihak yang bertikai. Warga terlihat masih waspada dan berjaga-jaga di desa masing-masing.

Sekretaris Umum Keuskupan Amboina RD Agustinus Arbol menyatakan keuskupan mengutuk keras segala bentuk provokasi dan tindakan kejahatan yang merusak tatanan hidup masyarakat.

Ia mengatakan keuskupan meminta pemerintah daerah dan aparat kepolisian menindak tegas pelaku kejahatan dan penyebar provokasi dalam insiden tersebut. Aparat TNI-Polri juga harus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Mengajak para tokoh agama, adat, budaya, pemuda, dan masyarakat untuk membantu aparat TNI-Polri ikut menjaga keamanan agar situasi terkendali dan kondusif," katanya pula.

Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif dalam keterangan resminya mengajak semua pihak hentikan pertikaian di Maluku. "Sampai kapan akan terus bertikai, sementara daerah-daerah lain sudah maju membangun daerahnya, meningkatkan ekonomi kerakyatan, dan kesejahteraan hidup rakyat untuk generasi anak cucu mendatang," ujar Kapolda Maluku.

Di lapangan, pihak keamanan TNI dan Polri mulai berdatangan dan disiagakan di wilayah bentrok. Dari TNI berasal dari Kodim 1503 dan Batalion 734 Ibra, sementara kepolisian terdiri dari Polres Malra, Brimob Polda Maluku Kompi C Tual, dan Brimob Polda Maluku yang baru tiba di Langgur yang selanjutnya menuju Kei Besar.

Data yang berhasil dihimpun ANTARA, dampak bentrok kelompok warga mengakibatkan kerusakan berupa kendaraan roda dua yang terbakar berjumlah enam unit di Ohoi Depur dan Wakatran dekat Ohoi Elat, lalu enam rumah warga Ohoi Depur, Wakatran, dan Wakol, dua bangunan sekolah SMP dan SMA di Wakatran, dan 22 rumah warga di Ohoi Ngurdu terbakar dan rusak berat.

Untuk korban luka-luka akibat terkena panah maupun sayatan benda tajam terdiri dari korban di Ohoi Bombay 14 orang, Ngurdu satu orang, Ohoi Soinrat tujuh orang, Ohoi Watsin enam orang, dan Elat 22 orang.

Sebanyak dua anggota kepolisian juga mengalami luka akibat panah, yakni Matias Vavu anggota Brimob BKO Yon C Pelopor Tual yang mengalami luka panah pada paha kiri, dan Surya Indra Lasmana anggota Polsek Kei Besar yang mengalami luka panah pada pinggang sebelah kiri.

Sementara itu, untuk dua korban jiwa masing-masing berasal dari Ohoi Bombay, yakni Tosy Urbanus Uluhayanan (28) yang meninggal dunia akibat proyektil pada bagian tenggorokan, dan satu warga lansia dari Ohoi Ngurdu bernama Daniel Kabinubun (62) yang meninggal dunia akibat terjebak di dalam rumah yang terbakar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Massa minta KPK tindaklanjuti dugaan ketidakprofesionalan Deputi Penindakan & Direktur Penyelidikan
Jumat, 27 Januari 2023 - 14:25 WIB

Massa minta KPK tindaklanjuti dugaan ketidakprofesionalan Deputi Penindakan & Direktur Penyelidikan

Elshinta.com, Aktivis Satgas Pemburu Koruptor (SPK) kembali menyambangi Gedung Dewas (Dewan Pengawas...
Harga beras naik lagi, emak-emak di Mataram minta Firli usut dugaan permainan mafia
Kamis, 26 Januari 2023 - 23:15 WIB

Harga beras naik lagi, emak-emak di Mataram minta Firli usut dugaan permainan mafia

Elshinta.com, Sejumlah `emak-emak` di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat mengungkapkan keresahan mere...
Tembok penahan tanah ambrol, satu rumah di Majalengka rusak parah
Rabu, 25 Januari 2023 - 19:35 WIB

Tembok penahan tanah ambrol, satu rumah di Majalengka rusak parah

Elshinta.com, Hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menyebabkan satu r...
 Aksi cepat tanggap Satgas Yonif Mekanis 203/AK bantu pendeta yang sakit
Rabu, 25 Januari 2023 - 16:33 WIB

Aksi cepat tanggap Satgas Yonif Mekanis 203/AK bantu pendeta yang sakit

Elshinta.com, Aksi cepat tanggap dilakukan oleh Pos Pirime Satgas Yonif Mekanis 203/AK dalam memberi...
Siswi SMP ditemukan meninggal dunia di kebun kosong
Selasa, 24 Januari 2023 - 19:25 WIB

Siswi SMP ditemukan meninggal dunia di kebun kosong

Elshinta.com, Sesosok mayat perempuan muda ditemukan warga di kebun kosong di belakang sebuah tempat...
Gempa Cianjur magnitudo 4,3 dirasakan hingga Sukabumi
Selasa, 24 Januari 2023 - 06:11 WIB

Gempa Cianjur magnitudo 4,3 dirasakan hingga Sukabumi

Elshinta.com, Gempa dengan magnitudo (M)4,3 yang berpusat Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Selasa,...
Densus sita bom rakitan dari tersangka teroris ISIS di Yogyakarta
Senin, 23 Januari 2023 - 20:35 WIB

Densus sita bom rakitan dari tersangka teroris ISIS di Yogyakarta

Elshinta.com, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyita dua bom rakitan dari tersangk...
Megawati Soekarnoputri ulang tahun ke-76
Senin, 23 Januari 2023 - 17:11 WIB

Megawati Soekarnoputri ulang tahun ke-76

Elshinta.com, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berulang tahun ke-76 pada Seni...
Dampak kericuhan di Mapia, ratusan warga mengungsi ke Nabire
Senin, 23 Januari 2023 - 16:21 WIB

Dampak kericuhan di Mapia, ratusan warga mengungsi ke Nabire

Elshinta.com, Kapolres Dogiyai Kompol Samuel Tatiratu mengakui sebanyak 150 warga telah mengungsi ke...
Basarnas Sulsel cari korban tenggelam di Sungai Jeneberang
Minggu, 22 Januari 2023 - 22:34 WIB

Basarnas Sulsel cari korban tenggelam di Sungai Jeneberang

Elshinta.com, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulsel menurunkan tim SAR untuk me...

InfodariAnda (IdA)